
Bola.net - Cristian Chivu membela Alessandro Bastoni setelah kontroversi mewarnai laga kontra Juventus. Ia menilai situasi di lapangan tidak bisa disederhanakan begitu saja.
Inter Milan menang 3-2 atas Juventus pada pekan ke-25 Serie A 2025/2026. Laga berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.
Derby d’Italia berjalan sengit dan dramatis sejak awal. Nerazzurri lebih dominan terutama setelah Pierre Kalulu menerima kartu merah.
Gol Inter lahir dari bunuh diri Andrea Cambiaso, gol Francesco Pio Esposito, dan gol Piotr Zielinski. Juventus membalas lewat Cambiaso dan Manuel Locatelli.
Soroti Hambatan Mental Tim

Chivu menilai laga tersebut memperlihatkan sisi psikologis timnya. Ia melihat ada beban yang sempat memengaruhi permainan Inter.
Pelatih Inter itu menyinggung hasil pertemuan sebelumnya melawan tim besar. Menurutnya, tekanan tersebut sempat terasa di atas lapangan.
"Saya memikirkan para pemain saya dan hambatan mental yang ada dalam pertandingan ini," kata Chivu kepada DAZN.
"Mungkin dua tahun tanpa memenangkan duel langsung melawan Milan, Juve, atau Napoli membebani kami. Hari ini saya melihat tim yang sempat terkunci, tetapi kemudian menunjukkan hati dan kualitas untuk memenangkannya. Kami seharusnya mengelolanya lebih baik saat 2-1 dan di babak kedua, tetapi saya mengambil sisi positifnya karena hari ini penting untuk menang," ujar Chivu.
Komentar soal Insiden Kalulu

Chivu turut membahas momen yang melibatkan Kalulu. Ia menilai kontak yang terjadi tidak terlalu keras.
Namun ia menekankan pemain yang sudah mendapat kartu harus lebih berhati hati. Situasi itu dinilai bisa memengaruhi keputusan wasit.
"Bagi saya itu hanya sentuhan ringan," tutur Chivu.
"Namun pada saat yang sama, pemain yang sudah mendapat kartu harus menghindari gestur yang bisa menyulitkan wasit. Saya pernah mengalaminya saat melawan Liverpool ketika kami kebobolan situasi setengah penalti dan saya marah kepada bek saya. Prinsip yang sama berlaku di sini. Kalulu, karena tahu sudah mendapat kartu kuning, bisa menghindari meletakkan tangannya pada pemain kami," ucap Chivu.
Kemenangan Tak Ubah Fokus

Chivu menegaskan kemenangan ini tidak mengubah rencana jangka panjang tim. Ia mengingatkan musim masih panjang.
Menurutnya, Inter harus tetap fokus pada laga berikutnya. Ia tidak ingin tim terlena oleh hasil besar.
"Dorongan apa yang bisa diberikan hasil ini kepada kami? Nol persen," kata Chivu.
"Masih ada 13 pertandingan tersisa dan liga masih panjang," tegas Chivu.
Pasang Badan untuk Bastoni

Chivu secara khusus membela Bastoni dari kritik. Ia menilai bek tersebut tidak pantas diragukan.
Ia menekankan Bastoni adalah pemain tim nasional. Situasi di lapangan dinilai nyata dirasakan sang pemain.
"Dia adalah pemain tim nasional. Anda tidak bisa mempertanyakan apakah dia merasakan pukulan di lengan atau dada," kata Chivu.
"Ale merasakan benturan. Ia sedang bersiap memulai serangan balik dan sesuatu yang penting bisa terjadi. Sekarang orang mempertanyakan pemain yang tidak melakukan diving. Saya melihat banyak situasi di liga ini di mana pemain jatuh tanpa disentuh. Dia merasakan kontak itu dan hal tersebut mencegahnya melakukan transisi," ujar Chivu.
Sumber: Sempre Inter
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos Wasit Serie A Minta Maaf Usai Kesalahan di Laga Inter Milan vs Juventus
Liga Italia 15 Februari 2026, 19:42
-
Chivu Pasang Badan untuk Bastoni Usai Inter Menang Dramatis atas Juventus
Liga Italia 15 Februari 2026, 18:10
-
Francesco Pio Esposito Wujudkan Mimpi Lewat Gol di Derby dItalia Kontra Juventus
Liga Italia 15 Februari 2026, 17:58
LATEST UPDATE
-
Jadi Manajer Terbaik EPL Edisi Januari 2026, Michael Carrick Pilih Merendah
Liga Inggris 15 Februari 2026, 23:33
-
Cesc Fabregas Murka, Sarankan Alvaro Morata Ganti Karier Usai Dapat Kartu Merah di Como
Liga Italia 15 Februari 2026, 23:24
-
Trent Alexander-Arnold Tampil Tokcer Lawan Sociedad, Bos Real Madrid: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:38
-
Liverpool Bisa Juara FA Cup 2025/2026, Kuncinya Ada di Pemain Ini
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:28
-
Harapan Virgil van Dijk untuk Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:24
-
Bukan Tottenham, Enzo Maresca Bakal Jadi Manajer Manchester City Berikutnya?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:14
-
Kesalahan Mahal Dean Huijsen Tidak Mengurangi Kepercayaan Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:10
-
Ruang Ganti MU Satu Suara: Harry Maguire Harus Diberi Kontrak Baru!
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:58
-
Tempat Menonton Napoli vs Roma: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:44
-
Setelah Thomas Tuchel, Carlo Ancelotti Juga Tolak Latih Manchester United?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:38
-
Tempat Menonton Arsenal vs Wigan Athletic: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Bawa Pulang Kemenangan
Bola Indonesia 15 Februari 2026, 21:13
-
Hasil Udinese vs Sassuolo: Jay Idzes Main Penuh Bawa Timnya Comeback 2-1
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:04
-
Sudah Unggul, Nyaris Buyar! 5 Pelajaran Penting AC Milan usai Drama di Kandang Pisa
Liga Italia 15 Februari 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00

























KOMENTAR