
Bola.net - Bek Inter Milan Stefan de Vrij mengungkapkan Antonio Conte bisa sukses sebagai pelatih karena ia begitu penuntut dan sangat kuat secara taktik.
Conte mulai menukangi Inter sejak tahun 2019 lalu. Ia didatangkan untuk menggantikan Luciano Spalletti.
Conte langsung mengubah wajah Inter. Nerrazurri tampil lebih garang.
Dalam dua musim, Conte langsung membawa Inter meraih Scudetto. Itu adalah gelar perdana Nerrazurri dalam 11 tahun terakhir di pentas Serie A.
Rahasia Sukses Conte
Antonio Conte memiliki jejak rekam yang ciamik sebagai pelatih. Ia merupakan pelatih yang berjasa memulai era dominasi Juventus di Serie A.
Ia juga sempat meraih sukses bersama Chelsea. Kini setelah dua musim, Stefan de Vrij mengaku bisa paham mengapa Conte memiliki karir yang apik sebagai pelatih.
“Jika Anda bekerja dengan pelatih ini, Anda memahami mengapa ia begitu sukses. Ia sangat bersemangat, sangat menuntut," kata De Vrij kepada Algemeen Dagblad, via Football Italia.
“Dan secara taktis, ia sangat kuat. Kami siap untuk setiap pertandingan dengan detail terkecil. Kami tahu segalanya tentang lawan, cara mereka menyerang dan bertahan," ungkap De Vrij.
Kisah-kisah Motivasional
Antonio Conte dulunya juga terbilang sukses sebagai pelatih. Ia pernah menjadi pilar Juventus dan Timnas Italia.
Menurut Stefan de Vrij, Conte kerap membagikan pengalaman pribadinya di atas lapangan sebagai alat untuk memotivasi dan sekaligus memberikan masukan pada anak-anak asuhnya.
“Conte membawa seluruh tim bersamanya saat ia bergabung dengan Inter. Dengan [Gabriele] Oriali sebagai asisten," tuturnya.
“Terkadang ia memberi tahu saya bahwa ia bermain melawan Cruijff pada tahun 1970-an. 'Kamu tidak bisa bertahan melawan dirinya', katanya pada saya," beber De Vrij.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Tak Terima Inter Dicap Membosankan, Ini Balasan Menohok Conte
- Gak Ada Obat! Ini 9 Pemain dengan Double Digit Gol dan Assist di 5 Liga Top Eropa
- Marotta tak Sabar Saksikan Duel Lawan Juventus vs Inter Milan
- Setelah Raih Scudetto, Romelu Lukaku Kini Targetkan Juara Piala Eropa
- Romelu Lukaku: Saya Siap Mati untuk Antonio Conte
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Parma Resmi Divonis Degradasi ke Serie B
- Perseteruan Belum Padam, Lukaku Ejek Ibrahimovic Usai Raih Scudetto
- 15 'Anak Emas' Antonio Conte di Inter Milan: Tulang Punggung Meraih Scudetto Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hakimi Ungkap Conte Sebenarnya Nyaris Gabung Real Madrid
Liga Italia 5 Mei 2021, 22:27
-
Shevchenko Kirim Pujian Buat Conte: Ia Bawa Inter Naik Level
Liga Italia 5 Mei 2021, 03:11
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 07:15
-
Real Madrid Buat Klarifikasi: Kami Tidak Kejar Enzo Fernandez!
Liga Spanyol 4 Juli 2026, 07:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 06:30
-
Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:30
-
Man of the Match Australia vs Mesir: Mohamed Salah
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Inggris 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:15
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Cape Verde, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR