
Bola.net - Massimiliano Allegri membuat pengakuan jujur usai AC Milan mengalahkan AS Roma di lanjutan Serie A, Senin (3/11/202) dini hari WIB. Sang allenatore mengakui timnya tampil buruk di awal laga.
Kemenangan Rossoneri di San Siro memang diraih dengan susah payah. Mereka berada di bawah tekanan konstan Giallorossi di 30 menit pertama. Beruntung, Milan mampu mencuri gol lebih dulu lewat tembakan on target pertama mereka.
Pahlawan kemenangan Milan lainnya adalah Mike Maignan. Sang kiper sukses mementahkan penalti Paulo Dybala. Gol Milan sendiri dicetak oleh Strahinja Pavlovic memanfaatkan umpan matang Rafael Leao.
Hasil ini membuat Milan menyamai perolehan poin Roma dan Inter Milan di papan atas klasemen sementara Liga Italia. Allegri pun membeberkan analisis mendalam soal performa timnya.
Pengakuan Jujur: 35 Menit Awal Milik Roma

Allegri tidak menutupi fakta bahwa Milan beruntung bisa unggul. Ia mengakui Roma tampil jauh lebih superior di awal laga.
Rossoneri tidak bisa keluar dari tekanan ekstrem yang diterapkan lawan. Mereka melakukan terlalu banyak kesalahan mendasar.
"35 menit pertama, Roma benar-benar pantas untuk memimpin," ungkap Allegri kepada DAZN Italia.
"Karena kami melakukan semua kesalahan yang mungkin dilakukan," sambungnya.
Kunci Taktik Lolos dari Tekanan

Allegri menjelaskan biang kerok timnya tidak bisa berkembang. Tekanan Roma membuat alur bola Milan mati total.
Ia lantas melakukan penyesuaian taktik krusial. Perubahan ini terbukti berhasil membalikkan keadaan.
"Kami tidak dapat keluar, jadi kami perlu menurunkan Bartesaghi dan De Winter lebih dalam untuk menciptakan lebih banyak ruang bermain."
"Begitu kami memimpin, kami juga bertahan dengan lebih baik, dan bisa beralih ke lini tengah empat orang," jelas Allegri.
Perbaikan di Babak Kedua
Milan tampil jauh lebih baik setelah jeda. Mereka keluar dengan sikap yang tepat.
Rossoneri bahkan nyaris menggandakan keunggulan. Sayang, peluang Leao digagalkan Mario Hermoso di garis gawang.
"Kami keluar dengan sikap yang tepat untuk babak kedua dan memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan kami."
"Kemudian tentu saja Roma kembali menyerang kami, tetapi mereka kesulitan untuk menciptakan peluang mencetak gol yang jelas," paparnya.
Ujian Mental Milan
Kemenangan ini menjadi bagian penting dari proses pendewasaan tim. Allegri menyebut timnya harus membangun kepercayaan diri.
Apalagi Milan tampil tanpa banyak pemain senior. Pulisic, Rabiot, dan Tomori absen di laga penting ini.
"Ini adalah sebuah proses, sebuah tim harus mendapatkan kepercayaan diri dan keyakinan diri, yang tidak mudah bermain di San Siro."
"Bartesaghi dan De Winter mengalami 20 menit awal yang buruk, tetapi meningkat pesat seiring berjalannya waktu, terutama Bartesaghi yang menjalani 65 menit dengan hebat," puji Allegri.
Eksperimen Duet Leao-Nkunku
Absennya Gimenez dan Pulisic memaksa Allegri bereksperimen. Ia menduetkan Rafael Leao dan Christopher Nkunku.
Allegri memuji performa keduanya. Ia juga tak masalah meski timnya tak punya striker murni.
"Rafa dan Chris sama-sama tampil bagus. Kami memiliki pemain dengan karakteristik ini, jadi kami harus memanfaatkannya sebaik mungkin," jelas Allegri.
"Saya punya banyak tim dengan penyerang tengah murni dan banyak tim tanpa itu, yang penting adalah memasukkan pemain ke dalam kotak penalti," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan vs Roma: Pengakuan Jujur Allegri dan Pujian untuk Duet Baru Leao-Nkunku
Liga Italia 3 November 2025, 10:05
-
Rapor Pemain AC Milan Kontra Roma: Maignan Berkelas, Leao Menyala!
Liga Italia 3 November 2025, 08:13
-
Man of the Match AC Milan vs AS Roma: Mike Maignan
Liga Italia 3 November 2025, 05:08
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR