
Bola.net - Presiden Inter Milan, Steven Zhang, terus melayangkan protes terhadap pihak penyelenggara Serie A perihal kasus Virus Corona yang tengah merebak di Italia. Bagaimana presiden Juventus, Andrea Agnelli, dalam menyikapi polemik ini?
Seperti yang diketahui, Italia sedang darurat virus Corona. Sudah ada ribuan kasus yang terjadi sejak akhir bulan Januari kemarin dan telah memakan ratusan korban meninggal dunia.
Hal ini membuat pihak pemerintah Italia langsung mengambil sikap tegas. Mereka melarang adanya keramaian dalam satu tempat. Semua kompetisi olahraga, termasuk sepak bola yang mengundang banyak orang, pun menjadi sasaran.
Semuanya dimulai dengan penundaan beberapa laga pekan ke-25, lalu berlanjut ke pekan berikutnya. Serie A sempat memaksa ingin menggelar pertandingan yang kemudian memicu amarah dari presiden Inter Milan, Steven Zhang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sikap Juventus
Zhang, yang berasal dari China, melayangkan protesnya secara terbuka melalui media sosial kepada Paolo Dal Pino lewat media sosial. Ia menuding kalau presiden Lega Serie A tersebut tidak memedulikan kesehatan masyarakat.
Presiden Inter Milan sudah mengeluarkan ketegasannya. Lantas, bagaimana sikap Juventus yang notabene merupakan salah satu kandidat juara Scudetto bersama Nerazzurri musim ini? Andrea Agnelli selaku presiden pun angkat bicara.
"Posisi kami sudah jelas sejak awal. Kami harus memastikan bahwa komunitas ilmiah yang memberitahu apa yang bisa dilakukan atau tidak," ujar Agnelli seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Kemudian otoritas olaharagalah yang bekerja dengan apa yang telah diberlakukan oleh pemerintah," lanjut pria berusia 44 tahun tersebut.
Sudah Berbicara dengan Zhang
Dalam kesempatan yang sama, Agnelli juga mengaku sudah bertemu dengan Zhang untuk membicarakan masalah virus Corona. Namun pada akhirnya, klub tetap tidak bisa memberikan keputusan apapun soal bagaimana Serie A ke depannya.
"Saya memiliki rasa hormat yang besar terhadap Steven, kami telah mendiskusikan wabah ini beberapa pekan lalu sewaktu dia berkunjung ke rumah saya untuk makan malam," tambahnya.
"Kami mendiskusikan betapa seriusnya situasi ini. Bukan klub yang seharusnya menentukan apa yang harus dilakukan atau tidak, pihak berwenang telah mengatakannya dengan jelas, dan tanggung jawab kami untuk mengikuti," pungkasnya.
Keputusan terakhirnya adalah semua kompetisi Serie A tetap akan dilanjutkan. Namun selama satu bulan, tepatnya hingga tanggal 5 April, seluruh pertandingan bakalan digelar tanpa kehadiran penonton.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Kian Serius Kejar Gabriel Jesus
Liga Italia 5 Maret 2020, 17:20
-
Gabriel Jesus Masuk Radar Juventus?
Liga Italia 5 Maret 2020, 03:40
-
Begini Penjelasan Detail Mengapa Laga Juventus vs AC Milan Harus Ditunda
Liga Italia 4 Maret 2020, 06:17
-
Ramalan Final Liga Champions Musim Ini: Liverpool vs Juventus
Liga Champions 4 Maret 2020, 06:06
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
-
PSBS Biak dan Ancaman Degradasi yang Makin Nyata
Bola Indonesia 8 April 2026, 20:29
-
Seperti Wine, Makin Tua Makin Berkelas: Dialah Manuel Neuer!
Liga Champions 8 April 2026, 19:47
-
Ketika Semua Melambat di Hadapan David Raya Si Raja Nirbobol
Liga Champions 8 April 2026, 19:30
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana PSG vs Liverpool?
Liga Champions 8 April 2026, 18:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR