Bola.net - Pelatih Eusebio Di Francesco mengeluhkan kinerja wasit usai Sassuolo besutannya dikalahkan AC Milan 1-2 di babak 16 besar Coppa Italia 2014/15, Rabu (14/1). Menurut Di Francesco, wasit salah telah menganulir satu gol Sassuolo.
Dalam keadaan tertinggal 0-1 setelah dibobol Giampaolo Pazzini hasil assist Alessio Cerci menit 39, Sassuolo mendapatkan satu peluang emas di masa injury time babak pertama. Sebuah tendangan bebas rekannya sukses diteruskan Sime Vrsaljko untuk membobol gawang Milan, tapi wasit tidak mengesahkan gol tersebut karena Vrsaljko sudah terlebih dahulu divonis offside. Tayangan ulang menunjukkan bahwa posisi Vrsaljko terlalu tipis untuk dibilang offside.
"Gol itu sah dan seharusnya bisa mengubah jalannya laga di babak kedua. Sungguh keputusan yang sangat buruk," kata Di Francesco seperti dilansir Football Italia.
Sassuolo sejatinya bisa menyamakan kedudukan melalui penalti Nicola Sansone menit 64. Namun, gol Nigel de Jong pada menit 86 memastikan Milan lah yang keluar sebagai pemenang.
Milan pun lolos ke perempat final. Di putaran berikutnya, pasukan Filippo Inzaghi akan menghadapi salah satu dari Torino atau Lazio. [initial]
(foti/gia)
Dalam keadaan tertinggal 0-1 setelah dibobol Giampaolo Pazzini hasil assist Alessio Cerci menit 39, Sassuolo mendapatkan satu peluang emas di masa injury time babak pertama. Sebuah tendangan bebas rekannya sukses diteruskan Sime Vrsaljko untuk membobol gawang Milan, tapi wasit tidak mengesahkan gol tersebut karena Vrsaljko sudah terlebih dahulu divonis offside. Tayangan ulang menunjukkan bahwa posisi Vrsaljko terlalu tipis untuk dibilang offside.
"Gol itu sah dan seharusnya bisa mengubah jalannya laga di babak kedua. Sungguh keputusan yang sangat buruk," kata Di Francesco seperti dilansir Football Italia.
Sassuolo sejatinya bisa menyamakan kedudukan melalui penalti Nicola Sansone menit 64. Namun, gol Nigel de Jong pada menit 86 memastikan Milan lah yang keluar sebagai pemenang.
Milan pun lolos ke perempat final. Di putaran berikutnya, pasukan Filippo Inzaghi akan menghadapi salah satu dari Torino atau Lazio. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Filosofi Bertahan Ala Alessandro Nesta
Liga Italia 14 Januari 2015, 23:53
-
Nesta Ingin Berkarir Sebagai Pelatih
Liga Italia 14 Januari 2015, 23:27
-
Mancini: Balotelli Bisa Berakhir Seperti Adriano
Liga Inggris 14 Januari 2015, 22:56
-
Atletico Siapkan Skenario Terburuk Suarez
Liga Spanyol 14 Januari 2015, 15:49
-
Honda: Ronaldo Cuma Manusia Biasa
Liga Spanyol 14 Januari 2015, 15:46
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR