Ketiga Juventus ke gawang Palermo semua lahir di babak kedua. Gol-gol itu dicetak Mario Mandzukic menit 54, Stefano Sturaro menit 89 dan Simone Zaza di masa injury time.
"Saya rasa hasil ini tidak sepenuhnya merefleksikan jalannya pertandingan. Selama 60 menit awal, Palermo tampil bagus. Setelah gol pertama mereka, kami berusaha membalas. Namun, semua sulit karena Juve punya serangan balik mematikan. Kami tak memiliki soliditas yang diperlukan untuk melawan tim seperti ini," kata Ballardini seperti dikutip Football Italia.
"Kami kehilangan kepercayaan diri, padahal itu tak boleh sampai terjadi. Setelah satu jam, fisik dan mental kami sudah tak tersisa untuk membalas gol mereka," pungkasnya.
Sepanjang laga, Palermo mencatatkan 11 shots (Juventus 16 shots). Namun, tak ada satu pun yang tepat sasaran (Juventus 4 shots on target).
Kepercayaan diri yang luntur membuat Palermo goyah. Gol Mandzukic tak sanggup dibalas, Palermo justru semakin tenggelam oleh gol Sturaro dan Zaza di menit-menit penghabisan.
Juventus pun meraih empat kemenangan beruntun di Serie A, pertama kalinya sepanjang musim 2015/16. Sempat terseok-seok di awal musim, sang juara bertahan kini mulai merangkak naik di klasemen sementara. [initial]
Klik Juga:
- Zaza: Juventus Semakin Bagus
- Tanggal Ini Diharapkan Jadi Comeback Balotelli
- Lebih Berteknik, Allegri Pilih Dybala Jadi 'Penghubung'
- Cadangkan Morata dan Mainkan Mandzukic, Ini Alasan Allegri
- Galliani: Milan Terbaik Tahun Ini
- Bantai Palermo, Kinerja Juventus Dipuji Allegri
- Bangkitnya Memori Era Kejayaan Milan Dengan 4-4-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Isyaratkan Kramaric Ogah Pindah ke Italia
Liga Inggris 30 November 2015, 23:29
-
Juventus Saingi Barcelona Dapatkan Bintang Belia Swiss
Liga Italia 30 November 2015, 18:12
-
Target Napoli, Milan-kan Inter
Liga Italia 30 November 2015, 13:06
-
Allegri: Morata Akan Jadi Pemain Kunci Juventus
Liga Italia 30 November 2015, 12:39
-
Kepercayaan Diri Palermo Luntur di Hadapan Juventus
Liga Italia 30 November 2015, 12:19
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR