
Bola.net - AC Milan baru saja berduel lawan Cremonese di pekan ke-27 Liga Italia 2025/2026, Minggu (01/03/2026). Pertandingan itu digelar di Stadio Giovanni Zini dan berjalan jauh dari kata mudah bagi Rossoneri.
Sejak menit awal, laga berlangsung alot dan penuh duel fisik di lini tengah. Cremonese tampil berani dan tak memberi ruang nyaman bagi para pemain Milan untuk mengembangkan permainan.
Milan bahkan sempat terlihat akan pulang dengan satu poin saja. Namun drama di menit-menit akhir mengubah segalanya.
Gol Strahinja Pavlovic pada menit ke-89 dan tambahan dari Rafael Leao di menit 90+4 memastikan kemenangan 2-0. Tambahan tiga angka ini membuat Milan kini mengoleksi 57 poin dari 27 laga, meski masih tertinggal 10 angka dari Inter Milan di puncak klasemen sementara Serie A.
Allegri Blak-blakan Soal Sulitnya Lawan Cremonese

Massimiliano Allegri tak menutup-nutupi fakta bahwa timnya mengalami laga yang berat. Ia menilai Cremonese tampil sangat agresif, terutama di paruh pertama pertandingan.
Menurutnya, Milan kesulitan mengontrol permainan karena tekanan tinggi lawan. Tempo cepat yang diperagakan tuan rumah membuat Rossoneri tidak bisa leluasa membangun serangan dari belakang.
Allegri juga menyoroti efektivitas timnya yang belum maksimal sepanjang laga. Beberapa peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir belum cukup tajam hingga memasuki menit-menit krusial.
“Cremonese adalah tim yang sulit untuk dihadapi. Di babak pertama, mereka bermain dengan tempo yang sangat tinggi, dan kami kesulitan menguasai bola. Kami mengambil risiko dengan tembakan dan melewatkan banyak peluang,” ujarnya pada DAZN, via SempreMilan.
Sentuhan Pergantian Pemain Jadi Pembeda

Di babak kedua, Allegri melakukan sejumlah perubahan taktik untuk memecah kebuntuan. Ia memasukkan Samuele Ricci menggantikan Youssouf Fofana pada menit ke-62 demi menambah kontrol di lini tengah.
Perubahan lain dilakukan dengan menarik Alexis Saelemaekers dan memasukkan Niclas Fullkrug. Langkah ini membuat Milan memiliki opsi serangan yang lebih langsung dan kuat dalam duel udara.
Pada menit ke-78, Christopher Nkunku masuk menggantikan Christian Pulisic, sementara Zachary Athekame menggantikan Fikayo Tomori untuk menjaga keseimbangan tim. Menjelang akhir laga, Pervis Estupinan juga diturunkan menggantikan Davide Bartesaghi untuk menambah daya dorong dari sisi sayap.
Pergantian tersebut terbukti krusial karena intensitas permainan Milan meningkat di fase akhir. “Para pemain yang masuk hari ini bermain bagus, seperti yang sering mereka lakukan," serunya.
"Kemenangan hari ini penting untuk menghapus kekalahan melawan Parma, mendapatkan tiga poin penting, mendekatkan diri pada tujuan kami, dan mempersiapkan diri dengan baik untuk derbi," sambungnya.
Klasemen Liga Italia
(SempreMilan)
Baca Juga:
- Ditanya Soal Scudetto Usai Milan Sikat Cremonese, Allegri Menjawab Dengan Pesimis?
- Casemiro Gabung AC Milan? Begini Kata Fabrizio Romano
- Massimiliano Allegri Usai Menang 2-0 Lawan Cremonese: Pergantian Tepat, Derby Jadi Titik Balik Musim Milan
- Rafael Leao Tatap Derby Pekan Depan dengan Nada Menantang: Bagi Milan, Ini Soal Menang atau Mati
- Man of the Match Cremonese vs AC Milan: Strahinja Pavlovic
- Hasil Cremonese vs Milan: 2 Gol Menit-Menit Akhir Pastikan Kemenangan Rossoneri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang 2-0, Tapi Allegri Akui Milan Dibuat Menderita Cremonese
Liga Italia 2 Maret 2026, 15:52
-
Casemiro Gabung AC Milan? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 2 Maret 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Dwigol Jose Enrique Bawa Persik Tenggelamkan Garudayaksa
Bola Indonesia 11 September 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSS Sleman vs Madura United 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:56
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persib 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:36
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 16:34
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33























KOMENTAR