
Bola.net - Massimiliano Allegri mengakui bahwa Juventus telah kembali menjadi tim yang begitu buruk setelah Bianconeri tersingkir dari Coppa Italia oleh Inter Milan.
Juventus takluk 0-1 atas Inter dalam laga leg kedua babak semifinal Coppa Italia 2022/23. Bermain di Giuseppe Meazza, Kamis (27/04/2023) dini hari WIB, gol Federico Dimarco di babak pertama memastikan kemenangan agregat 2-1 dalam pertandingan tersebut.
Kekalahan tersebut menandai kekalahan keempat Juventus dalam enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, sama banyaknya dengan jumlah kekalahan dalam 25 pertandingan sebelumnya.
Kisah di luar lapangan mereka telah terjadi selama periode tersebut, dengan pengurangan 15 poin Juve di Serie A yang telah kembali dan Allegri berpendapat bahwa Bianconeri telah mengalami kemunduran sejak membuat kemajuan.
Simak komentar sang pelatih di bawah ini.
Malah Alami Kemunduran
Ditanya tentang komentarnya sebelum pertandingan tentang Juventus yang mengalami masalah di luar lapangan, Allegri mengatakan: "Tidak ada, saya hanya mengacu pada fakta bahwa ini adalah musim yang tidak normal."
"Hingga saat ini kami sudah baik namun kami kembali menjadi jauh lebih buruk," kilahnya.
Liga Europa merupakan satu-satunya kesempatan Juve untuk meraih trofi musim ini, dengan pertandingan dua leg melawan Sevilla yang akan berlangsung pada bulan Mei.
Goyah di Momen Penting
Bianconeri tidak pernah kalah dalam lima semifinal Coppa Italia terakhir mereka melawan Inter sebelum kekalahan di Giuseppe Meazza, dengan Allegri menyalahkan kekalahan tersebut karena Leonardo Bonucci dan kolega goyah di momen-momen penting.
"Inter adalah tim yang kuat, ketika Anda memainkan dua laga yang berimbang, wajar jika ada momen-momen yang menentukan."
"Gol yang kami kebobolan sangat menentukan, kami bermain dengan baik setelah gol tersebut, namun kami tidak terlalu efektif."
"Kami perlu menemukan energi kami dengan cepat, hari Minggu kami akan menghadapi pertandingan yang sangat sulit di Bologna," tambahnya.
Tekad Bangkit
Juventus setidaknya telah terdorong oleh pengurangan poin mereka yang telah dihapus, mengangkat Bianconeri ke posisi ketiga di Serie A (unggul tiga poin) dari Milan dan Roma di posisi keempat dan kelima.
Allegri mengatakan bahwa Bianconeri telah mulai meningkatkan penguasaan bola dalam penampilan mereka, namun kurangnya serangan yang klinis masih menjadi kelemahan mereka.
"Kami telah berkembang dengan kesabaran kami [dalam penguasaan bola], tetapi ketika Anda mencapai sepertiga akhir, Anda harus lebih akurat dalam permainan Anda," ujar pelatih berusia 55 tahun.
"Namun kami harus terus bergerak, menindak tegas karena kami telah kehilangan terlalu banyak dalam beberapa pertandingan terakhir."
"Karena itu, kami berada di semifinal Liga Europa dan berada di posisi ketiga dalam kejuaraan," pungkasnya.
Sumber: Football Italia
Penulis: Yoga Radyani
Klasemen Serie A 2022/23
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Inter Milan vs Juventus: Nicolo Barella
Liga Italia 27 April 2023, 08:14
LATEST UPDATE
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR