
Bola.net - - Paolo Liguori, direktur TGCom24, mengklaim bahwa dominasi Juventus dan juga insiden-insiden yang menyertai mereka dan juga bagaimana adanya 'keterkaitan' dengan klub lain sama seperti ketika skandal Calciopoli mencuat beberapa tahun silam.
Atmosfer sepakbola Italia memang tengah memanas dengan banyaknya anggapan bahwa Juventus mendapatkan banyak bantuan dari wasit. Terbaru, saat Bianconeri menang 3-1 atas Napoli di leg pertama semifinal Coppa Italia melalui dua penalti yang dihadiahkan kepada mereka.
Usai pertandingan itu, pihak Napoli pun dibuat geram. Bahkan, saking geramnya, kubu Partenopei memutuskan untuk mengakhiri puasa bicara mereka dengan mengomentari pertandingan yang menurut mereka penuh kontroversi kepada saluran Rai Sport.
Liguori sendiri merupakan direktur TGCom24 yang merupakan lengan berita dari Mediaset Premium, radio independen kedua terbesar di Italia setelah Sky Sport Italia. Selain itu, dia juga merupakan seorang fans AS Roma.
"Komentator Rai memalukan, mereka mengulas hasil bagus yang direngkuh Juventus di kandang, namun ketika anda melihat kepada perampok bank, maka anda tidak mempertimbangkan seberapa banyak yang dicuri olehnya," ujar Liguori kepada Radio Kiss Kiss.
"Sebaliknya, mereka melakukannya dengan Juventus. Ada sebuah sistem konsolidasi yang termasuk di dalamnya klub-klub satelit. Lihat saja Atalanta yang tampil dengan performa terbaik seumur hidup melawan Napoli, juga sama saat melawan Roma. Tapi mereka justru menjual pemain muda terbaik mereka ke Juve," sambungnya.
"Di Juventus Stadium, ini rutin untuk melihat beberapa hal tertentu sekarang. Para wasit juga sudah beradaptasi dalam konteks ini, jadi mereka mencari wasit muda yang bisa melakukan permainan kecil mereka. Jika mereka terus seperti ini, maka anda sadar bahwa tak akan ada yang bisa meraih kemenangan di Turin," terangnya.
Salah satu kontroversi yang paling diperbincangkan adalah saat Juventus mendapatkan hadiah penalti kedua mereka. Yakni saat Pepe Reina dinilai melanggar Juan Cuadrado, meskipun dari tayangan ulang terlihat bahwa sang kiper terlebih dahulu menyentuh bola.
"Bahkan seorang yang bodoh pun bisa mengerti bahwa Reina menyentuh bola terlebih dulu sebelum berbenturan dengan Cuadrado. Pelanggaran terhadap Albiol jauh lebih pantas dihadiahi penalti daripada pelanggaran terhadap Cuadrado dan Paulo Dybala," tambahnya.
"Juventus memiliki kekuatan absolut. Ini memiliki pengaruh yang sama banyaknya seperti saat Calciopoli," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dybala: Kontrak Baru Sudah Dekat
Liga Italia 2 Maret 2017, 16:46
-
Moggi: Jadikan Juventus Sebagai Alasan, Napoli Pecundang!
Liga Italia 2 Maret 2017, 15:15
-
Dominasi Juventus dan Tuduhan Calciopoli Jilid II
Liga Italia 2 Maret 2017, 14:45
-
Buffon Indikasikan Bernadeschi Gabung Juventus Musim Depan
Liga Italia 2 Maret 2017, 11:57
-
Valencia Konfirmasi Akan Permanenkan Zaza
Liga Spanyol 2 Maret 2017, 10:41
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR