
Bola.net - Gelandang Chelsea Jorginho mengungkapkan dirinya dulu pernah frustrasi karena tak mendapat jatah bermain di Verona dan bahkan sempat nyaris turun kasta bermain di Serie D demi mendapat kesempatan bermain reguler.
Jorginho sekarang merupakan merupakan pilar lini tengah Chelsea. Sejauh ini ia telah berhasil membantu The Blues meraih dua gelar besar di level Eropa.
Pada musim 2018-19 lalu, Chelsea diantarkannya meraih gelar Liga Europa. Lalu pada musim 2020-21 ini, Jorginho membantu The Blues memenangi gelar Liga Champions.
Sekarang ia bisa dibilang cukup sukses. Akan tetapi tidak demikkian dengan masa-masa awal karirnya.
Tak Dimainkan di Verona
Jorginho mengawali karirnya di Verona. Ia menimba ilmu di akademi klub tersebut.
Jorginho dipromosikan ke tim senior pada tahun 2010 saat tim tersebut masih di Serie B. Namun ia mengalami masa-masa sulit bersama pelatih Verona kala itu, Andrea Mandorlini.
Jorginho mengaku saat itu Mandorlini tak tahu di mana harus memainkan dirinya. Sampai pada akhirnya, ia sama sekali tak dimainkan oleh sang pelatih.
“Mandorlini memainkan saya di semua posisi selama pramusim: bek kanan, bek tengah, di mana saja. Saya berharap mendapatkan beberapa menit, tetapi kemudian musim dimulai dan saya bahkan tidak masuk bangku cadangan,” ungkapnya pada The Telegraph.
Frustrasi dan Nyaris Pindah ke Serie C
Jorginho mengaku pada satu titik, ia akhirnya merasa ini tak bisa dibiarkan terlalu lama. Maka dari itu ia memutuskan untuk mencoba pindah klub.
“Saya tidak bermain lagi selama sebulan, jadi saya menelepon agen saya Joao [Santos] dan mengatakan kepadanya, 'Saya akan pergi Januari!'"
Pemain yang sekarang berusia 29 tahun itu kemudian mengungkapkan dirinya mendapat tawaran untuk gabung dengan klub Mantova di Serie D. Ia pun sempat nyaris pindah ke klub tersebut.
"Saya juga mendapat telepon dari pelatih yang bekerja dengan saya di Sambonifacese, Claudio Valigi. Ia telah menandatangani kontrak dengan Mantova di divisi empat dan mengatakan kepada saya: 'Jorge, saya tahu Anda berada di Serie B dengan Verona, tetapi jika Anda ingin bermain, kami membutuhkan Anda di sini.' tetapi begitu saya menutup telepon, saya benar-benar memanggil Joao, 'Dengar, saya akan pergi ke Mantova'. Ia malah meminta saya untuk bersikap tenang," tuturnya.
Titik Balik Karir Jorginho
Jorginho akhirnya tak jadi merapat ke Mantova. Ia bertahan bersama Verona.
Keputusan itu memang tepat. Sebab beberapa pekan kemudian, pintu pertama menuju karirnya yang sekarang ini terbuka.
“Dan kemudian, dua atau tiga minggu kemudian, dalam pertandingan melawan Bari, salah satu pemain kami cedera di babak pertama dan Mandorlini melihat saya di bangku cadangan dan tampak putus asa, 'Ya Tuhan, apa yang harus saya lakukan?'"
"Ia memasukkan saya dan kami menang di laga tandang 1-0. Minggu berikutnya, saya mulai sejak menit pertama melawan Empoli dan mencetak gol dan memberikan assist. Saya adalah man of the match. Semuanya berubah setelah itu. Itu adalah titik balik bagi saya," seru Jorginho.
Setelah itu Jorginho pindah ke Napoli pada tahun 2014. Ia kemudian pindah ke Chelsea pada tahun 2018.
(The Telegraph)
Baca Juga:
- Bawa Chelsea Juara Liga Champions, Untung Jorginho Batal Pensiun Dini
- Reaksi Lampard Soal Sindiran Jorginho: Selalu Ada Pemain yang Begitu
- 3 Pemain Chelsea Bakal Dapat Kontrak Baru, Termasuk Jorginho
- Chelsea Kalah di Final FA Cup, Salahnya Jorginho?
- Jorginho: Saya Tinggalkan Chelsea?
- Chelsea Dikalahkan Arsenal karena Jorginho Melanggar Aturan Tuchel
- Demi Jorginho, Barcelona Tumbalkan Pemain Ini?
- Berubah Pikiran, Jorginho Bertahan di Chelsea?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi Incaran MU dan Chelsea, Bayern Munchen Ogah Lepas Kingsley Coman
Bundesliga 11 Juni 2021, 17:40
-
Chelsea Galau, Manchester United Terdepan untuk Transfer Declan Rice
Liga Inggris 11 Juni 2021, 16:10
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs Arsenal: David Raya
Liga Champions 8 April 2026, 06:26
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32






















KOMENTAR