Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah

Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Selebrasi Mariano Troilo di laga AC Milan vs Parma, Senin (23/02/2026). (c) Spada/LaPresse via AP Photo

Bola.net - AC Milan harus menelan pil pahit saat menjamu Parma pada pekan ke-26 Serie A 2025/2026. Bermain di San Siro, Senin (23/02/2026), Rossoneri tumbang lewat gol kontroversial di babak kedua.

Gol kemenangan Parma tercipta pada menit ke-80 melalui sundulan Mariano Troilo yang sempat dianulir. Setelah tinjauan VAR yang panjang, wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut dan mengubah jalannya pertandingan.

Kekalahan ini membuat Milan tertahan di angka 54 poin dari 26 laga. Mereka kini tertinggal 10 poin dari Inter Milan di puncak klasemen sementara Serie A.

Hasil itu juga menggagalkan peluang Milan untuk memperlebar jarak hingga 11 poin dari posisi kelima. Malam di San Siro pun berubah menjadi salah satu momen paling mengecewakan musim ini bagi tim asuhan Stefano Pioli.

1 dari 4 halaman

Dua Fokus Marelli Saat Gol Troilo Tercipta

Pemain Parma, Mateo Pellegrino, diadang oleh dua pemain AC Milan, Strahinja Pavlovic dan Adrien Rabiot, dalam pertandingan Serie A, Senin (23/2/2025) malam WIB. (c) Spada/LaPresse via AP

Pemain Parma, Mateo Pellegrino, diadang oleh dua pemain AC Milan, Strahinja Pavlovic dan Adrien Rabiot, dalam pertandingan Serie A, Senin (23/2/2025) malam WIB. (c) Spada/LaPresse via AP

Kontroversi gol Troilo langsung memicu perdebatan luas di Italia. Analis wasit terkemuka sekaligus mantan pengadil lapangan, Luca Marelli, ikut memberikan pandangannya.

Marelli yang kini menjadi analis utama DAZN memusatkan perhatian pada dua momen kunci. Ia menyoroti kontak antara Troilo dan Davide Bartesaghi serta blok yang dilakukan Valenti terhadap Mike Maignan sebelum gol tercipta.

Menurutnya, kontak Troilo dengan Bartesaghi tidak terlalu signifikan. Bartesaghi dinilai hanya tertekuk akibat tekanan ringan, sementara Troilo melompat tanpa hambatan berarti.

Pandangan itu sejalan dengan analisis eks gelandang AC Milan, Massimo Ambrosini, yang menyebut duel tersebut masih dalam batas wajar. Marelli pun tidak melihat adanya pelanggaran jelas dalam momen duel udara tersebut.

2 dari 4 halaman

Troilo Dinilai Sah, VAR Justru Dipertanyakan

Pemain AC Milan, Ruben Loftus-Cheek (kiri), berebut bola dengan pemain Parm, Emanuele Valeri, dalam pertandingan Serie A, Senin (23/2/2025) dini hari WIB. (c) Spada/LaPresse via AP

Pemain AC Milan, Ruben Loftus-Cheek (kiri), berebut bola dengan pemain Parm, Emanuele Valeri, dalam pertandingan Serie A, Senin (23/2/2025) dini hari WIB. (c) Spada/LaPresse via AP

Dalam analisisnya, Marelli relatif tenang saat membahas duel Troilo dan Bartesaghi. Ia sepakat bahwa insiden tersebut layak dianggap legal sesuai regulasi permainan.

Menurutnya, lompatan Troilo dilakukan secara normal dan tidak menunjukkan dorongan berlebihan. Dengan demikian, gol tersebut dari sisi duel udara dinilai sah.

Namun, Marelli justru menyoroti proses VAR yang berlangsung lama. Ia mempertanyakan apakah insiden tersebut benar-benar memenuhi kriteria kesalahan yang jelas dan nyata.

“Apakah kita melihat kesalahan yang jelas dan nyata? Tidak,” katanya. “(Wasit) Piccinini menghabiskan waktu yang sangat lama di monitor, ia jelas ragu. Dan jika ada keraguan, itu tidak layak untuk tinjauan di lapangan," ucapnya, dilansir Football Italia.

3 dari 4 halaman

Sorotan Tajam pada Insiden Valenti vs Maignan

Fokus terbesar Marelli justru tertuju pada aksi Valenti terhadap Maignan. Ia menilai ada upaya menghalangi pergerakan kiper Milan saat situasi sepak pojok.

Mengacu pada Aturan 12 tentang penghalangan dalam Laws of the Game, Marelli menilai blok tersebut patut dipertanyakan. Ia menyebut tindakan itu sebagai upaya jelas untuk membatasi ruang gerak penjaga gawang.

Menurutnya, dalam konteks aturan, gol tersebut seharusnya tidak disahkan karena adanya penghalangan. Ia bahkan menyampaikan pendapatnya dengan tegas mengenai momen tersebut.

“Menurut peraturan, gol ini seharusnya tidak sah,” katanya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL