
Bola.net - AC Milan tampil cukup baik untuk bermain imbang 1-1 dengan Juventus pada leg pertama semifinal Coppa Italia 2019/20, Jumat (14/2/2020) dini hari WIB. Hasil imbang ini terbilang positif bagi Milan.
Bermain di San Siro, Milan tampil agresif menghadapi tim tamu. Pasukan Stefano Pioli ini memang tidak banyak menguasai bola, tapi serangan-serangan mereka lebih efektif.
Milan bahkan nyaris jadi pemenang, tapi Juve mendapatkan penalti di menit ke-90 dan Cristiano Ronaldo sukses mengonversinya. Hasil 1-1 ini bakal menentukan duel leg kedua nanti.
Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Hentikan Tren Buruk
Hasil imbang ini sudah cukup membuktikan kualitas Milan yang sekarang. Tercatat, hasil ini telah membuat Milan menghentikan rentetan 9 kekalahan beruntun dari Juventus di semua kompetisi.
9 - With this draw, AC Milan have interrupted a streak of nine consecutive defeats against Juventus in all competitions. Freshness. pic.twitter.com/xBsIIBE4jF
— OptaPaolo (@OptaPaolo) February 13, 2020
Artinya, sebelum pertandingan ini Milan selalu inferior di hadapan Juve. Sekarang mereka mulai menemukan pijakan di tengah kesulitan menjaga konsistensi.
Pasukan Pioli memang belum konsisten, tapi paling tidak ada tanda-tanda perkembangan. Kehadiran striker berpengalaman seperti Zlatan Ibrahimovic sangat membantu.
11 Tembakan
Serangan agresif Milan terlihat pada total tembakan ke gawang yang harus dihadapi Gianuligi Buffon. Kiper Senior Juve ini harus jatuh bangun sepanjang laga.
Tercatat, Milan membuat 11 tembakan tepat sasaran ke gawang Juve. Ibrahimovic dan Ante Rebic paling sering mencoba menembak, masing-masing dengan empat percobaan.
Catatan ini terbilang apik, mengingat Juve adalah salah satu tim dengan pertahanan terbaik. Masih menurut Opta, terakhir kali Juventus membiarkan lawan membuat setidaknya 11 tembakan tepat sasaran terjadi pada tahun 2013 lalu.
11 - Prior to this match against AC Milan, the last time Juventus have conceded at least 11 shots on target in a competitive match was back in August 2013, against Lazio in Serie A. Apnoea.#CoppaItalia #MilanJuventus pic.twitter.com/dAGvJEJew5
— OptaPaolo (@OptaPaolo) February 13, 2020
Bagaimanapun, yang paling penting bagi Milan adalah menjaga performa di leg kedua nanti. Duel di Turin jelas tidak akan mudah.
Sumber: Opta
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menduetkan Ronaldo dan Messi Itu Tidak Realistis, Kata Rivaldo
Liga Spanyol 14 Februari 2020, 17:51
-
MU Seriusi Perburuan Aaron Ramsey
Liga Inggris 14 Februari 2020, 17:00
-
Juventus Siap Jegal MU untuk Transfer Jude Bellingham
Liga Italia 14 Februari 2020, 16:40
-
Klasemen Serie A: Inter Milan Ditempel Ketat Juventus
Liga Italia 14 Februari 2020, 16:00
-
Juventus Intip Peluang Dapatkan Willian
Liga Italia 14 Februari 2020, 15:40
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR