Bola.net - Josep Guardiola tidak menutup peluang untuk melatih klub Serie A di masa depan. Namun, Guardiola membantah kabar bahwa dia tertarik melatih Juventus pada awal musim 2019/2020 mendatang.
Guardiola sudah pernah meraih sukses di Spanyol sebagai pelatih Barcelona. Dia meraih hampir semua gelar yang diikuti. Guardiola juga mampu mendapat sukses saat melatih di Jerman bersama Bayer Munchen.
Sejak 2016 lalu, Guardiola pindah ke Inggris untuk bekerja di Manchester City. Hasilnya, Guardiola membawa The Citizen dua kali juara Premier League. Khusus di musim 2018/2019 lalu, Man City menyapu bersih gelar di level domestik.
Guardiola sudah pernah meraih juara di tiga liga top Eropa. Praktis, hanya satu gelar liga top yang belum pernah diraih Guardiola yakni Serie A. Nah, apakah Guardiola berminat untuk melatih di Serie A pada masa depan?.
Guardiola Buka Peluang ke Serie A
Josep Guardiola memang belum pernah melatih di Serie A. Namun, dia tidak sepenuhnya asing dengan sepak bola Italia. Di masa lalu, saat masih aktif sebagai pemain, Guardiola pernah bermain untuk dua klub Serie A yakni AS Roma dan Brescia.
Guardiola pun tidak menutup peluang untuk kembali ke Serie A sebagai pelatih. Hanya saja, pelatih berusia 48 tahun tersebut tidak tahu kapan dia akan pindah ke Serie A. Saat ini, Guardiola punya kontrak dengan Man City hingga 2021.
"Mungkin. Ada kemungkinan, ya," ucap Guardiola dikutip dari Goal International.
"Saya bersenang-senang selama berada di Italia, meskipun sekarang saya baik-baik saja di Inggris. Tapi mungkin. Saya masih belum setua itu, mari kita lihat saja nanti," kata pria yang memiliki catatan 71 laga di Serie A bersama Roma dan Brescia tersebut.
Bantah Rumor Juventus
Pada akhir musim 2018/2019 lalu, nama Pep Guardiola santer disebut bakal melatih Juventus. Saat itu, Juventus memang sedang mencari pelatih baru. Juvetus mengakhiri kerja sama dengan Massimiliano Allegri yang cukup sukses.
Guardiola membantah kabar bahwa dia tertarik melatih Juventus. "Anda salah informasi. Anda harus melakukan pekerjaan ini sebagai jurnalis dengan lebih baik," ucap Guardiola.
Pada akhirnya, Guardiola memang tidak menjadi pelatih Juventus pada musim 2019/2020 ini. Juventus memilih Maurizio Sarri, yang sukses membawa Chelsea juara Liga Europa, menjadi pelatih kepala. Sarri adalah sosok yang punya pengalaman panjang di Serie A.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gol Cristiano Ronaldo Dicuri Aaron Ramsey, Netizen Berikan Respon Menggelitik
Liga Champions 7 November 2019, 23:50
-
Bennacer Sesali Kekalahan AC Milan dari Lazio
Liga Italia 7 November 2019, 21:52
-
Bennacer Optimis Milan Bisa Beri Kekalahan Perdana pada Juventus
Liga Italia 7 November 2019, 20:50
-
James Rodriguez Masuk Radar Juventus
Liga Italia 7 November 2019, 20:40
-
Soal Curi Gol Ronaldo, Aaron Ramsey: Ini Insting Saya
Liga Champions 7 November 2019, 17:20
LATEST UPDATE
-
Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Liga Italia 23 Februari 2026, 08:27
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
-
Inspirasi Kemenangan Arsenal itu Bernama Victor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:01
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR