
Bola.net - Persaingan di papan atas Serie A kembali memanas jelang pekan-pekan krusial musim ini. AC Milan sukses memangkas jarak dengan Inter Milan dan membuka peluang dalam perburuan Scudetto.
Rossoneri kini hanya terpaut enam poin dari rival sekotanya tersebut. Situasi ini terjadi setelah Milan meraih kemenangan dramatis, sementara Inter justru terpeleset di laga terakhir.
Dengan delapan pertandingan tersisa, peluang Milan belum sepenuhnya tertutup. Bahkan, tekanan kini mulai beralih ke Inter yang sebelumnya sempat unggul cukup jauh.
Kondisi ini membuat banyak pengamat mulai melirik peluang Milan secara lebih serius. Salah satunya adalah legenda Italia, Paolo Di Canio, yang memberikan pandangannya terkait performa Rossoneri.
Milan Dipuji Makin Solid di Tangan Allegri

Performa AC Milan musim ini memang mengalami peningkatan signifikan. Di bawah arahan Massimiliano Allegri, Rossoneri tampil lebih terorganisir dan sulit dikalahkan.
Awalnya, target Milan hanya sekadar mengamankan tiket Liga Champions. Namun, konsistensi mereka sepanjang musim membuat ekspektasi itu berubah drastis.
Milan bahkan kini menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Serie A. Hal ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas performa mereka di papan atas.
“Milan bermain bagus, menurut saya. Anda harus membandingkannya dengan tahun lalu: mereka berjuang untuk posisi teratas sepanjang tahun. Dan kemudian, Anda tahu, dengan delapan pertandingan tersisa dan tertinggal enam poin…” ucapnya, seperti dilansir MilanNews.
Di Canio Yakin Milan Tak Akan Gagal ke Liga Champions

Meski perburuan Scudetto masih terbuka, Di Canio menilai target realistis Milan tetap finis di empat besar. Ia percaya Allegri punya kapasitas untuk memastikan hal tersebut.
Menurutnya, Milan adalah klub besar yang tidak boleh absen dari Liga Champions. Karena itu, menjaga posisi di zona empat besar tetap menjadi prioritas utama.
Di Canio juga menegaskan bahwa pengalaman Allegri akan sangat berpengaruh di momen-momen krusial seperti saat ini. Pelatih tersebut dinilai tahu bagaimana mengelola tekanan di akhir musim.
“Max Allegri selalu mengatakan ia selalu waspada karena ia harus mengamankan posisi minimum, dan itu wajar untuk klub seperti Milan: ia menerima tantangan untuk finis di empat besar; Anda tidak bisa membayangkan Milan tidak lolos ke Liga Champions tahun depan. Tapi mengenal Max, ia pasti akan berada di sana, dan kita akan lihat apa yang terjadi dalam beberapa pertandingan lagi.”
Laga Kontra Napoli Jadi Titik Penentuan

Di tengah persaingan ketat, satu laga besar sudah menanti Milan di pekan ke-31. Mereka akan menghadapi Napoli dalam duel langsung yang berpotensi mengubah peta klasemen.
Pertandingan ini akan digelar di Stadio Diego Armando Maradona pada 7 April 2026. Napoli sendiri kini berada tepat di bawah Milan dengan selisih hanya satu poin.
Situasi tersebut membuat laga ini tidak sekadar perebutan tiga angka. Hasilnya bisa berdampak besar terhadap peluang Milan dalam mengejar Inter di puncak klasemen.
Di Canio pun menegaskan pentingnya pertandingan ini bagi ambisi Rossoneri. Ia menilai duel kontra Napoli bisa menjadi momen penentu arah perburuan gelar musim ini.
“Pertandingan berikutnya akan banyak menentukan; ini adalah bentrok langsung karena Napoli juga telah mempersempit jarak. Dengan Inter dalam kondisi seperti ini, saya pikir wajar untuk berharap dan menargetkan yang tinggi," tandas Di Canio.
Klasemen Liga Italia
(MilanNews)
Baca Juga:
- Kritik Brutal Di Canio Pada Rafael Leao: Milan Lebih Baik Tanpa Dirinya
- Saingi AC Milan dan Inter Milan, Aston Villa Masuk Perburuan Mario Gila
- Inter Milan Terjebak Tren Negatif, Puasa Kemenangan Terburuk Sejak 2023
- Inter Milan Mulai Goyah: Krisis Gol dan Tanpa Kemenangan, Ancaman Scudetto Kian Nyata
- Perubahan Dari 3-5-2 ke 4-3-3: Sentuhan Allegri yang Menghidupkan AC Milan dan Bungkam Torino
- Youssouf Fofana dan 3 Solusi yang Diberikan Saat AC Milan Menang 3-2 Lawan Torino
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Strahinja Pavlovic Curi Perhatian Chelsea Usai Tampil Gemilang Bersama Milan
Liga Italia 24 Maret 2026, 12:42
-
Shevchenko Soroti Peran Rafael Leao di Milan, Tegaskan Bukan Striker Murni
Liga Italia 24 Maret 2026, 10:44
-
Duel Lawan Napoli Bisa Tentukan Arah Perburuan Scudetto Bagi AC Milan
Liga Italia 24 Maret 2026, 10:42
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


















KOMENTAR