
Bola.net - Massimiliano Allegri menepis pertanyaan mengapa Juventus memainkan sepak bola negatif setelah kemenangan tipis atas Fiorentina di Serie A. Dirinya menilai saat ini yang dibutuhkan timnya adalah tiga poin.
Bianconeri kembali meraih hasil positif saat berjumpa Fiorentina dalam laga lanjutan pekan ke-31 Serie A 2023/24. Bermain di Allianz Stadium, Senin (8/4/2024) dini hari WIB, tim tuan rumah menang dengan skor 1-0.
Juventus memiliki tiga gol yang dianulir karena offside di babak pertama, namun berhasil unggul di menit ke-21 melalui Federico Gatti, yang kemudian menjadi gol penentu kemenangan.
Danilo dan kolega kini memiliki 62 poin, memperkecil jarak dengan tim peringkat dua, AC Milan, menjadi enam poin dan memperbesar keunggulan mereka atas Bologna di peringkat empat menjadi empat poin. Sedangkan, La Viola berada di peringkat 10 dengan 43 poin.
Simak komentar Allegri di bawah ini.
Kembali Menang
Pasca pertandingan, Allegri mengaku bersyukur dengan kemenangan perdana mereka di Serie A setelah sebelumnya Juventus tak pernah menang dalam empat pertandingan terakhir di liga.
"Kami bekerja setiap hari untuk berkembang. Ada juga momen-momen secara psikologis, karena kami sudah cukup lama tidak meraih kemenangan di Serie A," kata Allegri.
"Kami tidak mengambil risiko di babak pertama, memiliki tiga gol yang dianulir karena offside hanya dalam hitungan sentimeter, kemudian juga menciptakan peluang di babak kedua.
"Kami melakukan semua yang kami bisa untuk meraih poin sebanyak mungkin. Kami mencatatkan clean sheet dan kemenangan kedua secara beruntun, jadi itu adalah kemajuan yang penting."
Bantah Terapkan Sepak Bola Negatif
Juventus terlihat tidak mampu atau tidak ingin bermain dalam kondisi terbaiknya sepanjang pertandingan, dengan sepanjang pertandingan tertekan oleh serangan-serangan yang dilancarkan oleh Fiorentina.
Hanya sesekali, Bianconeri menyerang lewat skema serangan balik. Mengenai hal tersebut, Allegri membantah timnya menerapkan strategi negatif di laga kali ini.
"Kami ingin menguasai bola selama 90 menit, melakukan 30 tembakan ke arah gawang, namun saya rasa tidak ada yang bisa melakukan hal tersebut, bahkan dalam mimpi sekalipun," sambung Allegri.
"Kami tahu apa saja keterbatasan kami. Pada tahap musim ini, yang terpenting adalah hasil. Saya tidak melihat banyak tim yang tidak membiarkan satu pun tembakan tepat sasaran, kami melakukan yang terbaik, tetapi para pemain melakukannya dengan baik."
Pasang Strategi Menyerang
Statistik menunjukkan bahwa Juventus hanya menyelesaikan 227 operan dalam pertandingan ini, dibandingkan dengan 675 operan untuk Fiorentina, dan hanya memiliki 25 persen penguasaan bola sebagai tim tuan rumah.
"Kami mencoba untuk bermain di daerah pertahanan lawan selama 90 menit, namun ada lawan juga. Idenya adalah untuk bermain dengan tekanan tinggi, menekan tim lain ke daerah mereka sendiri dan mengumpan dengan lebih banyak.
"Kami seharusnya sudah unggul 2-0 pada babak pertama, kami tidak berhasil mencetak gol kedua, tak pelak Fiorentina akan tampil dengan penuh perlawanan.
"Kami memiliki beberapa peluang melalui serangan balik dan seharusnya bisa lebih baik lagi."
Sumber: DAZN
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Serie A 2023/24
Baca Juga:
- AC Milan: Menang, Menang, Menang, Menang, Menang, Menang, Menang
- Christian Pulisic Versi AC Milan: Tajam!
- Link Live Streaming Serie A Juventus vs Fiorentina 8 April 2024 di Vidio
- Hasil Juventus vs Fiorentina: Skor 1-0
- Man of the Match Juventus vs Fiorentina: Federico Gatti
- Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Serie A 2023/2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roberto De Zerbi Jadi Kandidat Manajer Baru Juventus
Liga Italia 8 April 2024, 21:23
-
Man of the Match Juventus vs Fiorentina: Federico Gatti
Liga Italia 8 April 2024, 04:40
-
Hasil Juventus vs Fiorentina: Skor 1-0
Liga Italia 8 April 2024, 03:43
-
Link Live Streaming Serie A Juventus vs Fiorentina 8 April 2024 di Vidio
Liga Italia 7 April 2024, 22:45
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Como: Sudah Kalah, Juve Dicemooh Suporternya Sendiri Pula
Liga Italia 22 Februari 2026, 07:05
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Osasuna: Lini Belakang Jadi Sumber Bencana!
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 06:58
-
Man of the Match Man City vs Newcastle: Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:45
-
Jelang Arsenal Lawan Tottenham, Pesan Bukayo Saka ke Skuad The Gunners Diingat Lagi!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:00
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Hasil Man City vs Newcastle: City Pepet Arsenal Berkat Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:24
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR