
Bola.net - Juventus menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang nyata dalam beberapa bulan terakhir dengan performa yang kian stabil. Juventus juga memperlihatkan kepercayaan diri baru yang menjadi fondasi penting menuju target lebih tinggi.
Perubahan itu tidak hadir secara instan karena tim harus membangun ulang struktur dan keyakinan setelah periode sulit. Namun, kesadaran internal tetap kuat bahwa level permainan saat ini belum menjadi batas akhir kemampuan mereka.
Di bawah arahan Luciano Spalletti, identitas permainan mulai terbentuk dengan lebih jelas di lapangan. Akan tetapi, jalur menuju persaingan gelar menuntut peningkatan lanjutan, terutama pada fase menyerang.
Fondasi Mulai Terbangun di Era Spalletti

Stabilitas permainan menjadi salah satu indikator paling terlihat dari proses yang sedang berjalan. Tim kini tampil lebih padu, dengan jarak antarlini yang rapi dan pengambilan keputusan yang lebih tenang.
Kerja keras dalam latihan dan pertandingan berbuah pada hasil yang lebih konsisten. Namun, konsistensi itu harus diiringi kreativitas jika ingin menutup jarak dengan pesaing teratas.
Kehadiran Spalletti memberi arah taktis yang lebih tegas dan mudah dikenali. Identitas ini membuat Juventus tidak lagi bergantung pada momen individual semata, tetapi pada pola kolektif yang berulang.
Pekerjaan Rumah di Lini Depan

Mantan penyerang Italia, Giampaolo Pazzini, mengikuti perkembangan tim sejak pergantian pelatih. Ia menilai kualitas dasar sudah ada, tetapi lini depan masih memerlukan sentuhan berbeda agar lebih menentukan.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari Tuttojuve, Pazzini berkata, “Memiliki konsistensi sejak awal itu krusial karena hasil dan kemenangan mengembalikan antusiasme yang membuat perbedaan besar dalam sepak bola. Menurut saya, Juventus perlu menemukan sesuatu yang berbeda di depan, karena saat Zhegrova masuk melawan Pisa ia memicu kreativitas, sementara tim kesulitan di babak pertama dan sempat beruntung dua kali sehingga perlu memilih percaya pada Yildiz atau Zhegrova dan menemukan solusi di antara dua penyerang.”
Pandangan tersebut menegaskan kebutuhan akan keberanian dalam menentukan peran pemain depan. Namun, keputusan itu harus disertai keseimbangan agar peningkatan performa tidak berhenti pada progres semata.
Ketajaman dan variasi serangan akan menjadi pembeda pada fase krusial musim ini. Jika aspek itu terjawab, Juventus berpeluang mengubah kemajuan menjadi persaingan nyata menuju Scudetto.
Sumber: juvefc
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Bintang Juventus Ini Jadi Suksesor Mohamed Salah di Liverpool?
- Alasan Sandro Tonali Adalah Potongan Terakhir Puzzle Juventus di Bursa Januari 2027
- Barcelona Mulai Bergerak Cari Penerus Lewandowski, Nama Striker Juventus Ini Mencuat
- Ternyata Spalletti Sempat Marah dan Beri 'Hairdryer Treatment' di Laga Juventus vs Pisa
- Juventus dan Blunder Terbesar Comolli: 1 Keputusan yang Memiliki Efek Berantai Panjang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Mulai Menemukan Arah, tapi Ada Satu Masalah yang Belum Tuntas
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:29
-
Dusan Vlahovic dan Dilema Juventus di Tengah Ketidakpastian Kontrak
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:22
-
Bintang Juventus Ini Jadi Suksesor Mohamed Salah di Liverpool?
Liga Inggris 1 Januari 2026, 14:58
-
Alasan Sandro Tonali Adalah Potongan Terakhir Puzzle Juventus di Bursa Januari 2027
Liga Italia 31 Desember 2025, 00:28
-
Barcelona Mulai Bergerak Cari Penerus Lewandowski, Nama Striker Juventus Ini Mencuat
Liga Spanyol 30 Desember 2025, 16:52
LATEST UPDATE
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR