
Bola.net - Antonio Conte tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya setelah Napoli menumbangkan AC Milan, Selasa (7/4/2026) dini hari. Kemenangan tipis ini terasa sangat spesial bagi sang pelatih. Hal tersebut dikarenakan timnya sedang dihantam badai cedera pemain pilar yang cukup parah.
Tuan rumah harus kehilangan Rasmus Hojlund secara mendadak akibat sakit sesaat sebelum laga dimulai. Padahal, daftar absen Napoli sudah sangat panjang dengan hilangnya nama-nama seperti Di Lorenzo hingga Rrahmani. Kondisi ini memaksa Conte memutar otak dan menurunkan formasi darurat.
Laga krusial ini akhirnya ditentukan oleh pemain pengganti pada menit ke-79. Matteo Politano menjadi pahlawan kemenangan lewat tendangan voli akuratnya di tiang jauh. Gol tersebut lahir memanfaatkan sapuan yang tidak sempurna dari pemain bertahan Milan, Koni De Winter.
Hasil positif ini mengantar Napoli menggeser AC Milan dari peringkat kedua klasemen Serie A. Mereka kini terpaut tujuh poin dari Inter Milan yang masih kokoh di puncak. Conte mengakui bahwa semangat juang anak asuhnya menjadi kunci utama dalam melewati masa sulit ini.
Bukti Mentalitas Napoli Tengah Krisis Pemain

Conte memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain pelapis yang tampil solid. Ia merasa kemenangan ini memberikan suntikan kepercayaan diri yang sangat besar bagi skuadnya. Sang pelatih mengingatkan betapa sulitnya menjaga posisi di papan atas tanpa lima starter reguler.
Tanpa kehadiran Hojlund, Di Lorenzo, hingga David Neres, Napoli terbukti tetap mampu bersaing. Conte menilai tim lain mungkin sudah hancur jika menghadapi situasi tragis seperti ini. Baginya, konsistensi Napoli tetap berada di jalur juara adalah sebuah keajaiban olahraga yang nyata.
"Kemenangan ini memberi kami banyak antusiasme dan kepercayaan diri, karena kita tidak boleh lupa bahwa jika kami berada di urutan kedua, itu berkat para pemain yang menutupi semua absen musim ini," ujar Conte kepada DAZN Italia.
"Luar biasa tim ini tetap bertahan di sana meskipun ada absen-absen tersebut. Tim lain mana pun pasti sudah hancur dan kehilangan semangat juang mereka," lanjutnya.
Soal Gol Politano

Perubahan strategi harus dilakukan Conte hanya beberapa jam sebelum pertandingan dimulai. Berita mengenai kondisi Hojlund yang mengalami demam dan muntah baru diterimanya pada pagi hari. Ia terpaksa memberikan debut starter bagi rekrutan Januari, Giovane, di posisi ujung tombak.
Menariknya, Conte sempat melontarkan candaan kepada Matteo Politano sebelum pemain itu masuk ke lapangan. Ia sudah memprediksi bahwa Politano akan menjadi pembeda saat barisan pertahanan Milan mulai kelelahan. Ramalan sang pelatih terbukti jitu ketika Politano mencetak gol kemenangan tim.
"Pagi ini dokter menyapa saya dengan berita luar biasa bahwa Hojlund demam dan muntah, jadi saya harus mengubah rencana, dan Giovane memberikan respons yang baik," jelas Conte.
"Saya bercanda dengan Politano hari ini bahwa saya sudah memprediksi dia akan masuk dan membuat perbedaan saat Milan lebih lelah," terangnya.
Mampukah Mempertahankan Scudetto?
Meski berada di posisi kedua, Conte tetap berusaha membumi mengenai peluang meraih gelar juara. Ia mengakui bahwa mengejar Inter Milan bukan perkara mudah mengingat performa impresif rivalnya tersebut. Napoli butuh keberuntungan besar sekaligus konsistensi tinggi untuk bisa menyalip di sisa musim.
Target utama klub saat ini adalah mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Conte menegaskan bahwa manfaat finansial dari kompetisi tersebut sangat krusial bagi masa depan Napoli. Namun, semangat untuk mempertahankan gelar juara akan tetap dijaga hingga pekan terakhir.
"Kita harus realistis di sini. Kami tidak boleh membuat satu kesalahan pun, dan di saat yang sama berharap Inter terpeleset lebih dari sekali," tambah sang pelatih.
"Kami ingin mempertahankan Scudetto hingga akhir, yang tidak mampu kami lakukan selama berbulan-bulan, tetapi sekarang kami telah mengambil kembali kendali atas takdir kami sendirii," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Scudetto? Napoli Tetap Realistis
Liga Italia 7 April 2026, 17:00
-
Antonio Conte Buka Suara soal Peluang Kembali Latih Timnas Italia
Liga Italia 7 April 2026, 10:46
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR