
Bola.net - - Lucas Paqueta mengaku timnas Brasil dan AC Milan memiliki taktik yang mirip akan tetapi bersama skuat Samba ia bisa mendapatkan kebebasan dalam bermain.
Gelandang berusia 21 tahun tersebut menjadi bagian dari skuat Brasil sejak Agustus 2018 lalu. Tite memanggilnya untuk memperkuat Brasil di laga uji coba kontra Amerika Serikat dan El Savador.
Kini perannya di timnas Brasil makin penting. Ia baru saja dipercaya oleh Tite untuk mengenakan jersey nomor 10 di skuat Samba, menyusul absennya Neymar.
Serupa Tapi Tak Sama
Paqueta menjelaskan bahwa baik Gennaro Gattuso maupun Tite menerapkan strategi yang sama. Namun ia menambahkan ada sedikit perbedaan.
Akan tetapi, di timnas Brasil ia mendapat kebebasan lebih. Meski demikian ia menegaskan di Milan ia ditempatkan di posisi yang ia sukai.
“Milan dan Brasil memiliki taktik serupa. Di Milan saya bermain sebagai gelandang tengah-kiri, yang merupakan posisi yang saya sukai," ungkapnya seperti dikutip dari Football Italia.
“Serie A adalah Liga yang berbeda, lebih taktis. Di sini [timnas Brasil], Tite memberi saya kebebasan untuk melangkah lebih jauh ke arah kotak penalti lawan, untuk menjadi lebih bebas," terangnya.
"Bermain sebagai gelandang kiri-tengah adalah posisi yang saya sukai," sambung Paqueta.
Beda Secara Taktik
Paqueta kemudian menambahkan ada perbedaan taktik di liga Italia dengan di Brasil. Namun untungnya Gattuso dan para asistennya telah membantunya untuk bisa beradaptasi dengan perbedaan tersebut.
“Milan membuat saya siap, memberi saya dukungan penuh mereka. Saya sangat berterima kasih kepada mereka karena permainannya lebih cepat di Italia dan juga berbeda secara taktik," terangnya.
“Namun, saya menerima persiapan yang sangat baik dan saya sangat senang. Adapun Gennaro Gattuso, ia orang yang hebat dan profesional yang luar biasa, yang mendorong Anda untuk memberi lebih banyak: Saya harap kami mencapai hasil yang bagus musim ini," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dibanding di Milan, Paqueta Bisa Bermain Lebih Bebas Bersama Brasil
Liga Italia 22 Maret 2019, 22:55
-
Playmaker AC Milan Warisi Nomor Keramat di Timnas Brasil
Amerika Latin 22 Maret 2019, 09:29
-
Ternyata, Sosok 'Troublemaker' Milan Dulu Bukan Hanya Gattuso Saja
Liga Italia 22 Maret 2019, 06:00
-
Legenda Milan ini Akui Terkesan Pada Van Dijk
Liga Italia 21 Maret 2019, 20:22
-
Milan Idamkan Richarlison, Namun Terbentur Harga
Liga Italia 21 Maret 2019, 18:39
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR