Kontroversi Derby D'Italia: Juventus Marah Besar, Sebut Wasit Memalukan dan Desak Gianluca Rocchi Mundur

Bola.net - Juventus meluapkan kemarahan usai kalah 2-3 dari Inter Milan pada pekan ke-25 Serie A, Minggu (15/2) dini hari WIB. Derby d'Italia di San Siro itu berakhir dramatis, tetapi sorotan utama tertuju pada kontroversi kepemimpinan wasit Federico La Penna.
Bianconeri menilai sejumlah keputusan krusial merugikan mereka, terutama kartu merah Pierre Kalulu tepat sebelum jeda. Insiden itu dianggap mengubah arah pertandingan secara signifikan.
Kekalahan ini terasa pahit karena Juventus sempat menunjukkan daya juang tinggi meski bermain dengan 10 orang. Namun gol Piotr Zielinski pada menit ke-90 memastikan Inter mengamankan kemenangan.
Alih-alih pelatih Luciano Spalletti, manajemen Juventus mengirim Giorgio Chiellini dan Damien Comolli untuk berbicara kepada media. Sikap itu menegaskan betapa seriusnya kekecewaan klub.
Chiellini Minta Protokol VAR Harus Diubah

Giorgio Chiellini tidak menyembunyikan kekecewaannya. Pada kasus kartu merah Kalulu, terlepas dari adanya pelanggaran atau tidak, wasit tidak bisa melihat VAR karena kasusnya adalah kartu kuning kedua. Bukan kartu merah langsung.
“Kita tidak bisa membicarakan sepak bola setelah apa yang terjadi hari ini,” kata Chiellini kepada Sky Sport Italia.
"Mulai besok mungkin VAR harus diubah, karena tidak dapat diterima bahwa begitu banyak kesalahan terus terjadi bahkan dalam pertandingan besar seperti ini," imbuh Chiellini.
“Kami telah mencoba mengatakan sejak awal musim bahwa level perwasitan tidak sesuai dengan tugasnya, dan sayangnya inilah tontonan yang kami tunjukkan kepada seluruh dunia hari ini,” tegas Chiellini.
Desakan Mundur untuk Gianluca Rocchi

Juventus bahkan melangkah lebih jauh dengan mempertanyakan kepemimpinan penanggung jawab wasit Serie A, Gianluca Rocchi. Klub menilai masalah ini bersifat sistemik, bukan insidental.
“Jika Anda ingin memperjelasnya, jelas bahwa kelompok wasit tidak bekerja dengan baik, jadi jika Rocchi terus mengatakan dia akan pergi, maka kita akan lihat apakah dia benar-benar pergi,” tambah Chiellini.
“Minggu lalu De Rossi mengeluh, sebelumnya Gasperini dan Conte, jadi kami bukan yang pertama dan bukan yang terakhir. Jelas ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik dan salah satu hal pertama yang dapat kita lakukan adalah mengubah protokol."
“Lihat, ini mengecewakan, wasit sama seperti pemain dan pelatih, tetapi jelas La Penna tidak mampu menangani pertandingan ini," tutup Chiellini.
Wasit Bikin Keputusan Melakukan

Damien Comolli, direktur Juventus lainnya, memperkuat pernyataan tersebut dengan nada keras. Bahkan, dia secara tegas menyebut kepemimpinan wasit Federico La Penna pada laga Inter Milan vs Juventus dengan label memalukan.
"Jelas, sebagai klub, kami merasa hari ini memalukan,” kata Comolli kepada Sky Sport Italia.
“Sungguh memalukan apa yang terjadi hari ini, dan kami sebagai klub, dari pemilik, penggemar, pemain, hingga pelatih, merasa sangat yakin bahwa hal ini tidak boleh terjadi lagi," tegasnya.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Man of the Match Inter vs Juventus: Piotr Zielinski
- Hasil Inter vs Juventus: Drama 5 Gol & 1 Kartu Merah, Nerrazurri Tekuk Bianconeri
- Prediksi Napoli vs Roma 16 Februari 2026
- Big Match Inter vs Juventus di Giuseppe Meazza, Zambrotta Bongkar Perbedaan Keduanya Musim Ini
- Big Match Inter vs Juventus: Gianluca Zambrotta Minta Bianconeri Matikan Dimarco
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Assist dan Titik Awal Kebangkitan Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 09:30
-
Kontroversi Derby D'Italia: Mengapa Wasit tak Melihat VAR pada Kartu Merah Pierre Kalulu?
Liga Italia 15 Februari 2026, 09:27
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00













KOMENTAR