
Bola.net - Bursa transfer musim panas 2022/2023 masih tersisa dua pekan lagi. Banyak klub yang masih mencari pemain incarannya untuk mengarungi musim baru yang sudah berjalan.
Juventus menjadi salah satu tim yang masih aktif. Klub asuhan Massimiliano Allegri ini sudah mendatangkan beberapa pemain seperti Paul Pogba, Angel Di Maria, Gleison Bremer, dan Filip Kostic.
Namun Si Nyonya Tua nampaknya belum cukup puas dengan pemain yang sudah ada. Mereka dikabarkan masih mengincar gelandang asal Argentina, Leandro Paredes dari PSG.
PSG yang membeli banyak gelandang membuat posisi Paredes berada di ujung tanduk. Juventus juga sedang membutuhkan gelandang baru mengingat Rabiot yang akan hengkang ke Man United.
Namun bagaimana rekam jejak Juventus dengan pemain asal Argentina? Berikut beberapa ulasan pemain Argentina yang pernah berkarier di Juventus.
Carlos Tevez

Carlos Tevez sepertinya pemain Argentina pembawa keberuntungan. Setelah sukses sebagai pemain Man United dan Man City, Tevez hijrah ke Serie A bersama Juventus pada musim 2013/2014.
Diboyong Juventus dari Man City seharga 9 juta euro, Tevez memberikan kontribusi luar biasa. Bertahan selama dua musim, Tevez berhasil mempersembahkan dua gelar Serie A bagi Juventus.
Tevez mencatatkan 95 pertandingan dengan lesakkan 48 gol dan 19 assist. Setelah dua musim bersama Juventus, Tevez memutuskan untuk pulang ke klub lamanya Boca Juniors.
Roberto Pereyra

Sukses Tevez tak dilanjutkan oleh Roberto Pereyra di Juventus. Sama-sama bertahan selama dua musim, catatan Pereyra masih sangat jauh dari Tevez.
Bergabung dengan Juventus musim 2014/2015 sebagai pemain pinjaman, Pereyra dipermanenkan Juventus satu musim setelahnya. Ia ditebus dengan mahar 15 juta euro dari Udinese.
Namun performa Pereyra justru menurun setelah berstatus sebagai pemain Juventus. Gelandang serang Argentina ini hanya mencetak enam gold an lima assist dari 68 pertandingan.
Juventus akhirnya melepas Pereyra pada musim 2016/2017 ke Watford seharga 13,5 juta euro. Bertahan empat tahun di Inggris, Pereyra kembali lagi ke klub lamanya Udinese pada musim 2020/2021.
Paulo Dybala

Kepindahan Paulo Dybala ke AS Roma musim panas ini membuat banyak fans Juventus kecewa. Dybala sendiri sudah menjadi ikon baru Juventus selama tujuh musim terakhir.
Pengguna nomor punggung 10 itu memutuskan hengkang setelah kontraknya tak diperbarui Juventus. Kedatangan pemain baru dan kegagalan Juventus meraih gelar Serie A dua musim terakhir menjadi faktor kuat ditendangnya Dybala.
Penampilan Dybala juga bisa dikatakan cukup baik bersama Juventus. Dybala total mencetak 115 gol dan 48 assist dari 293 pertandingan. Ia juga sukses membawakan lima gelar Serie A bagi Juventus.
Gonzalo Higuain

Berstatus sebagai pemain termahal kedua Juventus setelah Cristiano Ronaldo, karier Higuain tergolong kurang sukses di Juventus. Higuain ditebus dengan mahar 90 juta euro dari Napoli pada musim 2016/2017.
Sempat tajam di awal musim, Higuain perlahan mengalami penurunan performa di musim berikutnya bagi Juventus. Puncaknya pada musim 2018/2019, Higuain dipinjamkan ke AC Milan setelah hanya mampu mencetak delapan gol bagi Juventus.
Setelah itu Higuain sudah tidak terpakai lagi di lini serang Juventus. Setelah dari AC Milan, Chelsea juga menjadi klub yang menampung jasa Higuain. Karier Higuain di Juventus berakhir setelah kontraknya tak diperpanjang pada musim 2020/2021.
Cristian Romero

Bermain apik bersama Tottenham musim lalu, Cristian Romero merupakan pemain 'buangan' dari Juventus. Romero diketahui pernah menjadi pemain Juventus selama dua musim.
Meskipun berstatus pemain Juventus, Romero hanya menjadi pemain yang dipinjamkan ke klub lain. Romero menjalani pinjaman selama satu musim di Genoa dan musim berikutnya di Atalanta.
Romero yang sering dipinjamkan bahkan tak pernah bermain satu laga pun bersama Juventus. Karier Romero pun diselamatkan Atalanta yang memboyongnya pada musim 2021/2022 dengan mahar 17 juta euro.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- 5 Pemain yang Bersinar di Giornata ke-1 Serie A 2022/2023: Vlahovic dan Rebic Bikin Brace!
- Catatan Pekan Pertama Serie A 2022/2023: Debut Manis Angel Di Maria, Napoli Berpesta
- Debut Angel Di Maria di Juventus: Gol Indah, Assist, dan Cedera!
- Allegri Ubah Formasi dari 4-4-2 ke 4-3-3, Kunci Kemenangan Juventus Lawan Sassuolo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Brace, Dusan Vlahovic Pede Masih Bisa Lebih Tajam untuk Juventus
Liga Italia 16 Agustus 2022, 17:15
-
Nonton Debut Menawan Angel Di Maria di Laga Juventus vs Sassuolo
Open Play 16 Agustus 2022, 13:52
-
Kiprah Pemain Argentina di Juventus: Tevez dan Dybala Menjadi Legenda
Liga Italia 16 Agustus 2022, 12:39
-
Catatan Pekan Pertama Serie A 2022/2023: Debut Manis Angel Di Maria, Napoli Berpesta
Liga Italia 16 Agustus 2022, 11:44
-
Debut Angel Di Maria di Juventus: Gol Indah, Assist, dan Cedera!
Liga Italia 16 Agustus 2022, 07:52
LATEST UPDATE
-
Dominic Calvert-Lewin dan Joshua Zirkzee, Siapa Paling Tajam di Leeds vs MU?
Liga Inggris 4 Januari 2026, 11:01
-
Terungkap, Alasan Menarik John Herdman Terima Pinangan Melatih Timnas Indonesia
Tim Nasional 4 Januari 2026, 10:56
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 10:43
-
Barcelona dan Hobi Menang dengan Skor 2-0
Liga Spanyol 4 Januari 2026, 10:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 10:13
-
Meyakini Declan Rice sebagai Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 4 Januari 2026, 08:46
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 4 Januari 2026, 08:04
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 07:22
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43



















KOMENTAR