
Bola.net - - Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps mengaku tak pernah menyesali keputusannya tetap menangani Juventus ketika terdegradasi ke Serie B. Dia percaya saat itu adalah salah satu momen terbaik dalam karier kepelatihannya.
Deschamps menanangai Juventus ketika mereka terdegradasi ke Serie B karena skandal Calciopoli yang tersohor itu di tahun 2006. Kala itu, Juve dianggap sudah mendekati akhir kejayaannya.
Betapa tidak, pemain-pemain seperti Patrick Vieira, Fabio Cannavaro, serta Zlatan Ibrahimovic memutuskan pergi dari klub. Kekuatan Juve berkurang drastis meski masih ada beberapa penggawa senior yang bertahan.
Sebagai pelatih, Deschamps ternyata begitu mengenang perjalanan Juve di Serie B. Baca pengakuan selengkapnya di bawah ini:
Petualangan
Menurut Deschamps, menangani tim sekelas Juve bukan hanya soal sepak bola. Lebih dari itu, Juve adalah tim yang penuh nilai-nilai kemanusiaan. Juve punya begitu banyak suporter yang setia.
"Melatih Juventus adalah petualangan keolahragaan dan kemanusiaan. Saya begitu terikat dengan klub tersebut, dan itulah pertama kalinya mereka bermain di Serie B," ungkap Deschamps di tribalfootball.
"Kami bermain melawan tim-tim kecil, dan segera ada kepuasan saat menjuarai liga dengan cepat."
Memberi Kembali

Deschamps akan selalu dikenal sebagai pelatih yang berperan penting dalam sejarah Juve, dia membawa tim itu kembali ke Serie A. Namun, di balik dedikasinya itu, Deschamps ternyata hanya ingin membalas budi pada klub.
"Juve memberi saya begitu banyak hal sebagai pemain, jadi bagi saya sangatlah penting untuk memberi sesuatu kembali, yakni dengan berkontribusi untuk mengembalikan mereka ke Serie A," tutupnya.
Kini, hasil kerja keras Deschamps itu dioper pada Massimiliano Allegri, yang mengubah Juve sebagai salah satu tim terkuat di Eropa.
Berita Video
Berita video Time Out yang membahas tentang para bintang Liga Inggris yang memutuskan gantung sepatu pada tahun 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi UCL, Ronaldo Siap Lakukan Hal yang Mustahil
Liga Champions 3 Januari 2019, 22:33
-
Juventus Coba Bajak Wonderkid Chelsea Ini
Liga Italia 3 Januari 2019, 20:00
-
Santiago Solari Tutup Pintu Keluar Untuk Isco
Liga Spanyol 3 Januari 2019, 16:20
-
5 Rekor yang Dipecahkan Cristiano Ronaldo Pada 2018
Liga Italia 3 Januari 2019, 15:46
-
Demi Kylian Mbappe, Juventus Rela Jual Paulo Dybala?
Liga Italia 3 Januari 2019, 14:30
LATEST UPDATE
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
-
Arsenal vs Liverpool: Ibarat Misi Mustahil untuk The Reds
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:28
-
Satu Sentuhan Darren Fletcher, Kesalahan Fatal Amorim di MU Langsung Terbongkar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:16
-
Prediksi Susunan Pemain Milan vs Genoa: Allegri Turunkan Kekuatan Terbaik?
Liga Italia 8 Januari 2026, 17:12
-
Raphinha Lempar Peringatan ke Real Madrid dan Atletico: Barcelona Siap!
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:59
-
Arsenal vs Liverpool: Saka Kembali Starter, Ini Prediksi Line-up The Gunners
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:57
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:37
-
Pemain yang Bikin Chelsea Kelabakan, Harry Wilson Punya Sentuhan Magis!
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR