
Bola.net - Rencana Juventus untuk mengamankan jasa Kai Havertz dirumorkan batal terjadi. Juara bertahan Serie A itu diberitakan mundur perlahan dalam upaya transfer pemain Bayer Leverkusen tersebut.
Kai Havertz diyakini akan menjadi properti panas di bursa transfer yang akan datang. Playmaker berusia 20 tahun itu merupakan salah satu playmaker muda terbaik di Bundesliga yang menghadirkan dampak besar bagi Leverkusen.
Salah satu tim yang tertarik untuk mendatangkan sang playmaker adalah Juventus. Si Nyonya Tua ingin menambah kreatifitas permainan mereka dengan kehadiran sang playmaker.
Calciomercato mengklaim bahwa Juventus nampaknya tidak akan mengamankan jasa Havertz. Mereka memutuskan untuk tidak mendatangkan sang playmaker.
Mengapa Juve mundur dari perburuan Havertz? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Harga Kemahalan
Menurut laporan tersebut, Juventus memutuskan mundur setelah mengetahui mahar transfer sang playmaker.
Leverkusen memang enggan berpisah dengan Havertz. Itulah mengapa mereka mematok harga sekitar 80 juta Euro untuk sang playmaker.
Juventus merasa harga 80 juta Euro itu terlalu mahal untuk pemain yang belum teruji seperti Havertz. Itulah mengapa mereka memutuskan mundur.
Prioritas Lain
Laporan itu juga mengklaim bahwa Juventus sebenarnya punya dana untuk transfer Havertz. Namun mereka memutuskan mundur karena mereka punya prioritas lain.
Juventus diberitakan akan memprioritaskan transfer striker baru di musim panas nanti. Mereka juga mengincar gelandang top untuk skuat mereka.
Kedua pemain tersebut diberitakan bakal memakan dana yang besar sehingga mereka akan memprioritaskan dana mereka untuk membeli kedua pemain tersebut.
Banyak Peminat
Mundurnya Juventus tidak membuat Havertz sepi peminat.
Manchester United dan Bayern Munchen diberitakan tertarik untuk mengakuisisi sang playmaker di musim panas nanti.
(Calciomercato)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Miralem Pjanic Tinggalkan Juventus di Akhir Musim?
Liga Italia 14 Maret 2020, 23:09
-
Mauro Icardi Gabung Juventus via PSG?
Liga Italia 14 Maret 2020, 22:20
-
Juventus Batal Kejar Kai Havertz, Mengapa?
Liga Italia 14 Maret 2020, 21:40
-
Pogba Batal Pindah, Juventus Incar Sang Junior
Liga Italia 14 Maret 2020, 17:20
-
Klub Serie A Tolak Rencana Play-Off Penentuan Scudetto dan Degradasi
Liga Italia 14 Maret 2020, 15:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brentford vs Sunderland 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:37
-
Manchester United Diprediksi Gagal Menang di Kandang Burnley
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:33
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
-
Pelatih Top Liga Prancis Ini Masuk Bursa Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:53
-
Prediksi Crystal Palace vs Aston Villa 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:43
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR