Bola.net - - Gelandang enerjik Napoli Marek Hamsik mengakui ia pernah menolak AC Milan karena saat itu ia merasa sudah merasa nyaman bersama Partenopei.
Hamsik gabung dengan Napoli pada tahun 2007 silam. Bersama klub asal Naples tersebut, ia menjelma menjadi salah satu gelandang papan atas Serie A.
Performanya itu kemudian sempat membuat Rossoneri tergiur merekrutnya, tepatnya enam tahun lalu, pada tahun 2011. Milan sendiri saat itu baru saja memenangkan Scudetto, setelah sempat bersaing dengan Napoli.
Akan tetapi, saat itu kepindahannya sempat dicegah oleh dua figur penting di Napoli, yakni Presiden klub Aurelio De Laurentiis dan pelatih Walter Mazzarri.
Aurelio De Laurentiis
"Saya selalu merasa nyaman di Napoli, mengapa saya harus pergi?" ungkapnya pada Corriere della Sera.
Hamsik pun senang karena ia akhirnya memutuskan untuk tidak pindah ke Milan. Sebab ia meyakini bahwa setiap pilihan hijrah memiliki resiko kekecewaan yang tinggi.
"Saya selalu merasa penting dalam tim ini dan saya memilih untuk mempertahankan perasaan ini. Pada akhirnya, mereka yang memilih pergi selalu berakhir dengan rasa penyesalan," seru gelandang asal Slovakia tersebut.
Baca Juga:
- Joao Mario Yakin Bisa Jadi 'Radja Nainggolan-nya Inter Milan'
- Hamsik Yakin Napoli Akhiri Dominasi Juve
- Hamsik Diklaim Mirip Dengan Steven Gerrard
- Agen: Juventus? Hamsik Selalu Inginkan Napoli
- Nedved: Hamsik Tolak Juventus
- Napoli Pede Akhiri Dominasi Juventus Musim Depan
- Patahkan Rekor Poin, Napoli Tatap Scudetto Musim Depan
- Para Pemain Napoli Tak Ingin Mertens Gabung MU
- Sarri: Hamsik Kelas Dunia, Starter vs Inter
- Inzaghi: Marek Hamsik Pemain Terbaik Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Dikabarkan Raih Kesepakatan Dengan Kalinic
Liga Italia 31 Juli 2017, 22:50
-
Pindah ke Juventus Tak Terlintas Sama Sekali di Benak Hamsik
Liga Italia 31 Juli 2017, 18:39
-
Pernah Tolak Milan, Ini Alasan Hamsik
Liga Italia 31 Juli 2017, 18:15
-
Donnarumma Bertahan, Galliani Pun Senang
Liga Italia 31 Juli 2017, 17:53
-
Bahagianya Galliani Melihat Milan Bisa Jor-joran Beli Pemain Baru
Liga Italia 31 Juli 2017, 17:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR