AC Milan hanya mampu meraih hasil imbang ketika menjamu Lazio di San Siro, Senin (21/3). Di menit-menit akhir, Lazio bermain dengan 10 pemain. Namun hasil pertandingan tetap berakhir dengan skor imbang 1-1.
Dengan hasil dari pertemuan pekan ke-30 ini, Milan tetap bertahan di peringkat enam. Berjarak enam poin dari zona Liga Europa dan Lazio tetap berada di peringkat delapan klasemen.
Menjalani pertandingan ini, AC Milan sebagai tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu pada menit 9 lewat gol Marco Parolo. Milan membalas pada menit 15 lewat gol Carlos Bacca. Di babak kedua, pasukan Rossoneri bermain lebih menekan. Namun hingga waktu habis, skor 1-1 tetap bertahan.
Meskipun bermain di San Siro, Lazio main dengan lepas tanpa rasa grogi. Mereka sukses mencuri gol ketika pertandingan baru memasuki menit 9. Bermula dari tendangan sudut yang dilakukan Biglia, umpannya menemukan kepada Parola. Bola mengarah ke sisi kiri gawang Donnarumma dan tak bisa dihentikan.
Tak lama setelah itu, Milan mencoba bangkit. Meskipun sering kerepotan menghadang serangan balik yang dilakukan Lazio, namun Rossoneri mampu menyamakan kedudukan pada menit 15.
Bacca menjebol gawang Marchetti untuk menjadikan skor 1-1. Setelah Adriano menahan bola dengan baik di dalam kotak penalti, ia menyodorkan pada Bacca untuk diselesaikan dengan tendangan kerasnya.
Pada menit 36 tendangan bebas yang dilakukan Bonaventura sempat membentur tiang gawang. Setelah terjadi pelanggaran pada Bacca, Bonaventura mengambil tendangan bebas tepat di depan kotak penalti Lazio. Bola mengarah ke kiri yang tak mampu dijangkau penjaga gawang Lazio, sayangnya bola hanya membentur tiang.
Di babak kedua, Milan langsung memiliki peluang emas setelah terjadi kesalahan yang dilakukan pemain belakang Lazio, Braafheid. Bermaksud membuang bola, namun bola justru jatuh di hadapan Bacca. Pemain Kolombia tersebut melakukan tembakan dari sisi kanan kotak penalti. Gawang Lazio terselamatkan karena Marchetti masih bisa melakukan blok.
Milan terus melakukan tekanan. Peluang kembali terjadi ketika Bacca memberikan umpan dari sisi kiri. Honda yang berdiri bebas di depan kotak penalti mendapat umpan dari Bacca, namun tembakan pemain dari Jepang pada menit 54 ini masih melambung.
Meskipun tertekan, Lazio masih sempat mengancam gawang Milan. Lazio kerap melakukan serangan balik. Pada menit 66, Donnarumma sempat diuji oleh Anderson. Untung saja ia masih bisa menghentikan tembakan Anderson dari sisi sempit di sebelah kiri, bola kembali lepas dan menyamping di sisi kiri tiang gawang Donnarumma.
Tak lama setelah itu, kembali giliran Marchetti yang mendapat ujian. Setelah Honda mengirim bola lambung, Bonaventura melakukan tembakan voli. Marchetti menepis dan membentur gawang, Adriano telat untuk melanjutkan. Hanya terjadi kemelut, dan berbuah tendangan pojok.
Perjuang Lazio menghentikan serangan Milan semakin berat ketika Senad Lulic mendapat kartu kuning kedua dan dia harus meninggalkan lapangan pada menit 84. Milan terus berupaya untuk menyelamatkan tiga poin dari laga ini. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, Milan tak mampu menambah gol mereka. Maka pertemuan ini ditutup dengan skor 1-1.
Susunan Pemain
Milan XI (4-4-2): Donnarumma; Abate, Zapata, Romagnoli, Antontelli; Honda (Jeremy Menez 84), Bertolacci, Montolivo, Bonaventura; Bacca, Adriano (Mario Balotelli 74).
Lazio XI (4-3-3): Marchetti; Patric, Bisevac, Hoedt, Braafheid; Parolo, Biglia, Lulic; Candreva (Mauricio 89), Matri ( Filip Djordjevic 80), Anderson.
(bola/shd)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan AC Milan vs Lazio: Skor 1-1
Liga Italia 21 Maret 2016, 05:03
-
Biglia Kembali Muncul di Radar Real Madrid
Liga Spanyol 8 Maret 2016, 11:49
-
Biglia Buka Peluang Menuju Inter Milan
Liga Italia 5 Februari 2016, 19:18
-
Valencia Saingi Inter Kejar Biglia
Liga Spanyol 30 Desember 2015, 14:53
-
Inter Milan Tukar Ranocchia dengan Kapten Lazio
Liga Italia 23 Desember 2015, 18:37
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR