
Bola.net - Bagi Jonathan David, kegagalan penalti Panenka saat melawan Lecce meninggalkan bekas luka yang lebih dalam dari sekadar kritik media. Namun, kemenangan atas Sassuolo menjadi momen penebusan yang emosional.
Juventus baru saja membungkam Sassuolo 3-0 dalam lanjutan Serie A. Namun, sorotan utama bukan sekadar pada tiga poin yang diraih, melainkan pada kembalinya senyum Jonathan David.
Striker asal Kanada ini akhirnya memutus puasa gol selama 16 pertandingan. Tak hanya mencetak gol, ia juga menyumbang assist untuk Fabio Miretti, melengkapi gol pembuka dari bunuh diri Tarik Muharemovic.
Usai laga, David akhirnya buka suara mengenai tekanan berat yang menghimpitnya pasca-kegagalan penalti pekan lalu.
Yang Paling Menyakitkan Bagi David

David mengakui bahwa kritik dari fans dan media sangat deras mengalir setelah tendangan Panenka-nya gagal total. Namun, bukan caci maki itu yang paling mengganggunya.
Kepada DAZN Italia, David mengungkapkan sisi kompetitifnya yang terluka.
"Yang paling menyakitkan saya setelah kegagalan penalti itu adalah rasanya seperti sebuah kekalahan, meskipun (faktanya) kami seri," ungkap David jujur.
"Itu yang paling menyakitkan, karena kemenangan adalah hal terpenting. Setelah itu, saya tahu pertandingan datang dengan cepat, jadi saya mencoba beralih ke laga berikutnya dan fokus," tambahnya.
David juga menjelaskan intensinya saat mengambil penalti tersebut. Ia berusaha mengecoh kiper dengan mengubah gaya tendangan, namun eksekusinya tidak sesuai harapan.
Solidaritas Tim untuk David
Momen paling menyentuh terjadi saat David mencetak gol ke gawang Sassuolo. Seluruh skuad Juventus, termasuk pemain cadangan dan pelatih Luciano Spalletti, berlari menghampirinya untuk merayakan bersama.
Pemandangan ini sekaligus menepis rumor keretakan hubungan antar pemain.
"Ya, saya melihat dia (Spalletti) di sana. Itu sentuhan yang manis. Semua orang di sini sangat mendukung saya dan tim, jadi ini pertanda baik bahwa semua orang bisa merayakan bersama. Saya sangat menghargai ini," ujar David tersenyum.
Fabio Miretti, yang juga mencetak gol pertamanya dengan seragam Juventus dalam hampir dua tahun terakhir (terakhir Maret 2025 saat dipinjamkan ke Genoa), menegaskan solidnya ruang ganti Bianconeri.
"Kami bahagia untuk Jonny (David), karena dia pemain hebat dan pantas mendapatkan ini," tegas Miretti.
"Kami adalah grup yang sangat bersatu. Jadi ketika orang-orang di luar sana mengatakan hal-hal buruk, kami bersatu untuk melindungi siapa pun yang sedang diserang."
Spalletti: Dia Merasakan Perlindungan Kami
Luciano Spalletti, yang sebelumnya sempat mengkritik mentalitas "80 persen" timnya meski menang telak, memberikan pandangan khusus soal David.
Sang pelatih senior percaya bahwa performa apik David malam itu adalah hasil langsung dari rasa aman yang diberikan rekan-rekannya.
"Semua orang mengambil sikap tegas... Ketika Anda menerima semua hinaan dan komentar itu, saya justru akan terkejut jika tim tidak bertindak sebagai perisai untuk melindunginya," kata Spalletti.
Menurut Spalletti, David telah "merasakan" dukungan itu dalam beberapa hari terakhir latihan, yang kemudian terbayar lunas lewat gol dan assist di lapangan.
Kemenangan ini menjaga Juventus tetap di peringkat empat bersama Roma, meski Como mengintai hanya dengan selisih tiga poin. Selanjutnya, Bianconeri akan menghadapi ujian berikutnya pada Senin, 12 Januari, menjamu tim "pembunuh raksasa", Cremonese yang diperkuat Jamie Vardy.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Blunder Jay Idzes Berbuah Gol untuk Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:37
-
Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:11
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR