
Bola.net - Penyerang AC Milan Zlatan Ibrahimovic membantah tudingan bahwa ia mengucapkan kata-kata bernada rasis kepada striker Inter Milan, Romelu Lukaku.
AC Milan bersua dengan Inter Milan di perempatfinal Coppa Italia 2020-21. Pertandingan itu sempat terhenti beberapa saat.
Sebab terjadi perselisihan antara Ibrahimovic dengan Lukaku. Mulanya, striker Belgia itu dilanggar oleh Alessio Romagnoli.
Namun tiba-tiba emosi Lukaku tersulut. Rupanya Ibrahimovic memprovokasi mantan rekan setimnya di Manchester United itu.
Keduanya sempat saling bertukar ejekan. Situasi memanas dan keduanya nyaris baku hantam.
Pernyataan Ibrahimovic Soal Lukaku
Saat bersitegang dengan Romelu Lukaku, Zlatan Ibrahimovic sempat mengucapkan kata-kata yang dianggap bernada rasis. Saat itu ia mengucapkan: "Lakukan (sihir) voodoo-mu." Ia juga kedapatan menyebut Lukaku 'keledai'.
Tak sedikit yang menganggap Ibrahimovic bertindak rasis dalam aksi gegeran lawan Lukaku saat itu. Namun pria 39 tahun tersebut menegaskan ia sama sekali tak melontarkan kata-kata apa pun yang bernada rasis.
Namun Ibrahimovic tetaplah Ibrahimovic. Sembari menegaskan dirinya tak bersikap rasis, ia mengisyaratkan dirinya adalah pemain yang lebih baik dari siapa pun, termasuk Lukaku.
In ZLATAN’s world there is no place for RACISM.
— Zlatan Ibrahimović (@Ibra_official) January 27, 2021
We are all the same race - we are all equal !!
We are all PLAYERS some better then others.https://t.co/DhguHUOFte
"Di dunia ZLATAN tidak ada tempat untuk RASISME. Kita semua adalah ras yang sama - kita semua sama!! Kita semua adalah PEMAIN, beberapa lebih baik dari yang lain."
Ibrahimovic Minta Maaf
Belum diketahui apakah Zlatan Ibrahimovic sudah meminta maaf pada Romelu Lukaku terkait gegeran tersebut. Namun yang jelas pria Swedia tersebut sudah meminta maaf pada skuat AC Milan.
Hal itu berkaitan dengan kartu merah yang didapatnya di laga lawan Inter Milan tersebut. Hal itulah yang akhirnya membuat Inter menang 2-1 dari Milan.
“Itu mempengaruhi kartu merah itu karena ia sudah dikartu kuning. Saya tidak tahu apa yang mereka katakan. Itu bisa terjadi, kita harus memikirkan yang berikutnya," ucap pelatih AC Milan Stefano Pioli pada RAI Sport.
“Kartu kuning kedua adalah dari keinginannya untuk merebut bola kembali dan membantu tim. Ia bisa saja bersikap lebih kalem, tapi itu terjadi. Di ruang ganti ia meminta maaf," ucap Pioli.
Zlatan Ibrahimovic sendiri mencetak satu gol untuk AC Milan di laga tersebut. Di sisi lain Romelu Lukaku juga menyumbangkan gol via titik penalti bagi Inter Milan.
(Twitter)
Berita AC Milan Lainnya:
- Momen Ibrahimovic Tantang Lukaku Taruhan Rp960 Ribu untuk Satu Sentuhan: Kuat Doang!
- Usai Ditekuk Atalanta dan Inter, Tatarusanu: Milan Wajib Menang Lawan Bologna!
- Robertson dan Davies Lewat, Theo Hernandez Bek Kiri Terbaik di Eropa Saat Ini
- Ketika Lukaku Memohon ke Ibrahimovic: Bro, Bolehkah Saya Pakai Nomor 9?
- Stefano Pioli Melihat Sisi Positif Milan Usai Kalah dari Inter, Apa Itu?
- Zlatan Ibrahimovic Mengejek Rasis Romelu Lukaku, Benarkah?
- 5 Pelajaran Duel Inter Milan vs AC Milan: Derby Della Madoninna Milik Nerazzuri
- Ibrahimovic Ribut dengan Lukaku dan Dapat Kartu Merah, Apa Kata Stefano Pioli?
- Kronologi Ricuh Zlatan Ibrahimovic: Gelut, Kartu Merah, Lukaku Tertawa Paling Akhir
- Terbaik dan Terburuk di Laga Inter Milan vs AC Milan: Ibrahimovic From Hero to Zero
- Inter Milan Bungkam AC Milan, Interisti dan Milanisti Ribut Saling Tuduh Gosok Voucher
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibrahimovic Akhirnya Angkat Bicara Usai Gegeran Dengan Lukaku, Apa Katanya?
Liga Italia 27 Januari 2021, 23:26
-
Robertson dan Davies Lewat, Theo Hernandez Bek Kiri Terbaik di Eropa Saat Ini
Liga Italia 27 Januari 2021, 18:36
-
Usai Ditekuk Atalanta dan Inter, Tatarusanu: Milan Wajib Menang Lawan Bologna!
Liga Inggris 27 Januari 2021, 16:08
-
Momen Ibrahimovic Tantang Lukaku Taruhan Rp960 Ribu untuk Satu Sentuhan: Kuat Doang!
Liga Italia 27 Januari 2021, 13:37
-
Stefano Pioli Melihat Sisi Positif Milan Usai Kalah dari Inter, Apa Itu?
Liga Italia 27 Januari 2021, 11:22
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR