"Saya masih merasa cara bermain saya sungguh sangat-sangat Italia. Tapi Saya suka melakukan intercept dan melakukan serangan balik. Untuk menyerang dengan bagus, kamu juga harus tahun cara bertahan," papar pemain 23 tahun ini.
Eks pemain Pescara tersebut juga mengkritik kecenderungan beberapa tim yang saat ini lebih menekankan sisi penyerangan saja. Baginya, sepakbola adalah kombinasi menyerang dan bertahan.
"Dalam sepak bola modern, beberapa tim menghiraukan pertahanan. Namun, sebagai orang Italia, saya tak pernah melupakannya. Saya selalu ingat cara untuk menyerang sebab bertahan saja tak cukup,"
"Pesepakbola harus menguasai dua hal tersebut. Itulah sepakbola sejati dan saya adalah Italia sejati," tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Ronaldo dan Jose Mourinho Akan ke PSG Musim Depan'
Liga Inggris 14 November 2015, 23:28
-
Marco Verratti Masih Rasa Italia
Liga Italia 14 November 2015, 01:48
-
Juventus dan Inter Milan Akan Jadi Klub Baru Lavezzi
Liga Italia 14 November 2015, 01:45
-
Marco Verratti: Italia Taktik, Prancis Fisik
Liga Italia 14 November 2015, 01:38
-
Di Maria: Real Madrid Tak Pernah Juara Sejak Aku Tinggalkan
Liga Spanyol 13 November 2015, 19:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR