
Bola.net - Drama transfer seperti sudah jadi “makanan sehari-hari” bagi Inter Milan. Musim panas ini, giliran Ademola Lookman yang jadi pusat perhatian. Penyerang asal Nigeria itu bahkan dilaporkan membangkang dari latihan Atalanta demi pindah ke Inter.
Lookman memang tampil gemilang bersama Atalanta, termasuk mencetak hat-trick bersejarah di final Liga Europa 2024 melawan Bayer Leverkusen. Namun, meski Inter sudah bermanuver, Atalanta tak goyah dalam negosiasi dan masih mematok harga tinggi untuk pemainnya.
Cerita tarik-ulur transfer seperti ini bukan hal baru bagi Inter Milan. Klub ini sudah lama dikenal identik dengan “drama” di bursa transfer—dari saga Sneijder, konflik Icardi, sampai perekrutan Eriksen yang penuh liku. Semua meninggalkan kisah yang menghibur, sekaligus melelahkan.
Inter Butuh Tambahan Tenaga
Setelah gagal total musim lalu, Inter kini berbenah demi kembali bersaing di papan atas. Mereka kalah perebutan Scudetto dari Napoli, tersingkir dari Coppa Italia oleh AC Milan, dan hancur lebur 0-5 di final Liga Champions lawan PSG.
Tak heran jika manajemen Inter bergerak agresif di bursa transfer untuk memperkuat skuad. Kehadiran Lookman dinilai bisa menambah opsi di lini serang dan memberi warna baru di bawah pelatih baru.
Beberapa pihak menempatkan Inter sebagai kandidat kedua juara Serie A musim depan, sedikit di bawah Napoli. Jika Lookman resmi bergabung, peluang Inter bisa jadi lebih besar, tapi hanya jika saga ini segera berakhir.
Sneijder: Tak Jadi-jadi Pindah ke Manchester United
Wesley Sneijder dan Inter dulu adalah pasangan ideal di lapangan, tapi bursa transfer sempat hampir memisahkan mereka. Selama dua tahun berturut-turut, Sneijder dikaitkan dengan Manchester United yang ingin menjadikannya pengganti Paul Scholes.
Sayangnya, permintaan gaji tinggi Sneijder, konon €200.000 per minggu (sekitar Rp3,5 miliar), dan harga jual Inter sebesar £30 juta (sekitar Rp700 miliar) membuat transfer itu macet. Ditambah hak citra pribadi Sneijder yang rumit, negosiasi jadi semakin buntu.
Akhirnya, MU mundur dan memilih pemain lain, sementara Sneijder tetap di Inter. Meski banyak fans kecewa transfer gagal, Sneijder sendiri mengaku tidak menyesal dan tetap bangga bertahan di Milan.
Icardi dan Sinetron Wanda Nara
Mauro Icardi membawa banyak gol ke Inter, tapi juga banyak drama. Ketegangan memuncak saat ia dicopot dari jabatan kapten dan sempat “menghilang” dari skuad utama karena konflik internal.
Istrinya, Wanda Nara, yang juga agen Icardi, memperkeruh suasana dengan komentar kontroversial yang terus mencuat di media. Akhirnya, PSG menyelamatkan situasi dengan meminjam Icardi di menit akhir bursa transfer 2019, lalu membelinya seharga €50 juta (sekitar Rp870 miliar).
Drama ini lebih dari sekadar urusan transfer; ia menunjukkan bagaimana hubungan pribadi bisa mengacaukan dinamika tim. Bagi Inter, ini jadi pelajaran mahal tentang pentingnya stabilitas di luar lapangan.
Eriksen: Lama Dinanti, Cepat Pergi
Transfer Christian Eriksen sempat membuat Inter dan Tottenham adu kuat dalam negosiasi. Inter ingin harga miring karena kontraknya hanya tersisa enam bulan, sementara Spurs ngotot tetap minta mahal.
Akhirnya, pada Januari 2020, Eriksen resmi bergabung ke Inter dengan harga €20 juta (sekitar Rp350 miliar). Perannya di musim juara Serie A 2020/21 memang tak besar, tapi ia tampil apik di momen-momen penting.
Sayangnya, kariernya di Italia harus berakhir cepat usai kolaps di Euro 2021. Dengan alat pacu jantung yang ditanam, Eriksen tak bisa lagi bermain di Serie A, menutup kisah singkat, tapi berkesan bersama Inter Milan.
Sumber: Sempre Inter
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Modric, Ancelotti, dan Milan: Cerita tentang Pilihan Hati sang Maestro Kroasia
- Luka Modric: Sosok Rendah Hati, Sederhana, Hanya Orang Biasa yang Mencintai Sepak Bola
- Dari Final Liga Champions 2017 ke Milan: Luka Modric dan Allegri Bertemu Kembali, tapi Kali Ini di Tim yang Sama
- AC Milan: Allegri, Modric, dan Pola Lama Bahwa Sepak Bola itu sederhana asal Dimainkan dengan Benar
- Luka Modric: Pemain Elite dan Bukti Nyata Bahwa Kelas Sejati Tak Lekang oleh Waktu
- MU vs Fiorentina, Gabriel Batistuta, dan Transfer yang Tak Pernah Terwujud
- Kilas Balik Aksi Gabriel Batistuta di MU vs Fiorentina Liga Champions 1999/00
- MU vs Fiorentina: Panggung Emosional De Gea di Old Trafford, Stadion Saksi Perjuangannya Selama 12 Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Sesko Kelar, MU Bakal 'Bungkus' Bintang PSG Ini
Liga Inggris 6 Agustus 2025, 15:16
-
Demi Juventus, Striker PSG Tolak Pinangan Tottenham dan MU
Liga Italia 4 Agustus 2025, 13:19
-
Ditinggal Son Heung-Min, Tottenham Serobot Target Transfer Juventus Ini?
Liga Inggris 2 Agustus 2025, 11:54
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR