Bola.net - AC Milan dikabarkan sudah menghubungi Empoli guna coba merekrut pelatih Maurizio Sarri sebagai pengganti Filippo Inzaghi musim depan. Namun, Presiden Empoli Fabrizio Corsi menyarankan agar Sarri tidak ke Milan.
Menurut Corsi, Empoli adalah tempat terbaik baginya. Di Milan, Sarri dianggap takkan mendapat kesempatan seperti yang diberikan Empoli untuknya.
"Saya memperpanjang kontrak Sarri usai dia memberi kami tiga kekalahan beruntun. Setelah itu, hasil-hasil positif pun didapatkan. Dia takkan menemui hal seperti ini di tempat lain," papar Corsi seperti dilansir Football Italia.
Di klub besar seperti Milan, kalah tiga kali beruntun, sosok pelatih pasti langsung jadi sorotan. Hampir mustahil mereka memberinya perpanjangan kontrak seperti yang dilakukan Empoli, karena yang ada justru ancaman pemecatan.
"Prestise sebuah klub bisa saja menarik minat Sarri. Namun, kesuksesan seorang pelatih tak lepas dari seberapa siap pihak klub dan para pemain untuk berjalan sesuai visi yang diusungnya," imbuh Corsi.
Prestasi Sarri terbilang lumayan. Setelah membawa Empoli promosi dari Serie B, pria 56 tahun Italia itu sukses mengantarkan timnya meraih sejumlah kemenangan impresif di Serie A 2014/15, termasuk atas Palermo, Lazio dan Parma.
Empoli racikan Sarri juga dua kali meraih hasil imbang kontra Milan besutan Inzaghi, baik di kandang sendiri (2-2) maupun di San Siro (1-1). Padahal, dilihat dari perbedaan kualitas tim, Milan seharusnya bisa memukul Empoli sampai KO.
Peluang Empoli bertahan di kasta tertinggi Italia juga terbilang cukup besar. Saat ini, Empoli sudah berada sembilan poin di atas zona merah. Mereka juga cuma terpaut enam angka dari Milan. [initial]
(foti/gia)
Menurut Corsi, Empoli adalah tempat terbaik baginya. Di Milan, Sarri dianggap takkan mendapat kesempatan seperti yang diberikan Empoli untuknya.
"Saya memperpanjang kontrak Sarri usai dia memberi kami tiga kekalahan beruntun. Setelah itu, hasil-hasil positif pun didapatkan. Dia takkan menemui hal seperti ini di tempat lain," papar Corsi seperti dilansir Football Italia.
Di klub besar seperti Milan, kalah tiga kali beruntun, sosok pelatih pasti langsung jadi sorotan. Hampir mustahil mereka memberinya perpanjangan kontrak seperti yang dilakukan Empoli, karena yang ada justru ancaman pemecatan.
"Prestise sebuah klub bisa saja menarik minat Sarri. Namun, kesuksesan seorang pelatih tak lepas dari seberapa siap pihak klub dan para pemain untuk berjalan sesuai visi yang diusungnya," imbuh Corsi.
Prestasi Sarri terbilang lumayan. Setelah membawa Empoli promosi dari Serie B, pria 56 tahun Italia itu sukses mengantarkan timnya meraih sejumlah kemenangan impresif di Serie A 2014/15, termasuk atas Palermo, Lazio dan Parma.
Empoli racikan Sarri juga dua kali meraih hasil imbang kontra Milan besutan Inzaghi, baik di kandang sendiri (2-2) maupun di San Siro (1-1). Padahal, dilihat dari perbedaan kualitas tim, Milan seharusnya bisa memukul Empoli sampai KO.
Peluang Empoli bertahan di kasta tertinggi Italia juga terbilang cukup besar. Saat ini, Empoli sudah berada sembilan poin di atas zona merah. Mereka juga cuma terpaut enam angka dari Milan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Ini Disarankan Tolak Milan
Liga Italia 14 Maret 2015, 21:15
-
Preview & Prediksi Serie A: Fiorentina vs Milan
Liga Italia 14 Maret 2015, 19:52
-
Data dan Fakta Serie A: Fiorentina vs AC Milan
Liga Italia 14 Maret 2015, 19:50
-
Milan Sekarang Hampir Seburuk Milan 1983/84
Liga Italia 14 Maret 2015, 18:02
-
Kreator 42 Gol Tercepat di Liga Champions
Editorial 11 Maret 2015, 16:42
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR