Terbaik dan Terburuk dari Laga Inter vs Juventus: Zielinski Bersinar, Akanji hingga Conceicao Melempem

Bola.net - Derby d’Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (15/2) dini hari WIB, menyuguhkan duel panas penuh drama. Inter Milan menundukkan Juventus dengan skor 3-2 dalam laga yang sarat tensi dan momen krusial.
Inter tampil dominan terutama setelah Juventus kehilangan Pierre Kalulu akibat kartu merah di babak pertama. Keunggulan jumlah pemain memberi Nerazzurri kontrol permainan yang lebih stabil.
Gol Inter lahir dari bunuh diri Andrea Cambiaso, Francesco Pio Esposito, dan Piotr Zielinski. Juventus membalas lewat Cambiaso dan Manuel Locatelli, tetapi tak mampu menghindari kekalahan.
Hasil ini membuat Inter mengoleksi 61 poin dari 25 laga dan menjauh dari kejaran AC Milan. Juventus tertahan di peringkat empat dengan 46 poin, membuat persaingan zona Liga Champions semakin ketat.
Di bawah ini adalah ulasan tentang pemain dengan performa terbaik dan terburuk dari laga Inter Milan vs Juventus.
Inter Milan: Zielinski Penentu, Akanji Terlemah

Piotr Zielinski layak menjadi sorotan utama. Gelandang asal Polandia itu mencetak gol kemenangan pada menit-menit akhir, menutup penampilan impresif dengan akurasi umpan 96 persen. Kontribusinya konsisten sepanjang laga.
Federico Dimarco juga tampil luar biasa dengan satu assist tambahan. Itu menjadi assist ke-13-nya di Serie A musim ini. Ia menjadi ancaman konstan di sisi kiri dengan 47 umpan akurat dari 52 percobaan di area lawan, setara 90 persen.
Keberanian Christian Chivu memasukkan Pio Esposito di babak kedua juga berbuah manis. Esposito mencetak gol penting dan menjaga intensitas serangan Inter tetap tinggi.
Di sisi lain, Akanji mendapat rating terendah dengan 5,5 dari SofaScore. Ia kerap kehilangan posisi dan hanya memenangi satu duel udara dari tujuh percobaan. Meski cukup rapi saat menguasai bola, kontribusi defensifnya dinilai kurang maksimal.
Juventus: McKennie Multiperan, Conceicao dan David Minim Dampak

Weston McKennie menjadi pemain terbaik Juventus dengan rating 7,5. Ia mencatat dua assist dalam situasi sulit dan bermain di berbagai posisi, mulai dari sayap kanan, gelandang tengah, gelandang serang, hingga striker.
Performa McKennie menunjukkan fleksibilitas taktis yang penting bagi tim. Ia menjadi motor transisi dan tetap produktif meski Juventus bermain dengan sepuluh orang.
Sebaliknya, Francisco Conceicao dan David mendapat rating terendah, yakni 5. Keduanya minim kontribusi ofensif, bahkan sebelum kartu merah Kalulu mengubah jalannya laga.
David juga kehilangan bola dalam proses gol pertama Inter akibat sundulan yang salah sasaran. Detail kecil itu berdampak besar dalam pertandingan dengan margin tipis.
Rapor Pelatih: Chivu Berani, Spalletti Bertahan dengan Identitas

Cristian Chivu mendapat rating 7 atas keberanian dan keputusan taktisnya. Inter sebelumnya kesulitan dalam 14 pertemuan melawan Juve, Napoli, atau Milan, tetapi kali ini ia berani mengambil risiko dengan memasukkan Esposito dan mempertahankan Lautaro serta Thuram.
Keputusan tersebut menjaga agresivitas Inter meski sudah unggul jumlah pemain. Mereka tidak bermain aman, melainkan terus menekan hingga gol kemenangan tercipta.
Luciano Spalletti memperoleh rating 6. Juventus bertahan dengan sepuluh pemain selama lebih dari 45 menit dan tetap mampu menyamakan skor lewat Locatelli sebelum akhirnya kalah dramatis.
Secara struktural, Juventus masih memiliki pekerjaan rumah. Namun setidaknya, tim ini mulai menunjukkan identitas permainan yang jelas, bahkan dalam tekanan besar di panggung Derby d’Italia.
Sumber: SofaScore/Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Rapor Pemain Inter vs Juventus: Piotr Zielinski Jadi Pahlawan, Dimarco Brilian tapi Boros, Lautaro Martinez Zonk
- 2 Pukulan Mematikan untuk Juventus: Kartu Merah Kalulu dan Gol Menit Akhir Hancurkan Asa di Derby D'Italia
- Kontroversi Derby D'Italia: Juventus Marah Besar, Sebut Wasit Memalukan dan Desak Gianluca Rocchi Mundur
- Kontroversi Kartu Merah Pierre Kalulu di Inter vs Juventus: Pakar Sebut Kesalahan Serius Wasit, VAR Tak Berdaya
- Kontroversi Derby D'Italia: Mengapa Wasit tak Melihat VAR pada Kartu Merah Pierre Kalulu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos Wasit Serie A Minta Maaf Usai Kesalahan di Laga Inter Milan vs Juventus
Liga Italia 15 Februari 2026, 19:42
-
Chivu Pasang Badan untuk Bastoni Usai Inter Menang Dramatis atas Juventus
Liga Italia 15 Februari 2026, 18:10
-
Francesco Pio Esposito Wujudkan Mimpi Lewat Gol di Derby dItalia Kontra Juventus
Liga Italia 15 Februari 2026, 17:58
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR