Namun untungnya, hal tersebut dengan cepat dicegah oleh presiden klub kala itu, Massimo Moratti, yang mengaku amat ingin melihat kehadiran sang kapten di klub.
"Kala itu musim 1999-2000. Kami melakukan pergantian pelatih sebanyak empat kali. Ada banyak kebingungan yang terjadi. Kemudian datang tawaran dari Real Madrid. Itu adalah titik paling dekat di mana saya hampir meninggalkan Inter," tutur Zanetti pada Sport.
"Namun di detik-detik akhir, Moratti datang. Saya selalu menjadikan Inter prioritas saya. Moratti berkata pada saya, ia menekankan bahwa ia tidak ingin saya pergi. Sementara kala itu saya sangat ingin pergi ke Madrid dan memenangkan segalanya. Namun pada akhirnya, saya lebih memilih untuk terus bertahan," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Madrid: Kontrak Ancelotti? Tunggu Akhir Musim
Liga Spanyol 18 Desember 2014, 20:35
-
Carlos: Ballon d'Or Lebih Layak Untuk CR7 Ketimbang Messi
Liga Spanyol 18 Desember 2014, 18:41
-
Presiden San Lorenzo Khawatir Madrid Pengaruhi Wasit di Final
Liga Spanyol 18 Desember 2014, 16:01
-
Frustrasi di Inter, Zanetti Hampir Tergoda Madrid
Liga Italia 18 Desember 2014, 15:32
-
Isco: Inilah yang Terjadi Ketika Carvajal Kalah Main PS
Bolatainment 18 Desember 2014, 14:36
LATEST UPDATE
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR