Juventus mengalami masa paling sulit dalam sejarah mereka saat divonis bersalah dalam skandal calciopoli beberapa tahun silam. Akibat vonis itu, Bianconeri dipaksa untuk turun kasta ke Serie B.
Meskipun hanya satu tahun di Serie B, Juventus tak serta-merta bangkit di Serie A. Dalam beberapa musim setelah promosi, Juventus bahkan kesulitan bersaing untuk berada di empat besar.
Namun cerita kebangkitan Si Nyonya Tua berubah dalam beberapa musim terakhir. Tercatat sejak lima musim lalu, Bianconeri kembali menunjukkan kekuatan mereka. Bukan hanya dari segi kekuatan tim, tapi juga bagaimana mereka membangun klub dari segala aspek.
Dan baru-baru ini, Marotta membeberkan rahasia kebangkitan mereka. "Soliditas adalah konsep yang dianut setiap hari oleh klub, pelatih dan stafnya. Tim menyasar keseimbangan sempurna antara generasi muda dan berpengalaman karena kami tahu bahwa klub top mempertahankan pemain mereka empat tahun rata-rata," ujarnya.
"Kami adalah campuran para pemenang, di mana itu memungkinkan kami untuk mempertahankan standar yang sangat tinggi dan juga membantu wajah-wajah baru untuk menyatu," sambungnya.
"Bukti kekuatan dan ketangguhan dari karakter kami sangat jelas saat anda mempertimbangkan bahwa kami akan kesulitan bangkit musim lalu setelah memiliki awal musim yang buruk. Kami terus membidik target besar, tapi seperti biasa, apa yang paling penting adalah penampilan kami di lapangan," tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zamparini: Juventus Berkuasa Karena Uang
Liga Italia 4 Oktober 2016, 23:02
-
Bonucci Sanjung Balotelli Yang Kini Sudah Berubah
Liga Eropa Lain 4 Oktober 2016, 21:41
-
Origi Masuk Daftar Pemain Incaran Juventus
Liga Italia 4 Oktober 2016, 19:37
-
Kingsley Coman Akan Dikembalikan ke Juventus
Liga Italia 4 Oktober 2016, 18:43
-
Bergomi Terkesan Dengan Cara Juventus Raih Kemenangan
Liga Italia 4 Oktober 2016, 17:58
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR