Bola.net - Fabio Borini mencoba mengenang masa-masa dirinya bermain untuk AC Milan sebelum hengkang ke Hellas Verona pada jendela transfer Januari ini.
Musim ini Borini kehilangan tempatnya di tim utama Milan. Keberadaan Krzysztof Piatek dan Zlatan Ibrahimovic praktis membuat Borini tak punya tempat di skuad Il Diavolo Rosso.
Borini pun memutuskan untuk hengkang dari San Siro setelah hanya bermain sebanyak dua kali bersama Milan di Serie A musim 2019-20 ini.
Mentalitas Pemenang
Dalam dua musim awal bersama Milan, Borini sempat cukup banyak mendapat kesempatan bermain di bawah asuhan Gennaro Gattuso.
Meski dimainkan di beberapa posisi berbeda, tapi Borini tak pernah mengeluh. Mentalitas inilah yang coba ia bawa ke klubnya saat ini.
"Ada kemauan dari diri saya untuk bermain di beberapa posisi berbeda. Di Milan saya bermain di tujuh posisi berbeda dari 11 posisi yang ada dengan mentalitas yang sama," ujar Borini seperti dikutip Football Italia.
"Karakteristik saya di Verona sama seperti ketika saya masih di Milan. Saya ingin memenangi setiap pertandingan," lanjutnya.
Penyebab Kegagalan di Milan
Lebih lanjut, Borini mengungkapkan masalah yang menjadi penyebab mengapa ia terbilang gagal selama memperkuat Milan.
"Di Milan ada banyak hal yang berjalan dan hal lain yang tidak. Sebelum pergi saya berbicara dengan Frederic Massara [direktur olahraga Milan] dan kami sepakat bahwa bermain di beberapa posisi berbeda bukanlah hal positif bagi saya," tutur Borini.
"Di Milan mungkin ada ritme yang berbeda," tukasnya.
Borini langsung mencetak gol dalam laga debutnya bersama Verona ketika membawa timnya menahan imbang Bologna 1-1 pada akhir pekan kemarin.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pioli Tidak Kaget Dengan Efek Instan Ibrahimovic
Liga Italia 23 Januari 2020, 23:46
-
Keren dan Kocak! Aneka Foto Hasil Editan Saat Theo Hernandez Selebrasi
Liga Italia 23 Januari 2020, 16:36
-
Data dan Fakta Serie A: Brescia vs AC Milan
Liga Italia 23 Januari 2020, 10:59
-
Prediksi Brescia vs AC Milan 25 Januari 2020
Liga Italia 23 Januari 2020, 10:58
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR