Kedua tim bermain dengan taktis, mencoba untuk tampil oportunis. Inter akhirnya sukses meraih kemenangan tipis 1-0 lewat gol Geoffrey Kondogbia.
Pertandingan dimulai dalam tempo sedang. Baik Torino maupun Inter sama-sama sabar dalam membangun permainan. Namun tak butuh waktu lama bagi Inter untuk menunjukkan bahwa mereka lebih superior.
Inter mengambil inisiatif menyerang dan Torino lebih banyak menunggu dan mengancam lewat serangan balik. Inter pun menjadi lebih leluasa dalam menjalankan rencana permainan mereka.
Meski mendominasi penguasaan bola, Inter tetap kesulitan menciptakan peluang di daerah berbahaya Torino. Dominasi Inter di lini tengah tak mampu menembus pertahanan ketat yang ditunjukkan tuan rumah.
Namun Inter mampu mencetak gol keunggulan pada menit ke-31. Sulit menembus lewat open play, Inter membobol gawang Torino lewat bola mati. Tendangan bebas diteruskan oleh ke depan gawang Torino. Geoffrey Kondogbia menyambut bola dan sukses mengarahkannya ke gawang Padelli.
Setelah kebobolan, Torino menjadi lebih agresif. Mereka lebih sering mengirim umpan-umpan ke depan karena kesulitan mengalirkan bola dengan umpan-umpan pendek. Namun hingga babak pertama usai, skor 0-1 masih bertahan.
Memasuki babak kedua, Torino menjadi sangat agresif. Belotti bahkan sempat memaksa Samir Handanovic melakukan penyelamatan ganda di garis gawangnya.
Inter menjadi lebih pasif dan berusaha mempertahankan keunggulan mereka. Hanya sesekali saja Nerazzurri menunjukkan permainan menyerang. Kali ini Inter yang mengancam lewat serangan balik.
Serangan demi serangan Torino juga kesulitan menembus pertahanan Inter yang kini berlapis. Meski terus menekan, Torino juga tak mampu mengalirkan bola ke kotak penalti Inter.
Meski Torino terus mengancam, Inter masih mampu bertahan dan skor 0-1 bertahan hingga laga usai. Dengan hasil ini, Inter menguasai puncak klasemen sementara dengan 27 poin dari 12 laga. Sementara itu, Torino berada di posisi 12 dengan 15 poin.
Statistik Torino vs Inter Milan
Penguasaan bola: 48% - 52%
Shot (on goal): 16 (8) - 7 (2)
Pelanggaran: 12 - 7
Offside: 6 - 3
Kartu kuning: 2 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain Torino: Padelli; Moretti, Glik (c), Molinaro; Bruno Peres (Zappacosta, 78'), Benassi, Vives, Baselli (Amauri, 82'), Silva; Belotti (Maxi Lopez, 63'), Quagliarella.
Susunan Pemain Inter Milan: Handanovic; Murillo, Miranda, Jesus; D'Ambrosio, Melo, Medel, Kondogbia, Nagatamo; Palacio (Ljajic, 76'), Icardi (Perisic, 67'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Empoli vs Juventus: Skor 1-3
Liga Italia 8 November 2015, 23:01
-
Hasil Pertandingan Torino vs Inter Milan: Skor 0-1
Liga Italia 8 November 2015, 20:47
-
Hasil Pertandingan AC Milan vs Atalanta: Skor 0-0
Liga Italia 8 November 2015, 04:43
-
Hasil Pertandingan Stoke City vs Chelsea: Skor 1-0
Liga Inggris 8 November 2015, 02:41
-
Hasil Pertandingan Manchester United vs West Brom: 2-0
Liga Inggris 7 November 2015, 23:56
LATEST UPDATE
-
La Liga Bantah Tuduhan Sensor Cedera Mbappe
Liga Spanyol 11 April 2026, 23:14
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Atalanta vs Juventus
Liga Italia 11 April 2026, 22:57
-
Prediksi Man Utd vs Leeds 14 April 2026
Liga Inggris 11 April 2026, 22:55
-
Prediksi Como vs Inter 13 April 2026
Liga Italia 11 April 2026, 22:42
-
Juventus vs Atalanta: Minus Vlahovic, Ini Prediksi Susunan Pemain Bianconeri
Liga Italia 11 April 2026, 22:19
-
Permintaan Klopp pada Madrid: Belikan Haaland!
Liga Spanyol 11 April 2026, 21:49
-
Man of the Match Arsenal vs Bournemouth: Alex Scott
Liga Inggris 11 April 2026, 21:34
-
Nonton Live Streaming Liga Spanyol: Barcelona vs Espanyol
Liga Spanyol 11 April 2026, 19:48
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Fulham
Liga Inggris 11 April 2026, 19:02
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Milan vs Udinese
Liga Italia 11 April 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR