Pertandingan antara dua tim kota Roma di giornata 37 pada hari Senin (25/05) malam berakhir indah bagi AS Roma. Lazio yang berperan sebagai tuan rumah lebih dulu tertinggal melalui gol Juan Iturbe, namun Felipe Dordevic berhasil menyamakan skor hingga akhirnya Mapou Yanga-Mbiwa menjadi penentu hasil akhir.
Berusaha mengulangi pertemuan pertama, Lazio langsung keluar menyerang dan menghasilkan peluang. Sayang dua kesempatan yang didapat Miroslav Klose terbuang begitu saja.
De Sanctis sigap mengamankan gawangnya ketika Felipe Anderson memberi umpan yang diteruskan Lucas Biglia. Roma berusaha membalas dengan serangan balik lewat Florenzi di kanan, tapi Totti datang terlambat.
Pertandingan berlangsung dengan ritme yang bagus pada dua puluh menit pertama. Menyadari kondisi, Roma tak gegabah dan mampu bermain solid di belakang, jebakan offside untuk mengatasi bola panjang ke arah Klose pun berhasil dilakukan.
Menuju interval, Felipe Anderson dua kali mengancam pertahanan Roma. Umpannya diklaim De Sanctis dan tendangannya hanya menghasilkan tendangan sudut.
Tanpa gol dan empat kartu kuning, kedua tim memasuki ruang ganti pemain. Tanpa perubahan di babak kedua, tiba-tiba Dusan Basta muncul dengan tendangan keras yang mengejutkan, sayang bola masih melebar di sisi kiri.
Satu jam pertandingan berlangsung, Rudi Garcia menarik Francesco Totti dan menggantikannya dengan Victor Ibarbo. Ia pun langsung memberi kontribusi di lini belakang dengan mematahkan peluang Cavanda.
Candreva dan Felipe Anderson berulang kali memberi servis untuk Klose, namun striker veteran Jerman itu menjadi semakin frustrasi dengan pertahanan Roma yang juga berusaha mengimbanginya.
Setelah Florenzi dan Ibarbo makin dekat dengan gol pembuka, skor pun berubah di menit 73. Dari jarak dekat Juan Iturbe meneruskan umpan Victor Ibarbo.
Sadar timnya memerlukan finishing touch, Stefano Pioli memainkan Felipe Dordevic yang menggantikan Stefano Mauri dalam kondisi tertinggal satu gol.
Dan benar saja, Felipe Dordevic menyamakan kedudukan dua menit lepas dari menit ke-80. Dari kanan Felipe Anderson mengirim umpan untuk Miroslav Klose, sadar Dordevic berada dalam posisi yang lebih baik, si kulit bundar pun diteruskan ke arah striker Serbia itu yang tanpa kesalahan mengkonversi bola.
Tiga menit berikutnya skor kembali berubah. Tendangan bebas yang dieksekusi Miralem Pjanic berhasil ditanduk bek tengah Mapou Yanga-Mbiwa ke kanan gawang di luar jangkauan Federico Marchetti, Roma kembali unggul.
Lazio bersusah payah untuk mengejar gol tetapi perjuangan Roma dalam mengamankan keunggulan menghasilkan tiga poin. Kemenangan 1-2 ini membuat Roma memastikan posisi runner-up dengan 70 poin yang tak mungkin lagi dikejar Lazio dengan satu giornata tersisa.
Susunan pemain
Lazio : Marchetti; Basta, De Vrij, Gentiletti, Lulic (Cavanda 55); Parolo, Biglia (Cataldi 78); Candreva, Mauri (Djordjevic 76), Felipe Anderson; Klose
AS Roma : De Sanctis; Torosidis, Manolas, Yanga-Mbiwa, Holebas; Keita (Pjanic 68), De Rossi, Nainggolan; Florenzi, Totti (Ibarbo 61), Iturbe (Doumbia 84).
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 16 (3) - 6 (2)
Tendangan sudut : 4 - 8
Pelanggaran : 16 - 12
Ball poss : 63 - 37. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lazio vs AS Roma: Skor 1-2
Liga Italia 26 Mei 2015, 01:11
-
Hasil Manchester City vs Southampton: Skor 2-0
Liga Inggris 24 Mei 2015, 23:21
-
Hasil Arsenal vs West Brom: Skor 4-1
Liga Inggris 24 Mei 2015, 23:16
-
Hasil Hull City vs Manchester United: Skor 0-0
Liga Inggris 24 Mei 2015, 23:07
-
Hasil Chelsea vs Sunderland: Skor 3-1
Liga Inggris 24 Mei 2015, 22:56
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR