
Bola.net - AC Milan kembali jadi sorotan setelah Fedele Confalonieri melontarkan kritik keras terhadap kondisi klub. Orang kepercayaan mendiang Silvio Berlusconi itu menilai Rossoneri telah jauh dari identitas lamanya. Ia menyampaikan pandangan tersebut saat menghadiri peluncuran buku sejarah klub.
Dalam forum itu, Confalonieri tidak menahan diri. Ia mengkritik banyak aspek, mulai dari arah manajemen hingga performa pemain di lapangan.
Menurutnya, mentalitas tim kini kehilangan arah sejak perubahan kepemilikan beberapa tahun terakhir. Ia bahkan secara terbuka melabeli Rafael Leao dengan penilaian tajam yang memicu perdebatan.
Situasi makin panas ketika Confalonieri juga meragukan komitmen pemilik baru, Gerry Cardinale. Ia membandingkan pengelolaan Milan saat ini dengan rival sekota yang dinilai lebih stabil dan terstruktur.
Kritik Pedas untuk Rafael Leao

Confalonieri mengaku tidak terkesan dengan penampilan Leao. Ia menilai pemain asal Portugal itu belum menunjukkan kualitas sebagai juara sejati.
Baginya, pemain hebat harus konsisten sepanjang laga, bukan hanya tampil sesaat. Ia lalu membandingkan Leao dengan Luka Modric yang tetap stabil meski usia tak lagi muda.
"Leao adalah juara palsu. Dia terlihat seolah-olah akan menjadi juara, tapi seorang juara bermain selama 90 menit di setiap pertandingan. Berapa lama sebenarnya Leao benar-benar bermain?" kata Fedele Confalonieri.
"Luka Modric, barulah itu seorang juara, dia bermain di setiap menit bahkan pada usia 40 tahun. Dia adalah seseorang yang memenangkan Ballon d'Or di era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo," tambahnya.
Keraguan Terhadap Gerry Cardinale
Kritik Confalonieri juga mengarah ke gaya kepemimpinan Cardinale yang dinilai terlalu berorientasi bisnis. Ia menilai pendekatan finansial telah menggeser fokus utama klub.
Menurutnya, semangat memburu Scudetto kini tak lagi menjadi prioritas utama. Ia pun merindukan figur seperti Adriano Galliani yang dianggap mampu menjaga keseimbangan antara bisnis dan prestasi.
"Sebuah bank memiliki klub sepak bola, apa pedulinya mereka tentang memenangkan Scudetto? Inilah poin utamanya. Jika Anda cukup beruntung, seperti Inter saat ini, memiliki Presiden hebat yang memimpin seperti Beppe Marotta," ujarnya.
"Jika saja kita memiliki Adriano Galliani sebagai pemimpin, kita mungkin akan memiliki kesempatan untuk bisa bersaing kembali," lanjutnya.
Penolakan Bertemu Manajemen Baru
Ketidakpuasan Confalonieri terhadap manajemen AC Milan saat ini terlihat jelas saat nama Giorgio Furlani mulai dimunculkan. Sebagai sosok yang berkuasa dalam pengambilan keputusan klub, Furlani justru mendapatkan reaksi dingin dan acuh tak acuh.
Sosok yang besar di era Berlusconi ini mengaku sama sekali tidak tertarik untuk mengenal orang-orang baru di Milan. Ia merasa identitas klub sudah hilang dan tidak peduli lagi dengan siapa yang kini duduk di kursi jabatan.
"Saya belum pernah bertemu dengannya, dan sebagai seorang Milanista, saya benar-benar tidak peduli untuk melakukannya," tegas Fedele Confalonieri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52





















KOMENTAR