Karier Spesial Cesc Fabregas di Como: Dari Promosi, Tembus Papan Atas Serie A, hingga Cetak Sejarah di Coppa Italia

Bola.net - Como menorehkan sejarah baru di Coppa Italia. Di bawah asuhan Cesc Fabregas, Como sukses melangkah ke semifinal untuk pertama kalinya sejak 1986 setelah menyingkirkan juara bertahan Serie A, Napoli, lewat drama adu penalti 7–6 di Stadion Diego Armando Maradona.
Keberhasilan tersebut tak lepas dari tangan dingin Fabregas. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu kian mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa.
Selain Fabregas, faktor penting kebangkitan Como dalam beberapa musim terakhir adalah masuknya pengusaha Indonesia, Hartono Bersaudara sebagai investor klub Italia Utara tersebut.
Dari Promosi ke Panggung Elite

Perjalanan Fabregas bersama Como terbilang cepat dan penuh dinamika. Usai gantung sepatu, ia ditunjuk pada 1 Juli 2023 sebagai pelatih tim U-19 dan tim B Como. Di tahun yang sama, ia mengantongi lisensi kepelatihan UEFA A, langkah awal menuju karier kepelatihan profesional.
Kesempatan besar datang pada November 2023 ketika Moreno Longo dipecat. Fabregas naik menjadi pelatih interim tim utama, meski saat itu belum mengantongi lisensi UEFA Pro. Ia mendapat dispensasi khusus untuk menangani tim selama satu bulan.
Dalam enam pertandingan sebagai pelatih sementara, Fabregas mencatat tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan. Ia membawa Como melesat dari peringkat ketujuh ke posisi ketiga Serie B.
Momen dramatis terjadi saat Como bermain imbang 3–3 melawan Palermo, dengan gol penyeimbang tercipta di masa injury time, hasil yang menjaga asa promosi tetap hidup.
Musim 2023/2024 pun berakhir manis. Pada 10 Mei 2024, Como memastikan tiket promosi otomatis ke Serie A usai finis sebagai runner-up Serie B.
Resmi Pegang Kendali dan Awal yang Terjal

Pada 19 Juli 2024, tak lama setelah diterima dalam kursus lisensi UEFA Pro di Coverciano, Fabregas resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Como dengan kontrak empat tahun.
Awal perjalanannya sebagai manajer permanen tidak berjalan mulus. Debutnya di Coppa Italia berakhir imbang 1–1 melawan Sampdoria sebelum kalah adu penalti. Di pekan perdana Serie A, Como takluk 0–3 dari Juventus.
Namun Fabregas menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Kemenangan pertama datang di pekan kelima Serie A dengan menaklukkan juara Liga Europa, Atalanta, 3–2 di kandang lawan, hasil yang mulai mengubah persepsi publik terhadap Como.
Momentum positif berlanjut. Como mencatat empat kemenangan beruntun, menyamai rekor klub di Serie A, sebelum memperpanjangnya menjadi enam kemenangan berturut-turut.
Meski laju itu akhirnya terhenti setelah imbang 1–1 melawan Hellas Verona, Como tetap mengakhiri musim di peringkat ke-10, capaian terbaik sejak finis kesembilan pada 1987.
Tembus Papan Atas Serie A

Perkembangan Como tak berhenti di situ. Pada 19 Oktober 2025, Fabregas membawa timnya menumbangkan Juventus 2–0 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, kemenangan pertama atas raksasa Turin itu sejak 1952.
Serie A musim 2025/2026 memasuki pekan ke-24, Como sementara bercokol di posisi keenam klasemen sementara Serie A, bersaing dengan para tim raksasa Italia.
Stabilitas permainan dan kepercayaan diri skuad menjadi bukti bahwa proyek jangka panjang Fabregas mulai berbuah hasil nyata.
Coppa Italia dan Lonjakan Reputasi

Puncak terbaru datang saat Como secara mengejutkan menyingkirkan Napoli melalui adu penalti. Keberhasilan mencapai semifinal Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam hampir empat dekade menjadi simbol kebangkitan klub.
Bagi Fabregas, ini lebih dari sekadar pencapaian di turnamen domestik. Ia kini masuk radar sebagai salah satu pelatih muda paling diminati di Eropa, sebuah status yang lahir bukan dari nama besar masa lalunya sebagai pemain, melainkan dari hasil konkret di lapangan.
Como mungkin bukan raksasa Italia. Namun di bawah komando Fabregas, klub dari tepi Danau Como itu sedang menulis ulang sejarahnya, dan sepak bola Italia kini punya kisah baru yang patut diperhitungkan.
Klasemen Liga Italia 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 12 Februari 2026, 16:45
-
Milan Terbang di Serie A, Kaladze Blak-blakan Sebut 3 Pemain Favoritnya Saat Ini
Liga Italia 12 Februari 2026, 05:41
-
Christopher Nkunku, Luka Modric, dan Pinggul yang Terkilir
Liga Italia 12 Februari 2026, 03:54
-
Alvaro Morata dan Alice Campello Resmi Bercerai, Bukan Karena Orang Ketiga
Bolatainment 11 Februari 2026, 16:53
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Arsenal Saat Ditahan Imbang Brentford: Semuanya Serba Nanggung
Liga Inggris 13 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Barcelona: Ademola Lookman
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 05:56
-
Man of the Match Brentford vs Arsenal: Piero Hincapie
Liga Inggris 13 Februari 2026, 05:42
-
Hasil Atletico Madrid vs Barcelona: Blaugrana Luluh Lantak di Metropolitano
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 05:23
-
Gerrard Terpukau Wirtz Usai Liverpool Hentikan Rekor Kandang Sunderland
Liga Inggris 13 Februari 2026, 02:37
-
Juventus Tetapkan Harga Federico Gatti, Milan dan Napoli Berminat
Liga Italia 13 Februari 2026, 00:39
-
Real Madrid Pantau Talenta 19 Tahun Sebagai Pengganti David Alaba
Liga Spanyol 12 Februari 2026, 23:41
-
Kylian Mbappe Diragukan Tampil Lawan Real Sociedad
Liga Spanyol 12 Februari 2026, 23:27
-
3 Hal yang Harus Dilakukan Barcelona untuk Mengalahkan Atletico Madrid
Liga Spanyol 12 Februari 2026, 23:08
-
Tak Tersentuh! LavAni Sapu Bersih dan Juara Putaran Kedua Proliga 2026
Voli 12 Februari 2026, 22:38
-
2 Syarat Mutlak Real Madrid untuk Alvaro Arbeloa: Trofi atau Angkat Kaki dari Bernabeu?
Liga Spanyol 12 Februari 2026, 22:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00






















KOMENTAR