
Bola.net - Kemenangan penting diraih AC Milan saat menjamu rival sekota Inter Milan pada pekan ke-28 Serie A 2025/2026. Bermain di San Siro, Senin (09/03/2026), Rossoneri menang tipis 1-0 dalam laga derbi yang berjalan ketat.
Gol semata wayang dalam pertandingan itu lahir dari sosok yang tak banyak diprediksi sebelumnya. Bek kiri Pervis Estupinan mencetak gol spektakuler yang akhirnya menjadi pembeda di laga tersebut.
Hasil ini bukan sekadar kemenangan derbi biasa bagi Milan. Tiga poin tersebut juga memotong jarak di papan atas klasemen sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Inter yang telah bertahan selama 15 pertandingan.
Selain hasilnya yang krusial, laga ini juga menghadirkan sejumlah pelajaran menarik bagi Milan. Dari munculnya pahlawan tak terduga hingga kokohnya lini tengah, ada banyak aspek yang patut diperhatikan dari performa Rossoneri.
Kejutan dari Pervis Estupinan

Nama Pervis Estupinan mungkin bukan pemain yang paling banyak disorot dalam skuad Milan musim ini. Bek asal Ekuador itu bahkan sempat kesulitan mempertahankan tempatnya di tim utama setelah kalah bersaing dengan Davide Bartesaghi.
Namun dalam laga sebesar derbi melawan Inter, Estupinan justru tampil sebagai pembeda. Ia memanfaatkan umpan terobosan dari Youssouf Fofana sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang yang tak mampu dihentikan kiper lawan.
Gol tersebut menjadi momen penting yang mengubah arah pertandingan. Milan mendapatkan momentum, sementara Inter dipaksa bermain lebih terbuka untuk mengejar ketertinggalan.
Setelah mencetak gol, Estupinan juga tetap disiplin dalam bertahan. Ia membantu lini belakang Milan menahan tekanan Inter hingga peluit panjang berbunyi.
De Winter Tunjukkan Perkembangan Pesat

Salah satu cerita menarik lainnya datang dari bek muda Koni De Winter. Pemain Belgia berusia 23 tahun itu awalnya sempat kesulitan beradaptasi ketika pertama kali bergabung dengan Milan.
Namun perlahan ia mulai menemukan ritme permainan yang tepat. Cedera beberapa bek utama memberi kesempatan baginya untuk tampil lebih sering di starting XI.
Dalam derbi ini, De Winter menunjukkan performa yang sangat solid. Ia mencatat lima sapuan bola, lima perebutan bola, tiga blok tembakan, serta dua intersepsi yang membantu Milan menjaga clean sheet.
Selain itu, akurasi umpannya juga mencapai 87 persen. Ia bahkan tampil dominan dalam duel udara dan membuat penyerang Inter kesulitan menciptakan ancaman berarti.
Modric dan Rabiot Jadi Kunci Keseimbangan Milan

Lini tengah Milan kembali menunjukkan peran krusial dalam laga ini. Duet Luka Modric dan Adrien Rabiot menjadi fondasi permainan tim sepanjang pertandingan.
Modric tampil tenang dan berpengalaman ketika menguasai bola. Ia mampu menjaga ritme permainan Milan sekaligus membantu tim keluar dari tekanan.
Di sisi lain, Rabiot bekerja keras dalam duel-duel fisik di lini tengah. Gelandang Prancis itu kerap memenangkan pelanggaran serta menjaga bola dengan baik di bawah tekanan pemain Inter.
Ketika Milan mulai bertahan lebih dalam pada babak kedua, keduanya tetap berperan penting. Mereka menutup ruang dan jalur umpan sehingga Inter kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Solidnya kedua pemain ini bahkan sampai membuat Nicolo Barella frustrasi. Ia terlihat beberapa kali berteriak kesal di tengah lapangan,
Saelemaekers Menangi Duel Lawan Dimarco

Salah satu alasan Inter Milan bisa jadi penguasa klasemen adalah Federico Dimarco. Bek sayap kiri itu merupakan salah satu pemain terbaik Italia saat ini.
Ia banyak berkontribusi atas gol yang diciptakan Inter, termasuk pada musim 2025/2026 ini. Sebelum melawan Milan, ia mencatatkan total tujuh gol dan 15 assist dari 36 laga di semua ajang kompetisi.
Empat assist di antaranya di laga lawan Sassuolo (3) dan Juventus (1). Namun saat melawan Milan, Dimarco tak berkutik.
Ia berhasil dimatikan oleh Alexis Saelemaekers. Pemain asal Belgia itu memang jadi kurang berkontribusi dalam menyerang namun di sisi lain dalam bertahan ia menetralkan segala ancaman dari Dimarco.
Bisa dikatakan, Saelemaekers juga merupakan salah satu aktor kemenangan Milan atas Inter di derby della Madonnina.
Duet Leao-Pulisic Masih Belum Sepenuhnya Nyambung

Di lini depan, Milan kembali mempercayakan duet Rafael Leao dan Christian Pulisic. Namun chemistry keduanya masih belum benar-benar terlihat sepanjang pertandingan.
Leao sebenarnya terlibat dalam proses gol Milan. Ia mengawali serangan dengan memberikan bola kepada Fofana sebelum tercipta assist untuk Estupinan.
Meski demikian, kontribusi ofensifnya secara keseluruhan masih terbatas dan ia juga membuang dua peluang secara percuma. Leao juga lebih banyak membantu tugas bertahan ketika Milan memilih bermain lebih dalam pada babak kedua.
Pulisic sendiri cukup aktif di babak pertama tetapi beberapa kali melakukan kesalahan. Walau begitu, pemain Amerika Serikat tersebut tetap bekerja keras menutup ruang dan membantu pertahanan tim.
Allegri Layak Mendapat Dukungan Lebih Besar

Kemenangan ini juga menjadi bukti lain dari perkembangan Milan di bawah arahan Massimiliano Allegri. Hanya dalam waktu kurang dari satu musim, ia berhasil membawa tim bersaing di papan atas klasemen.
Musim lalu Milan finis di posisi kedelapan. Kini Rossoneri berada di posisi kedua dan tetap menjaga peluang dalam perburuan gelar hingga memasuki bulan Maret.
Menariknya, Allegri mampu mencapai hasil tersebut tanpa mendapatkan semua target transfer yang diinginkannya. Ia memaksimalkan pemain yang ada dan meningkatkan level kolektif tim secara signifikan.
Selain itu, Milan juga kembali menunjukkan ketangguhan dalam laga besar. Mereka berhasil mengalahkan Inter dua kali musim ini tanpa kebobolan satu gol pun.
Musim panas nanti, manajemen Milan perlu memberikan dukungan lebih besar pada Allegri untuk merekrut pemain yang ia inginkan. Dengan demikian Rossoneri bisa tetap bersaing di Serie A sekaligus di Liga Champions.
Klasemen Liga Champions
(Bola/SempreMilan)
Baca Juga:
- Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
- Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
- Kalahkan Inter Milan, AC Milan Masih Tabu untuk Bicara Scudetto
- AC Milan Diklaim Kalahkan Inter Milan dengan Strategi Parkir Bus
- Bukan Soal Handball Ricci, Allegri Tegaskan Milan Memang Lebih Layak Menang di Derby
- Inter Mengamuk di Akhir Derby Milan: Protes Penalti dan Tambahan Waktu Jadi Sorotan
- Alasan Inter Kalah di Derby: Tidak Mampu Bongkar Blok Pertahanan Milan!
- Bobol Gawang Inter Milan, Estupinan: Ini Gol Terpenting dalam Karir Saya!
- Bukan Kebetulan, Gol Estupinan ke Gawang Inter Sudah Dirancang Sejak Latihan!
- Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
- Cerita Luka Modric di Balik Derby Milan: Undang 60 Tamu Khusus, Kehadiran Sergio Ramos jadi 'Jimat' Kemenangan
- Rapor Pemain Milan Saat kalahkan Inter: Estupinan Pahlawan, Lini Belakang Rossoneri Tampil Disiplin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30
-
Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
-
Bruno Guimaraes Langsung Tunjukkan Karakter dan Kualitasnya Bersama Arsenal
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 17:25
-
Update eFootball 2027: Banyak Fitur Baru yang Menarik, Bisa Bikin Turnamen
Bolatainment 13 Agustus 2026, 16:48
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
-
Marcus Rashford Kembali, Michael Carrick Tegaskan Statusnya di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 13:17
-
Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






















KOMENTAR