
Bola.net - Inter Milan sukses mengalahkan Udinese 1-0 pada pekan ketiga Serie A 2019/20, Minggu (15/9/2019) dini hari WIB. Bermain di depan pendukungnya sendiri, gol semata wayang Stefano Sensi sudah cukup untuk meraih tiga poin.
Kemenangan ini mengantarkan Inter ke puncak klasemen sementara dengan rekor sempurna alias 9 poin. Pasukan Antonio Conte ini berhasil memanfaatkan hasil imbang Juventus yang bermain beberapa jam sebelumnya.
Conte menurunkan formasi khasnya 3-5-2 pada pertandingan ini. Ada empat perubahan dari pertandingan sebelumnya: Goduin, De Vrij, Barella, dan Politano dipercaya bermain sejak menit awal.
Baca jalannya pertandingan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Babak Pertama
Inter memulai pertandingan dengan agresif. Baru empat menit, Politano mendapatkan peluang tembakan jarak dekat. Sayangnya bola masih membentur tiang, padahal kiper lawan sudah mati langkah.
Inter berusaha mengambil inisiatif serangan, tapi masih belum menemukan celah pertahanan Udinese. Stefano Sensi mencoba peruntungannya lewa tembakan voli di menit ke-16, tapi Musso masih bisa membuat penyelamatan apik.
Udinese tak tinggal diam. Seko Fofana berperan sebagai titik utama penyerangan mereka. Wallace mencoba tembakan penalti dari dalam kotak penalti, tapi Handanovic masih bisa menyelamatkan bola.
Permainan Inter belum mulai menemukan bentuk terbaiknya. Formasi 3-5-2 ala Antonio Conte membuat Inter tampak berbahaya di kedua sisi sayap.
Menit ke-35, pertandingan berubah menguntungkan Inter. De Paul dihukum kartu merah setelah menampar Candreva. Pelanggaran ini seharusnya tidak terjadi, hanya De Paul tidak bisa mehanan emosi
Bermain melawan 10 pemain, Inter kian percaya diri. Mereka terus mengurung pemain-pemain Udinese di wilayah bermain mereka sendiri.
Menjelang akhir babak pertama, pertandingan akhir berubah. Sensi berlari menembus kotak penalti untuk menyambut umpan Godin. Sudut sulit, Sensi masih bisa menyundul bola ke gawang Musso. Gol!
Inter 1-0 di menit ke-44. Skor yang mengantar para pemain turun minum.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Inter memulai dengan tempo lambat. Udinese tampak lebih agresif berusaha membelah pertahanan Inter, tapi belum ada peluang matang hingga 10 menit berjalan.
Permainan Sensi tampak paling merepotkan pertahanan Udinese, dia beberapa kali berusaha melepaskan umpan untuk penyerang Inter. Menit ke-61, Gagliardini mencoba tembakan dari luar kotak penalti, tapi masih terlalu lemah untuk Musso.
Inter terus mencoba menambah gol. Pasukan Antonio Conte itu menciptakan peluang apik di menit ke-73 dan ke-76 lewat aksi Gagliardini dan Sensi. Sayangnya, Mussi masih tampil cukup apik untuk menepis bola.
Gagliardini merupakan salah satu pemain Inter yang paling agresif. Meski baru masuk di babak kedua, dia sudah tiga kali mecoba melepaskan tembakan, tapi masih gagal mencetak gol.
Conte mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memainkan Alexis Sanchez di menit ke-81. Mantan pemain Manchester United ini akhirnya memulai perjuangan di Serie A.
Tak butuh waktu lama, Sanchez nyaris mencetak gol di menit ke-84 usai menyambut umpan Candreva. Namun, lagi-lagi Musso membuat penyelamatan impresif.
Tidak ada peluang matang lainnya tercipta hingga akhir laga. Skor 1-0 cukup mengantarkan Inter mendapatkan tiga poin.
Susunan Pemain
INTER (3-5-2): Samir Handanovic; Diego Godin, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Antonio Candreva, Nicolo Barella (46' Roberto Gagliardini), Marcelo Brozovic, Stefano Sensi, Kwadwo Asamoah; Romelu Lukaku (65' Lautaro Martinez), Matteo Politano (81' Alexis Sanchez).
UDINESE (3-5-2): Juan Musso; Nicholas Opoku, Rodrigo Becao, Sebastien De Maio; Jens Stryger Larsen, Mato Jajalo (71' Antonin Barak), Seko Fofana, Walace (81' Rolando Mandragora), Ken Sema (81' Ignacio Pussetto); Kevin Lasagna, Rodrigo de Paul.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan dan Efisiensi Serangannya yang Masih Perlu Ditingkatkan
Liga Italia 15 September 2019, 16:11
-
Psywar Inter Milan vs Juventus pun Resmi Dimulai
Liga Italia 15 September 2019, 15:10
-
Hasil Pertandingan Inter Milan vs Udinese: Skor 1-0
Liga Italia 15 September 2019, 03:51
-
Antonio Conte Siap Bantu Alexis Sanchez Akhiri Mimpi Buruk di Manchester United
Liga Italia 14 September 2019, 05:34
-
Antonio Conte Pelatih Bergaji Paling Mahal di Serie A
Liga Italia 12 September 2019, 11:27
LATEST UPDATE
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR