
Bola.net - Gian Piero Gasperini angkat bicara soal kekalahan AS Roma dari AC Milan, Senin (2/11/2025) dini hari WIB. Hasil ini menggagalkan peluang Giallorossi untuk memuncaki klasemen sementara Serie A.
Mereka kini tertahan di peringkat kedua dengan 21 poin. Catatan tersebut identik dengan perolehan Milan dan Inter di papan atas.
Meski kalah, Gasperini mencoba melihat sisi positif dari laga tersebut. Ia merasa timnya hanya sial karena membuang banyak peluang emas.
Namun, kerugian terbesar bagi Roma malam itu bukanlah soal kehilangan poin. Cederanya sang bintang, Paulo Dybala, menjadi pukulan yang jauh lebih telak.
Tetap di Jalur yang Benar

Gasperini menolak untuk fokus pada hal-hal negatif setelah peluit panjang. Ia bersikeras lebih mudah untuk melihat apa yang berjalan baik dalam performa timnya.
Baginya, Giallorossi hanya berjarak begitu dekat dari hasil yang berbeda. Keyakinan bahwa tim berada di jalur yang benar tetap ada meski ada penyesalan.
"Orang-orang ingin sekali menemukan apa yang tidak berjalan baik. Tapi saya merasa lebih mudah untuk melihat apa yang berjalan baik dan hanya berjarak sentimeter saja," kata Gasperini kepada DAZN Italia.
"Kami menciptakan banyak peluang, ini adalah pendekatan yang saya inginkan, dan ketika Anda meninggalkan pertandingan ini dengan tangan hampa, ada banyak penyesalan, tetapi juga keyakinan bahwa kami berada di jalur yang benar," sambung Gasperini.
Peningkatan Kualitas, Kecuali Finishing

Pelatih asal Italia itu secara khusus memuji penampilan anak asuhnya di babak pertama. Roma disebutnya menunjukkan karakter kuat untuk mendominasi Milan di San Siro.
Meski begitu, mereka sempat sedikit menderita setelah gol Milan. Namun, Roma dinilai berhasil bangkit dan kembali menekan lawan.
Gasperini menegaskan, "Saya pikir kami telah meningkatkan kualitas hari ini dalam segala hal kecuali penyelesaian akhir. Babak pertama kami sangat baik, dengan karakter kuat untuk mendominasi tim kuat di kandang mereka."
"Kami sedikit menderita setelah gol mereka dan awal babak kedua, tetapi kemudian kembali menekan lagi," imbuhnya.
Masalah yang Harus Dibenahi
Gasperini mengaku kesulitan mencari sisi negatif dari penampilan timnya. Ia tetap marah atas kekalahan tersebut, tetapi senang dengan performa keseluruhan.
Namun, ada dua masalah besar yang menjadi sorotannya. Roma terbukti terlalu sering gagal mengonversi penalti musim ini.
"Tim ini memiliki semangat, bisa memainkan sepak bola yang bagus, kami jelas telah membayar mahal selama beberapa bulan terakhir ini karena gagal mengonversi empat dari lima penalti, yang jumlahnya banyak antara Serie A dan Liga Europa," ujar Gasperini.
"Hal lain yang perlu kami tingkatkan adalah saya melihat banyak klub besar menyerbu ke depan dan mereka masih berhasil mencetak gol entah bagaimana caranya bahkan dalam situasi kacau. Saya pikir itulah yang kurang dari kami, ketika Anda mendominasi permainan sedemikian rupa, Anda harus membawa pulang hasilnya," jelasnya.
Kehilangan Terbesar Roma
Momen krusial terjadi ketika Paulo Dybala mendapat peluang emas dari titik putih. Itu adalah kegagalan penalti pertama La Joya dalam balutan seragam Roma.
Celakanya, masalah yang jauh lebih besar terjadi dalam proses pengambilan penalti itu. Dybala tampak mengalami cedera paha dan harus ditarik keluar.
"Hal terburuk dari semua tentang penalti itu adalah Dybala cedera. Sekarang kami perlu melihat berapa lama dia akan absen, tentu saja sampai setelah jeda tugas internasional," konfirmasi sang pelatih.
"Ini adalah kehilangan terbesar malam itu," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan vs Roma: Pengakuan Jujur Allegri dan Pujian untuk Duet Baru Leao-Nkunku
Liga Italia 3 November 2025, 10:05
-
Rapor Pemain AC Milan Kontra Roma: Maignan Berkelas, Leao Menyala!
Liga Italia 3 November 2025, 08:13
-
Man of the Match AC Milan vs AS Roma: Mike Maignan
Liga Italia 3 November 2025, 05:08
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR