Bola.net - Unggul cepat, Roma kembali raih hasil imbang.
AS Roma gagal memanfaatkan peluang untuk kembali ke posisi kedua setelah beberapa jam yang lalu Lazio ditumbangkan Juventus. Bermain di Olimpico, Minggu (19/04) dengan menjamu Atalanta, laga di giornata 31 itu berakhir sama kuat, 1-1.
Tuan rumah langsung memetik keunggulan setelah wasit Calvarese menunjuk titik putih karena pelanggaran Stendardo atas Adem Ljajic. Tak ada kesalahan dalam eksekusi penalti yang dilakukan Francesco Totti pada menit ketiga.
Dua puluh menit kemudian tim tamu berhasil menyamakan kedudukan juga dari titik penalti. Davide Astori menjatuhkan Urby Emanuelson. Striker andalan, German Denis berhasil mengecoh De Sanctis dalam eksekusinya.
Sama kuat, peluang berikut jatuh untuk tuan rumah. Holebas melepas umpan silang ke depan gawang, Totti yang dikawal Stendardo gagal memaksimalkannya.
Tangguh di bawah mistar tim, Sportiello berhasil menghapus kesalahan Carmona yang melakukan back-pass yang coba dimanfaatkan Florenzi. Tendangan penjuru yang dihasilkan juga tidak bisa dimaksimalkan Mapou.
Makin lama, Atalanta makin nyaman dengan permainan yang diusungnya. Hal ini membuat Rudi Garcia mengubah formasi timnya menjadi 4-3-3, tetap saja tidak ada perbedaan berarti hingga kedua tim memasuki ruang ganti masing-masing.
Cerita yang sama juga terjadi di 45 menit kedua. Masing-masing tim tidak mampu mengkonversi peluang-peluang yang muncul, khususnya tuan rumah yang begitu unggul dalam penguasaan bola.
Estigaribia mencatat peluang pertama di babak kedua. Hanya saja tendangan yang ia lepas dari luar kotak penalti tidak menyulitkan De Sanctis.
Begitu pula dengan Sportiello yang mengamankan tendangan jarak jauh Radja Nainggolan, sementara dengan berani Stendardo melakukan blok atas usaha Totti meneruskan umpan rendah Florenzi ke gawang Atalanta di tiang dekat.
Satu jam sudah pertandingan berlangsung, I Lupi belum juga mampu melesakkan gol keduanya. Setiap peluang yang muncul, setiap tendangan ke arah gawang Sportiello yang dilakukan terasa hambar.
Dalam 10 menit terakhir secara bertubi-tubi Roma menggempur pertahanan tim tamu. Nainggolan dengan tendangan kerasnya, Florenzi, Ljajic, maupun Totti tak ada yang mampu merestorasi keunggulan tuan rumah hingga peluit panjang berbunyi.
Susunan pemain
AS Roma gagal memanfaatkan peluang untuk kembali ke posisi kedua setelah beberapa jam yang lalu Lazio ditumbangkan Juventus. Bermain di Olimpico, Minggu (19/04) dengan menjamu Atalanta, laga di giornata 31 itu berakhir sama kuat, 1-1.
Tuan rumah langsung memetik keunggulan setelah wasit Calvarese menunjuk titik putih karena pelanggaran Stendardo atas Adem Ljajic. Tak ada kesalahan dalam eksekusi penalti yang dilakukan Francesco Totti pada menit ketiga.
Dua puluh menit kemudian tim tamu berhasil menyamakan kedudukan juga dari titik penalti. Davide Astori menjatuhkan Urby Emanuelson. Striker andalan, German Denis berhasil mengecoh De Sanctis dalam eksekusinya.
Sama kuat, peluang berikut jatuh untuk tuan rumah. Holebas melepas umpan silang ke depan gawang, Totti yang dikawal Stendardo gagal memaksimalkannya.
Tangguh di bawah mistar tim, Sportiello berhasil menghapus kesalahan Carmona yang melakukan back-pass yang coba dimanfaatkan Florenzi. Tendangan penjuru yang dihasilkan juga tidak bisa dimaksimalkan Mapou.
Makin lama, Atalanta makin nyaman dengan permainan yang diusungnya. Hal ini membuat Rudi Garcia mengubah formasi timnya menjadi 4-3-3, tetap saja tidak ada perbedaan berarti hingga kedua tim memasuki ruang ganti masing-masing.
Cerita yang sama juga terjadi di 45 menit kedua. Masing-masing tim tidak mampu mengkonversi peluang-peluang yang muncul, khususnya tuan rumah yang begitu unggul dalam penguasaan bola.
Estigaribia mencatat peluang pertama di babak kedua. Hanya saja tendangan yang ia lepas dari luar kotak penalti tidak menyulitkan De Sanctis.
Begitu pula dengan Sportiello yang mengamankan tendangan jarak jauh Radja Nainggolan, sementara dengan berani Stendardo melakukan blok atas usaha Totti meneruskan umpan rendah Florenzi ke gawang Atalanta di tiang dekat.
Satu jam sudah pertandingan berlangsung, I Lupi belum juga mampu melesakkan gol keduanya. Setiap peluang yang muncul, setiap tendangan ke arah gawang Sportiello yang dilakukan terasa hambar.
Dalam 10 menit terakhir secara bertubi-tubi Roma menggempur pertahanan tim tamu. Nainggolan dengan tendangan kerasnya, Florenzi, Ljajic, maupun Totti tak ada yang mampu merestorasi keunggulan tuan rumah hingga peluit panjang berbunyi.
Susunan pemain
AS Roma: De Sanctis; Torosidis (Doumbia 83), Yanga-Mbiwa, Astori, Holebas; Paredes (Keita 57), Nainggolan; Florenzi, Ljajic, Iturbe (Ibarbo 57); Totti.
Atalanta: Sportiello; Masiello, Benalouane, Stendardo, Drame; Estigarribia, Carmona, Baselli (Migliaccio 59), Emanuelson (Maxi Moralez 65); Gomez; Denis (Bianchi 81).
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 17 (7) - 5 (3)
Tendangan sudut : 11 - 1
Pelanggaran : 15 - 19
Ball poss : 60 - 40. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan: Aston Villa 2 vs 1 Liverpool
Liga Inggris 19 April 2015, 22:55
-
Hasil Pertandingan: Roma 1 vs 1 Atalanta
Liga Italia 19 April 2015, 21:51
-
Hasil Pertandingan: City 2 vs 0 West Ham
Liga Inggris 19 April 2015, 21:25
-
Hasil Pertandingan: Real Madrid 3 vs 1 Malaga
Liga Spanyol 19 April 2015, 03:09
-
Hasil Pertandingan: Chelsea 1 vs 0 Manchester United
Liga Inggris 19 April 2015, 01:33
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR