Bola.net - Direktur Juventus, Giuseppe Marotta angkat bicara mengenai kegagaln klubnya menggaet winger Juan Manuel Iturbe. Sempat melakukan pendekatan pada musim panas lalu, pada akhirnya pemain asal Paraguay tersebut lebih memilih merapat ke AS Roma ketimbang mendarat di Turin.
Menurut Marotta, Roma berhasil mengalahkan Juve dalam perburuan Iturbe karena bersedia membayarkan dana lebih besar kepada Hellas Verona. I Lupi menggelontorkan dana sebesar 22 juta Euro untuk merekrut pemain yang sebenarnya lahir di Argentina tersebut.
"Iturbe adalah pemain yang sangat bagus. Kami coba mendapatkannya sepanjang musim panas lalu, namun pada akhirnya terbukti Roma memiliki dana transfer yang lebih besar," ungkap Marotta seperti dilansir Sky Italia.
"Dalam tiga tahun terakhir, Roma semakin menipiskan jarak dengan Juve. (Pelatih) Rudi Garcia menemukan konsistensi dan (Direktur) Walter Sabatini berhasil membangun tim yang kuat. Mereka adalah kandidat serius Scudetto."
Iturbe menjadi pemain pertama yang membobol gawang Juve lewat situasi open play di kompetisi Serie A musim ini. Sayangnya gol yang dicetaknya di Juventus Stadium akhir pekan lalu tersebut gagal menyelamatkan Roma dari kekalahan 2-3.[initial]
(sky/mri)
Menurut Marotta, Roma berhasil mengalahkan Juve dalam perburuan Iturbe karena bersedia membayarkan dana lebih besar kepada Hellas Verona. I Lupi menggelontorkan dana sebesar 22 juta Euro untuk merekrut pemain yang sebenarnya lahir di Argentina tersebut.
"Iturbe adalah pemain yang sangat bagus. Kami coba mendapatkannya sepanjang musim panas lalu, namun pada akhirnya terbukti Roma memiliki dana transfer yang lebih besar," ungkap Marotta seperti dilansir Sky Italia.
"Dalam tiga tahun terakhir, Roma semakin menipiskan jarak dengan Juve. (Pelatih) Rudi Garcia menemukan konsistensi dan (Direktur) Walter Sabatini berhasil membangun tim yang kuat. Mereka adalah kandidat serius Scudetto."
Iturbe menjadi pemain pertama yang membobol gawang Juve lewat situasi open play di kompetisi Serie A musim ini. Sayangnya gol yang dicetaknya di Juventus Stadium akhir pekan lalu tersebut gagal menyelamatkan Roma dari kekalahan 2-3.[initial]
Baca Juga
- Sabatini: Tiga Gol Juve Semuanya Tidak Sah
- Pjanic: Saya Tak Berteman Dengan Siapapun di Juve
- 'Rumor Strootman ke MU Hanyalah Pemborosan Kertas'
- Presiden Roma: Benatia 'Racuni' Ruang Ganti
- Torosidis Yakin Roma Mampu Rebut Scudetto Dari Juve
- Striker Kamerun Ini Akui Tolak Tawaran Inter dan Roma
- Alasan Unik Youngster Roma Pilih Nomor Punggung 48
- Serie A Berubah Jadi Duopoli, Inilah Keprihatinan Sabatini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Italia 9 Oktober 2014, 23:56

-
Bahas Masa Depannya, Vidal Segera Temui Petinggi Juve
Liga Italia 9 Oktober 2014, 19:02
-
Mantap Lepas Vidal, Juve Pilih Pagari Pogba
Liga Italia 9 Oktober 2014, 13:01
-
Ljajic: Romanisti Jangan Seperti Juventini
Liga Italia 9 Oktober 2014, 10:43
-
Ljajic: Roma 'Numero Uno' di Italia
Liga Italia 9 Oktober 2014, 10:34
LATEST UPDATE
-
Cek Jadwal dan Link Live Streaming La Liga 2025/26 Hanya di Vidio
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 14:50
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persib vs Persijap
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 14:01
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR