
Bola.net - AC Milan kembali menunjukkan tajinya di Serie A 2025/2026. Bertandang ke markas Udinese di Bluenergy Stadium, Minggu (21/9/2025), Rossoneri pulang dengan kemenangan meyakinkan 3-0. Hasil ini menjaga catatan sempurna mereka dalam tiga laga terakhir.
Dominasi Milan terlihat sejak awal pertandingan. Pasukan Massimiliano Allegri langsung menekan dan membuat tuan rumah sulit mengembangkan permainan. Udinese lebih banyak bertahan dan hanya sesekali melakukan serangan balik.
Christian Pulisic menjadi bintang utama di laga ini. Ia mencetak dua gol dan menyumbang satu assist. Permainan eksplosifnya menjadi pembeda di lini depan Rossoneri.
Namun, tidak semua pemain tampil memuaskan. Santiago Gimenez kembali gagal menjawab kepercayaan Allegri. Sebaliknya, lini tengah dan pertahanan Milan kembali mendapat pujian tinggi. Berikut ulasan lengkapnya.
Dominasi Trio Gelandang Milan

Lini tengah Milan tampil sebagai motor permainan. Luka Modric kembali membuktikan kualitasnya meski usia tak lagi muda. Ia mengontrol jalannya laga dengan umpan-umpan akurat dan ketenangan menghadapi tekanan.
Adrien Rabiot memberikan keseimbangan. Gelandang Prancis itu tak hanya kuat dalam duel udara, tetapi juga rajin membantu sirkulasi bola. Kehadirannya membuat Milan bisa lebih leluasa mengatur tempo sesuai kebutuhan.
Youssouf Fofana melengkapi kinerja Modric dan Rabiot. Ia tampil agresif dalam menyerang dan mencetak gol kedua Milan. Fofana akhirnya menunjukkan performa yang ditunggu-tunggu sejak awal musim.
Kombinasi ketiganya membuat Milan benar-benar menguasai jalannya pertandingan. Udinese tidak punya ruang untuk berkembang.
Benteng Kokoh Milan

Clean sheet ketiga beruntun Milan menunjukkan pertahanan mereka makin solid. Fikayo Tomori, Pavlovic, dan Gabbia bermain rapat menjaga lini belakang. Serangan Udinese selalu terhenti sebelum masuk kotak penalti.
Tomori terlihat lebih matang dalam membaca situasi. Ia beberapa kali berhasil memotong umpan lawan dengan timing sempurna. Pavlovic juga konsisten tampil agresif tanpa kehilangan kontrol.
Gabbia melengkapi ketenangan lini belakang. Ia disiplin menjaga area tengah dan berperan besar menjaga stabilitas sistem tiga bek Allegri. Tidak ada celah berarti yang bisa dimanfaatkan lawan.
Allegri sendiri menegaskan, “Semua dimulai dari pertahanan,” dan performa Milan kembali membuktikan hal itu.
Pulisic Bersinar Terang

Christian Pulisic benar-benar jadi pahlawan Milan kali ini. Winger asal Amerika Serikat itu dua kali menjebol gawang Udinese dan sekali memberi assist. Statistiknya di laga ini luar biasa.
Namun kontribusi Pulisic tidak hanya angka. Ia aktif menjemput bola, melakukan tusukan, dan memenangkan duel satu lawan satu. Energi dan keberaniannya memberikan warna berbeda pada serangan Milan.
Kehadirannya memberi ancaman konstan bagi pertahanan lawan. Ia pun terlihat lebih percaya diri dalam mengambil keputusan di area krusial.
Penampilan gemilang ini membuat posisinya di starting XI semakin aman. Allegri kini punya alasan kuat untuk terus mengandalkannya.
Gimenez Belum Bisa Bungkam Kritikan

Berbeda dengan Pulisic, Santiago Gimenez justru kembali jadi sorotan negatif. Striker asal Meksiko itu gagal memanfaatkan peluang emas di babak pertama. Sepanjang laga, kontribusinya pun minim.
Gimenez terlihat kesulitan menemukan ritme. Ia jarang terlibat dalam skema serangan dan kerap kehilangan bola di momen penting. Situasi ini memperpanjang catatan kurang impresifnya di awal musim.
Dengan Leao dan Nkunku segera kembali, posisi Gimenez bisa terancam. Allegri mungkin harus mempertimbangkan untuk menurunkannya dari bangku cadangan lebih sering.
Harapan besar padanya justru menambah tekanan. Jika tidak segera bangkit, menit bermainnya bisa semakin terbatas.
Pervis Estupinan Mulai Unjuk Gigi

Pervis Estupinan menunjukkan peningkatan berarti. Bek sayap asal Ekuador itu tampil lebih percaya diri di dua fase permainan. Ia aktif naik membantu serangan dan tetap disiplin menjaga posnya.
Salah satu momen terbaiknya adalah umpan silang akurat yang seharusnya menjadi assist untuk Gimenez, namun gagal dimanfaatkan. Gol pertama Pulisic pun tak lepas dari peran Estupinan yang melepaskan crossing meski sempat berbelok arah saat coba diadang bek lawan.
Secara bertahan, Estupinan tidak banyak teruji karena Udinese minim peluang. Meski begitu, ia tetap tampil fokus dan rajin membuka ruang di sisi sayap.
Jika bisa konsisten menjaga level permainan ini, Estupinan bisa jadi salah satu kunci kekuatan Milan di musim ini.
Klasemen Liga Italia
(SempreMilan)
Baca Juga:
- Usai Dihujani Kritik, Estupinan Kini Jadi Senjata Baru Milan dan Dapat Pujian Costacurta
- Luka Modric Tampil Bak Andrea Pirlo di Lini Tengah AC Milan
- Kontribusi Masif Christian Pulisic
- Gara-gara Blunder Konyol Robert Sanchez Lawan MU, Chelsea Hidupkan Lagi Minat Pada Mike Maignan
- Sistem Old School Massimiliano Allegri Masih Manjur di AC Milan: 3 Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan di Serie A!
- Prediksi AC Milan vs Lecce 24 September 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Santiago Gimenez Mandul di AC Milan, Legenda Rossoneri Ini Ikut Heran
Liga Italia 23 September 2025, 22:30
-
Prediksi Line-up AC Milan vs Lecce di Coppa Italia
Liga Italia 23 September 2025, 21:50
-
Luka Modric Adalah Jawaban AC Milan Atas Napoli yang Rekrut De Bruyne
Liga Italia 23 September 2025, 20:55
-
Cerita Rafael Leao: Hampir ke Inter Milan, Diselamatkan Panggilan Paolo Maldini
Liga Italia 23 September 2025, 20:42
-
AC Milan Hadapi Lecce Masih Tanpa Didampingi Allegri - Ini Alasannya
Liga Italia 23 September 2025, 16:06
LATEST UPDATE
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR