
Bola.net - Antonio Conte tak bisa menyembunyikan rasa bangganya meski Napoli hanya bermain imbang 2-2 kontra AS Roma. Menurutnya, Partenopei layak mendapatkan hasil lebih dari sekadar satu poin di Stadio Diego Armando Maradona.
Sang pelatih bahkan mengibaratkan duel sengit tersebut layaknya pertandingan tinju. Dominasi dan semangat juang anak asuhnya dinilai unggul dalam perhitungan poin jika aturan itu berlaku di sepak bola.
Laga ini memang berjalan di bawah bayang-bayang krisis cedera yang menghantam skuad Napoli. Namun, dukungan suporter lewat spanduk raksasa sebelum kick-off sukses membakar semangat para pemain di lapangan.
Pesan itu menegaskan bahwa meski nasib tim belum jelas, fan akan tetap setia karena pemain dianggap telah menghormati jersey kebanggaan kota. Bagi Conte, koneksi emosional inilah yang menjadi bahan bakar utama timnya.
Apresiasi untuk Loyalitas Tanpa Batas

Conte merasa tersentuh dengan pengakuan tulus dari tribun penonton. Baginya, apresiasi fan di tengah situasi sulit bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh.
"Sudah sepantasnya kami berterima kasih kepada para penggemar, karena sama sekali tidak bisa dianggap remeh bahwa mereka akan mengakui apa yang kami lakukan musim ini," ujar Conte kepada DAZN Italia.
Mentalitas pantang menyerah menjadi kunci apresiasi tersebut. Para pemain dinilai telah bertarung habis-habisan demi lambang klub di dada meski dalam kondisi terjepit.
"Fakta bahwa mereka mengakui kami berjuang untuk Napoli, menghormati seragam ini dan tidak menyerah, itu adalah pesan yang luar biasa bagi para pemain. Saya tahu apa yang mereka hadapi dan bagaimana kami berhasil melewati beberapa bulan terakhir," tambahnya.
Napoli vs Roma Seperti Duel Liga Inggris
Pertandingan berjalan panas dengan Napoli yang dua kali tertinggal oleh gol Donyell Malen, namun dua kali pula bangkit lewat aksi Leonardo Spinazzola dan Alisson Santos. Conte melihat daya juang untuk menyamakan kedudukan ini sebagai bukti mentalitas baja.
"Bangkit dua kali untuk menahan Roma juga bukan hal yang mudah, dan saya pikir jika ini adalah pertandingan tinju, kami akan menang angka," tegas Conte memberikan analogi.
Intensitas tinggi dan pressing ketat dari kedua tim membuat pelatih asal Italia itu teringat pada atmosfer Premier League. Kini, fokus mereka terkunci pada 13 laga sisa yang akan menentukan nasib mereka di kompetisi Eropa musim depan.
"Itu adalah permainan menghibur yang dimainkan pada tingkat intensitas tinggi, ada kesulitan bermain karena tekanan yang begitu tinggi dari kedua tim. Itu adalah pertandingan gaya Inggris," analisis eks pelatih Chelsea tersebut.
Dampak Instan Rekrutan Januari
Sorotan khusus diberikan kepada dua rekrutan anyar, Giovane dan Alisson Santos, yang menjadi aktor gol penyama kedudukan di menit akhir. Conte membuka kartu bahwa kedatangan mereka tak lepas dari strategi penyeimbangan neraca keuangan klub yang mengharuskan jual-beli pemain.
"Baik Giovane maupun Alisson adalah pemain muda yang direkrut klub pada bulan Januari, karena kami memiliki batasan transfer dan harus menjual terlebih dahulu agar bisa membeli untuk menyeimbangkan pembukuan," jelas Conte.
Meski waktu adaptasi sangat minim, keduanya menunjukkan kerendahan hati untuk belajar sistem permainan. Alisson dinilai lebih agresif dalam duel satu lawan satu, sementara Giovane lebih bertipe striker murni.
"Mereka bahkan belum berlatih bersama kami selama dua minggu, jadi mereka perlu memahami pergerakan kami. Mereka telah membuat perubahan besar dalam karier mereka, tetapi mereka menunjukkan kerendahan hati dan siap meluangkan waktu untuk memahami cara kami melakukan sesuatu di sini," pujinya.
Tak Mau Cengeng Soal Cedera Pemain
Kabar kurang sedap datang dari Amir Rrahmani yang tampak mengalami cedera engkel, kontras dengan kembalinya Billy Gilmour setelah absen lama. Namun, Conte menolak menjadikan badai cedera sebagai alasan klise yang membosankan.
"Saya jujur tidak tahu bagaimana kondisi Rrahmani, tapi itu tidak akan membuat banyak perbedaan pada titik ini," ujarnya dengan nada realistis.
Sang pelatih memilih fokus pada solusi taktis daripada meratapi nasib. Baginya, siapa pun yang tersedia harus siap tempur untuk laga berikutnya tanpa banyak alasan.
"Kami tidak bisa selalu berbicara tentang cedera, kalau tidak itu menjadi bodoh. Kami harus fokus pada apa yang kami miliki untuk pertandingan berikutnya, jika dia siap maka kami akan senang, jika tidak maka kami akan mencari solusi," pungkas Conte tegas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibaratkan Tinju, Conte Klaim Napoli Harusnya 'Menang Angka' Lawan Roma
Liga Italia 16 Februari 2026, 12:23
-
Nature is Healing! Ketika Dua Eks Man United Jadi Pahlawan di Napoli
Liga Inggris 8 Februari 2026, 18:01
-
Antonio Conte Terpukau Joao Pedro, Pemain yang Sebabkan Napoli Keok dari Chelsea
Liga Inggris 30 Januari 2026, 17:47
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Masih Mencari Pengganti Toni Kroos di Lini Tengah
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 12:27
-
Jude Bellingham Jadi Nomor 10, Arda Guler Bisa Berperan sebagai Nomor 6
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 11:21
-
Mourinho Ungkap Alasan Rodri Lebih Pilih Barcelona daripada Real Madrid
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 10:58
-
Jose Mourinho Dituntut Bawa Real Madrid Juara La Liga dan Kalahkan Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 10:53
-
Diego Moreira, Amunisi Serbaguna untuk AC Milan
Liga Italia 19 Agustus 2026, 10:27
-
Liverpool Butuh Winger Anyar, Kebutuhan Mendesak di Lini Serang
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 10:16
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bawa Semangat HUT RI ke AVC Continental 2026
Voli 19 Agustus 2026, 09:20
-
Menanti Debut Rodri di Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 09:00
-
Guglielmo Vicario Jadi Kiper Juventus, Impian Seumur Hidup pun Terwujud
Liga Italia 19 Agustus 2026, 08:24
-
Lubang 54 Gol di Barcelona: Nomor 9 Baru Saja Tidak Cukup
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 08:05
-
Rodri Kirim Pesan Haru untuk Man City Usai Gabung Barcelona
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 07:14
-
Rodri Buka Suara Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 07:09
-
Rodri Resmi Gabung Barcelona dari Manchester City
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 06:53
-
Kalah tapi Menang Agrgegat, Timnas Thailand ke Final Piala AFF 2026
Tim Nasional 18 Agustus 2026, 21:59
-
Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 21:29
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR