Bola.net - Napoli menjual penyerang 31 tahun Macedonia Goran Pandev ke klub Turki Galatasaray. Pandev mengaku tak kecewa atas keputusan Partenopei tersebut.
Menurut eks pemain Lazio dan Inter Milan itu, ada beberapa alasan yang membuat dia tidak sampai merasa menyesal. Selain karena pelatih Cesare Prandelli begitu mengharapkan kehadirannya, Pandev juga punya beberapa teman lama di sana.
"Prandelli sangat menginginkan saya di sini, jadi kenapa saya harus kecewa? Memperkuat Galatasaray justru justru sebuah kebanggaan. Mental juaranya sangat kuat," papar Pandev seperti dilansir Football Italia.
"Saya bertemu lagi dengan (kiper) Fernando Muslera, yang sama-sama pernah bermain untuk Lazio, dan saya juga kenal Wesley Sneijder, yang merupakan rekan setim saya ketika masih di Inter," imbuhnya.
Pelatih Napoli Rafael Benitez memang mulai jarang menurunkan Pandev dari menit awal. Musim lalu, Pandev hanya 17 kali tampil sebagai starter di Serie A.
Galatasaray lantas merekrut Pandev seharga €2,4 juta dan mengontraknya selama setahun sampai 2015. Namun, Pandev tak sendiri. Dia 'dibuang' Napoli ke Galatasaray bersama gelandang Swiss Blerim Dzemaili.
Dengan Galatasaray, salah satu target Pandev adalah coba membantu klub barunya tersebut memenangi semua kejuaraan yang mereka ikuti musim ini.
Di Liga Champions, Galatasaray menghuni Grup D bersama Anderlecht, Borussia Dortmund dan Galatasaray. Sementara itu, Napoli gagal lolos ke fase grup karena dikandaskan Athletic Bilbao di babak playoff. [initial]
(foti/gia)
Menurut eks pemain Lazio dan Inter Milan itu, ada beberapa alasan yang membuat dia tidak sampai merasa menyesal. Selain karena pelatih Cesare Prandelli begitu mengharapkan kehadirannya, Pandev juga punya beberapa teman lama di sana.
"Prandelli sangat menginginkan saya di sini, jadi kenapa saya harus kecewa? Memperkuat Galatasaray justru justru sebuah kebanggaan. Mental juaranya sangat kuat," papar Pandev seperti dilansir Football Italia.
"Saya bertemu lagi dengan (kiper) Fernando Muslera, yang sama-sama pernah bermain untuk Lazio, dan saya juga kenal Wesley Sneijder, yang merupakan rekan setim saya ketika masih di Inter," imbuhnya.
Pelatih Napoli Rafael Benitez memang mulai jarang menurunkan Pandev dari menit awal. Musim lalu, Pandev hanya 17 kali tampil sebagai starter di Serie A.
Galatasaray lantas merekrut Pandev seharga €2,4 juta dan mengontraknya selama setahun sampai 2015. Namun, Pandev tak sendiri. Dia 'dibuang' Napoli ke Galatasaray bersama gelandang Swiss Blerim Dzemaili.
Dengan Galatasaray, salah satu target Pandev adalah coba membantu klub barunya tersebut memenangi semua kejuaraan yang mereka ikuti musim ini.
Di Liga Champions, Galatasaray menghuni Grup D bersama Anderlecht, Borussia Dortmund dan Galatasaray. Sementara itu, Napoli gagal lolos ke fase grup karena dikandaskan Athletic Bilbao di babak playoff. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ronaldo Incar La Liga, Liga Champions dan Rekor Pribadi
Liga Spanyol 3 September 2014, 23:36
-
Daftar Skuat Roma di Fase Grup Liga Champions
Liga Champions 3 September 2014, 22:07
-
Daftar Skuat Juventus di Fase Grup Liga Champions
Liga Champions 3 September 2014, 21:47
-
Pandev Tak Kecewa 'Dibuang' Napoli
Liga Italia 3 September 2014, 16:33
-
Galeri: Pandev & Dzemaili, Amunisi Baru Galatasaray
Open Play 3 September 2014, 10:12
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR