Bola.net - - Gennaro Gattuso kecewa dengan hasil yang diraih Milan saat berjumpa Lazio di Coppa Italia. Menurut pelatih 41 tahun tersebut, para pemain Milan tidak tampil lepas. Mereka bermain dengan rem di tangan.
Milan berjumpa Lazio pada leg kedua semifinal Coppa Italia, Kamis (25/4) dini hari WIB. Bermain di San Siro, Milan justru menelan kekalahan dengan skor 0-1. Gol tunggal pada laga ini diciptakan Joachim Correa pada menit ke-58.
Hasil ini membuat Milan gagal melaju ke final Coppa Italia musim 2018/19. Sebab, Milan kalah dengan skor agregat 1-0 dari Lazio. Pada laga leg pertama yang digelar di Stadion Olimpico, kedua tim bermain imbang 0-0.
Bagaimana analisa Gattuso terkait aksi pemain Milan saat kalah dari Lazio? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Bermain dengan Rem
Gattuso mengatakan jika para pemain AC Milan sudah bermain bagus pada babak pertama. Mereka bertahan dengan bagus dan membuat Lazio kerepotan. Tapi, tidak pada 45 menit babak kedua. Milan tampil di bawah standar.
"Kami bertahan dengan baik pada babak pertama, tetap setelah istirahat Lazio punya tidak peluang dan kami cukup banyak membuat gerakan tanpa bola," ucap Gattuso dikutip dari Rai Sports.
Selain itu, Gattuso menilai Alessio Romagnoli dan kolega tidak bermain lepas. Milan tidak menampilkan potensi terbaiknya. Karena alasan itu, Milan harus menerima kekalahan atas Lazio dan gagal melaju ke final.
"Saya tidak berpikir bahwa ini adalah masalah pada sistem atau individu. Tapi, tentang seluruh tim yang mengambil langkah mundur. Kami bermain dengan rem di tangan dan harus membayar hal itu," sambung mantan pelatih Palermo tersebut.
Bukan Soal Formasi
Pada laga melawan Lazio, Gattuso memakai formasi yang cukup tidak lazim diterapkan oleh Milan. Dia memakai formasi 3-4-3. Gattuso memainkan tiga bek sejajar. Sementara, Gattuso selama ini lebih sering memakai formasi 4-3-3 untuk AC Milan.
Namun, Gattuso menyebut kekalahan Milan ini tidak ada hubungannya dengan formasi yang dipilih. Perubahan yang dia lakukan juga dalam tataran wajar. Formasi baru itu dipakai untuk bisa meningkatkan performa tim.
"Terkadang, Anda harus berubah untuk melakukan hal yang berbeda, untuk angkat performa tim. Sesuatu tidak berjalan dengan baik dan kami sudah berjuang sejak bulan lalu. Kami bermain di bawah standar permainan kami," papar Gattuso.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Italia 25 April 2019, 22:42

-
Kemenangan Lazio Dinodai Aksi Rasis Suporternya Pada Bakayoko
Liga Italia 25 April 2019, 22:17
-
Wakil PM Italia Menyebut Performa Milan Sebagai Sebuah Aib
Liga Italia 25 April 2019, 21:42
-
Milan Keok, Gattuso Malu dan Akui Lazio Layak Masuk Final
Liga Italia 25 April 2019, 21:12
-
Gattuso: AC Milan Bermain dengan Rem di Tangan
Liga Italia 25 April 2019, 12:26
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR