Kontroversi Kartu Merah Pierre Kalulu di Inter vs Juventus: Pakar Sebut Kesalahan Serius Wasit, VAR Tak Berdaya

Bola.net - Laga Inter Milan kontra Juventus pada pekan ke-25 Serie A, Minggu (15/2) dini hari WIB, berubah panas akibat satu keputusan krusial. Derby d’Italia di San Siro itu tidak hanya menghadirkan drama lima gol, tetapi juga kontroversi kartu merah Pierre Kalulu.
Bek Juventus tersebut diusir wasit Federico La Penna tepat sebelum turun minum. Kalulu menerima kartu kuning kedua setelah dianggap melanggar Alessandro Bastoni dalam duel perebutan bola.
Keputusan itu langsung memicu protes keras. Tayangan ulang memperlihatkan minimnya kontak antara Kalulu dan Bastoni, memunculkan dugaan bahwa insiden tersebut merupakan simulasi.
Perdebatan kian melebar karena VAR tidak digunakan untuk meninjau ulang insiden tersebut. Regulasi menjadi faktor utama yang membuat keputusan wasit tak dapat dikoreksi.
Pakar Wasit Italia: Kesalahan Sangat Serius

Insiden bermula ketika Kalulu memotong jalur lari Bastoni di tepi kotak penalti. La Penna segera mengeluarkan kartu kuning kedua dan mengusir bek asal Prancis tersebut.
Kalulu tampak tak percaya. Ia membuat isyarat VAR dengan tangannya, meminta peninjauan ulang melalui monitor pinggir lapangan. Namun, protokol tidak mengizinkan intervensi untuk kartu kuning kedua.
Pakar perwasitan DAZN, Luca Marelli, menilai keputusan tersebut keliru. "Ini adalah kesalahan yang sangat serius dari La Penna, tetapi tidak ada yang bisa dilakukan karena VAR tidak dapat campur tangan pada kartu kuning kedua,” kata pejabat DAZN, Marelli.
“Tidak ada kontak antara Kalulu dan Bastoni," tegasnya.
VAR Tak Bisa Intervensi, Bastoni Lolos Sanksi

Dalam analisis Sport Mediaset, mantan wasit Graziano Cesari bahkan lebih tegas. Ia menyebut kartu kuning kedua Kalulu tidak memiliki dasar kuat.
“Ini kesalahan besar. Kartu kuning kedua tidak ada. Tidak ada kontak antara Bastoni dan Kalulu, ada jarak yang jelas antara para pemain," ucap Cesari.
“La Penna seharusnya memiliki pandangan yang jelas, tetapi dia salah total. Ini benar-benar kesalahan besar. Bahkan, kesalahan wasit juga menyelamatkan Bastoni dari kartu kuning kedua karena simulasi," tegas Cesari.
Karena kasusnya merupakan akumulasi dua kartu kuning, VAR memang tak berwenang mengintervensi. Teknologi hanya dapat digunakan pada kartu merah langsung, bukan kartu kuning kedua yang berujung pengusiran.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Man of the Match Inter vs Juventus: Piotr Zielinski
- Hasil Inter vs Juventus: Drama 5 Gol & 1 Kartu Merah, Nerrazurri Tekuk Bianconeri
- Prediksi Napoli vs Roma 16 Februari 2026
- Big Match Inter vs Juventus di Giuseppe Meazza, Zambrotta Bongkar Perbedaan Keduanya Musim Ini
- Big Match Inter vs Juventus: Gianluca Zambrotta Minta Bianconeri Matikan Dimarco
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos Wasit Serie A Minta Maaf Usai Kesalahan di Laga Inter Milan vs Juventus
Liga Italia 15 Februari 2026, 19:42
-
Chivu Pasang Badan untuk Bastoni Usai Inter Menang Dramatis atas Juventus
Liga Italia 15 Februari 2026, 18:10
-
Francesco Pio Esposito Wujudkan Mimpi Lewat Gol di Derby dItalia Kontra Juventus
Liga Italia 15 Februari 2026, 17:58
LATEST UPDATE
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR