Bola.net - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte masih tidak terima timnya gagal lolos ke Final Coppa Italia musim ini. Conte menyebut bahwa tim tuan rumah menerapkan taktik yang negatif sehingga mereka gagal ke Final.
Inter Milan dipastikan gagal lolos ke Final Coppa Italia. Mereka ditahan imbang Napoli dengan skor 1-1 di leg kedua semifinal Coppa Italia, setelah di leg pertama mereka tumbang dengan skor 1-0, sehingga agregat akhir berubah menjadi 2-1.
Inter sebenarnya berhasil ungguk dahulu lewat gol cepat Christian Eriksen. Namun Napoli yang menerapkan skema serangan balik berhasil menyamakan kedudukan melalui Dries Mertens jelang akhir babak pertama.
Conte menilai bahwa timnya lebih layak lolos karena tampil dominan di laga tersebut. "Saya sudah memeriksa statistik pertandingan ini dan kami menciptakan banyak sekali peluang," ujar Conte kepada Football Italia.
Baca komentar lengkap eks pelatih Chelsea itu di bawah ini.
Bisa Lebih Tajam
Conte menilai bahwa timnya sebenarnya bisa mencetak lebih dari satu gol di laga ini. Namun ia menilai timnya hanya tidak beruntung di laga tersebut.
"Ospina menjadi man of the match pertandingan ini karena ia menyelamatkan Napoli berulang kali. Kami juga bisa meningkatkan determinasi kami di depan gawang."
"Namun saya tidak punya keluhan lain dari tim saya, karena kami sudah memainkan apa yang kami lakukan di sesi latihan. Saya juga sangat puas dengan pergerakan tim saya hari ini."
Sindir Taktik Napoli
Pada kesempatan ini, Conte juga menyindir taktik yang diterapkan Gennaro Gattuso. Ia menilai sang pelatih bermain terlalu pragmatis sehingga jalannya pertandingan menjadi tidak seru.
"Kegagalan kami lolos ke final ini tentu sangat mengecewakan setelah kami bermain dengan baik di dua leg. Saya pribadi puas dengan performa tim saya."
"Namun kita tidak boleh lupa bahwa Napoli bermain sangat defensif hari ini. Mereka bertahan sangat dalam dan melakukan serangan balik, sehingga situasi ini tidak mudah untuk dihadapi terutama oleh gelandang kami untuk membuka ruang di rapatnya pertahanan mereka." ujarnya.
Laga Berikutnya
Inter Milan mencoba untuk move on dari kekalahan ini dan fokus ke pertandingan Serie A berikutnya.
Mereka dijadwalkan akan menghadapi Sampdoria pada hari Senin (22/6) dini hari nanti.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Antonio Conte: Inter Gagal ke Final karena Kesalahan Sendiri
Liga Italia 14 Juni 2020, 10:40
-
Antonio Conte: Inter Milan Lebih Layak ke Final
Liga Italia 14 Juni 2020, 10:20
-
Inter Milan Berencana Boyong Hector Bellerin dari Arsenal
Liga Italia 12 Juni 2020, 08:36
-
Chiellini Ungkap Beda Conte, Allegri, dan Sarri
Liga Italia 10 Juni 2020, 20:24
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR