
Bola.net - Bintang muda Juventus, Dejan Kulusevski mengaku tetap bangga bisa memperkuat Bianconeri terlepas dari perjalanan musim 2020/21 yang membuat frustrasi.
Kulusevski bergabung dengan Juventus sejak awal musim. Pemain internasional Swedia itu pun langsung mendapat kepercayaan menjadi pilar di tim utama Si Nyonya Tua pilihan Andrea Pirlo.
Sepanjang musim, Kulusevski tercatat bermain sebanyak 47 kali di semua kompetisi dengan menyumbang tujuh gol dan tujuh assist bagi Juventus.
Kekecewaan Kulusevski
Meski sukses menjuarai Coppa Italia, akan tetapi Juventus tetap harus menelan pil pahit karena gagal mempertahankan dominasi mereka di Serie A setelah gelar Scudetto digondol Inter Milan.
“Akhir musim yang panjang dan sulit. Itu membuat frustrasi bagi kami dan penggemar kami. Kami tahu itu. Kami memiliki ekspektasi yang tinggi tetapi terkadang hal-hal berjalan sebaliknya,” tulis Kulusevski di akun Instagram pribadinya.
“Jika musim ini memiliki kutipan, saya akan mengatakan bahwa itu adalah. 'Ukuran akhir dari seorang pria bukanlah di mana dia berdiri di saat-saat nyaman dan nyaman, tetapi di mana dia berdiri pada saat-saat tantangan dan kontroversi'." tambahnya.
View this post on Instagram
Kebanggaan Kulusevski
Terlepas dari semua masalah yang didapat Juventus dan hasil akhir di Serie A yang melenceng dari target, Kulusevski mengaku tetap bangga bisa menjadi seorang Bianconeri.
“Sangat mudah untuk tersenyum dan berusaha keras ketika semuanya berjalan sesuai keinginan Anda, tetapi bagaimana Anda bereaksi ketika semua aliran Anda hilang? Kami tidak pernah berhenti, kami melakukan kesalahan dan semua itu pasti, tetapi tidak pernah berhenti. Tidak pernah, tidak akan pernah," tegas Kulusevski.
"Itu sebabnya di akhir musim kami tetap bangga pada diri kami sendiri, kami berpelukan karena bersama-sama kami meraih hasil yang penting," imbuhnya.
“Bangga menjadi bagian dari klub yang luar biasa ini dan diberkati untuk terus mengejar kebesaran.” tukasnya.
Sumber: Instagram @dejan.k10
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Segera Rekrut Maignan, Juventus Bisa Bajak Donnarumma Dong?
Liga Italia 25 Mei 2021, 05:31
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR