
Bola.net - Ke manapun Maurizio Sarri, ada Jorginho yang mengikuti. Kini, pemain Chelsea tersebut sedang menanti panggilan dari sang pelatih untuk bergabung bersamanya di klub raksasa Serie A, Juventus.
Seperti yang diketahui, Jorginho didatangkan dari Napoli sepaket dengan Sarri pada tahun 2018 lalu. Khusus sang gelandang sendiri, Chelsea harus mengeluarkan dana yang cukup banyak, yakni sebesar 60 juta euro.
Sebagai seseorang yang paham dengan skema 'Sarriball', pemain berumur 27 tahun itu langsung mendapatkan tempat khusus di lini tengah Chelsea. Awalnya, ia mendulang pujian karena berhasil melaksanakan perannya sebagai pengatur serangan.
Namun semuanya berubah begitu masuk tahun 2019. Chelsea meraih serangkaian hasil buruk dan 'Sarriball' dituding sebagai penyebabnya. Jorginho pun terkena imbasnya. Ia dianggap perusak permainan The Blues dan membuat kemampuan N'Golo Kante terpendam.
Sarri telah pergi. Sebelum angkat kaki, pria asal Italia tersebut sempat meninggalkan gelar Liga Europa di Stamford Bridge. Kini Jorginho tertahan di Chelsea dengan nasib yang menggantung karena belum tentu pelatih berikutnya bisa memanfaatkan potensinya.
Sang agen, Joao Santos, boleh cemas dengan situasi ini. Ia harus segera bergerak agar masa depan kliennya tetap cerah. Kepada awak media, ia membuka kemungkinan Jorginho mengikuti jejak Sarri ke Juventus pada musim panas ini.
"Kami akan menunggu beberapa hari untuk mengetahui apakah ada kebenaran dalam ketertarikan yang disebutkan dalam surat kabar," tutur Joao Santos, dikutip dari Football Italia, saat ditanya mengenai rumor ketertarikan Juventus merekrut Jorginho.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tak Terpengaruh Masa Lalu
Pernah menjadi pemain Napoli, dan sempat dicintai oleh para fans, mungkin akan sedikit memberatkan langkah Jorginho ke Turin. Tapi Joao Santos memastikan bahwa kliennya bakalan bersikap profesional dan tidak terpengaruh dengan masa lalu.
"Masa lalunya dengan Napoli tidak akan menjadi masalah, karena Jorginho adalah sosok yang profesional," lanjutnya.
"Saat ini, Jorginho senang berada di Chelsea. Dia sudah menemukan atmosfer yang bagus dan kami tak bisa bilang sepenuhnya bahwa dia ingin pindah, tapi apapun bisa terjadi di bursa transfer. Kami akan menunggu dan memantau," tambahnya.
Joao Santos juga mengomentari kepindahan Sarri ke Juventus. Dalam pandangannya, sepak bola modern dan menghibur ala 'Sarriball' bisa membuat persona Juventus berubah dari era kepelatihan Massimiliano Allegri dulu.
"Saya telah mengikuti Sarri selama lima tahun dan gaya sepak bola miliknya sangat menghibur. Juventus akan berubah, karena sebelum ini mereka menang tak meyakinkan. Sekarang mereka juga akan menang dengan meyakinkan," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Maurizio Sarri Terima Pinangan Juventus
Liga Italia 20 Juni 2019, 21:00
-
Costa: Banyak Hal Hebat Bisa Dikembangkan dengan Sarri
Liga Italia 20 Juni 2019, 20:27
-
Rekrut Frank Lampard, Chelsea Harus Bayar Rp 72 Milyar
Liga Inggris 20 Juni 2019, 15:40
-
Starting XI Chelsea-nya Lampard Andai Hari Ini Lawan Manchester United
Liga Inggris 20 Juni 2019, 15:14
LATEST UPDATE
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

















KOMENTAR